Komite Bersama Orang Tua Murid SD Negeri 174566 Tarutung Minta Kepala Sekolah Dipindahkan
Oleh : Radar Medan | 20 Feb 2023, 17:01:02 WIB | 👁 1737 Lihat Umum
RADARMEDAN.COM, TAPANULI UTARA - Menanggapi merebaknya isu perpindahan salah seorang guru tenaga pengajar di Sekolah Dasar No 174566 kecamatan Tarutung, Tapanuli Utara yang diduga dilakukan sepihak menjadi pembahasan publik.
Senin 20 April 2023 awak media radarmedan.com mencoba mengklarifikasi isu tersebut kepihak sekolah,namun kepala sekolah SD T Br Panggabean Enggan diklarifikasi dengan dalil kurang sehat.
"Saya tidak tau perpindahan itu, silahkan kalian tanya langsung ke Diknas, saya kurang sehat makanya pikiran saya agak heng nanti jadi salah salah menjawab," ucap T br Panggabean sambil menunjukkan kemasan obat 1strip yang sudah terpakai.
Sementara Kadis Pendidikan Tapanuli Utara, Bontor Hutasoit kepada awak media radarmedan mengakui dengan adanya informasi tersebut.
"Untuk menindak lanjuti kami sudah minta inspektorat untuk melakukan pemeriksaan jadi kita tunggu hasil pemeriksaannya," ucap Bontor.
Inspektorat Pembantu Wilayah Empat Bangun Siregar bersama ketua tim Johannes Simarmata ketika dikonfirmasi diruang kerjanya sudah melakukan pemanggilan.
"Yang bersangkutan mengakui kurang sehat, jadi kita periksa dulu nanti bagaimana keterangan yang bersangkutan," kata Siregar.
G Silalahi selaku Ketua Komite sekolah dasar No 174566 kecamatan Tarutung saat dimintai keterangannya, dirinya juga tidak tau mengenai perpindahan guru RD, dirinya hanya tau ketika orang tua dan murid mau berkumpul disekolah disebabkan seorang guru pindah tanpa sebab akibat.
"Teringat perpindahan ibu Sidabutar saya kurang mengerti, tapi yang terakhir ini saya dengar dari ibu itu karna mau menegur ibu kepala, kalo ada yang kurang pas, kepala juga suka mencubit murid. Mengenai kepala sekolah guru sudah tidak mau lagi melihat kepemimpinan kepala sekolah, bahkan orang tua murid juga sudah lama tidak suka dengan kepemimpinannya. Sikapnya yang sesukahatinya. Ditanya mengenai kebijakan ataupun kutipan apakah komite mengetahui, Ia ada uang Rp 50.000 dan Rp10.000 biar keluar dana dari bantuan pemerintah itu, itu keputusan Kepala Sekolah tidak sepengetahuan kami ,Yang Rp50.000 untuk mengurus berkas dan Rp10.000 untuk materai," katanya.
Silalahi mengatakan sudah pernah melaporkan perilaku Kasek ini ke Dinas karena tidak sesuai lagi. Bahkan Murid meminta kepada orang tua supaya hadir ke sekolah karena guru mereka dipindahkan.
"Murid-murid dengan menangis meminta para orang tua supaya datang ke sekolah karena guru mereka dipindahkan, berarti kan gurunya baik makanya sampai murid menangis mendengar perpindahan itu, Kami juga sepakat dan sudah menandatangani surat pernyataan supaya kepala sekolah dipindahkan dan ibu Sidabutar dikembalikan mengajar ketempat semula," terang Silalahi mengakhiri.
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .