Kian Munthe Anggota DPRD Dairi Merasa Kecewa Terhadap Kadis Pemdes Dairi
Oleh : Radar Medan | 20 Apr 2021, 12:09:07 WIB | 👁 3405 Lihat Daerah
RADARMEDAN.COM, DAIRI - Masyarakat risau karena mendengar informasi bahwa Pemilihan kepala desa antar waktu sistem penyeleksian tambahan dikatakan hak mutlak P2KD (Penyelenggara Pemilihan Kepala Desa), sehingga beberapa warga menyampaikan kerisauan nya kepada Kian Munthe selaku anggota DPRD Kabupaten Dairi, Senin (19/4/2021).
Pemilihan kepala desa antar waktu seharusnya dilaksanakan sesuai dengan Perda No 07 tahun 2019, dituliskan apabila bakal calon lebih dari tiga orang, maka akan dilaksanakan seleksi tambahan untuk mendapatkan tiga orang bakal calon untuk ditetapkan sebagai calon antar waktu kepala desa.
Hal itu disampaikan Kian Munthe, anggota DPRD Dairi melalui press rilisnya kepada RADARMEDAN.COM, menyatakan ada beberapa poin yang harus di fasilitasi seperti; "seluruh materi dan tempat ujian difasilitasi oleh pemerintah kab Dairi". Jadi P2KD hanya melaksanakan.
"Hal ini sesuai Perbup No 47 tahun 2020, pasal 20 ayat 3, "ucapnya.
Kian Munthe merasa kecewa dengan pernyataan Kadis Pemdes kabupaten Dairi yang diduga tidak mentaati Perda dan Perbup tentang pemilihan kepala desa antar waktu, dimana hal itu diucapkan Kadis Pemdes melalui (via selular).
Pengadaan materi ujian dan tempat diserahkan kepada P2KD secara mutlak tidak ada kaitannya dengan Dispemdes.
Sehingga Dispemdes tidak terlibat dalam penyeleksian tersebut kata Kadis Pemdes kepada Kian Munthe.
"Kadis Pemdes berkilah tidak ikut dalam proses seleksi," kata Kian menirukan Kadis Pemdes Dairi. (HM/PR )
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .