Lapak Nyaris Amblas, Pedagang Lau Cih Senang Dikunjungi Wali Kota Medan
Oleh : Radar Medan | 25 Apr 2025, 06:28:23 WIB | 👁 877 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau jalan rusak menuju Pasar Induk Lau Cih, Kamis (24/4/2025)
RADARMEDAN.COM - Usai meninjau jalan rusak menuju Pasar Induk Lau Cih yang mengalami kerusakan berat, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memenuhi permintaan sejumlah pedagang yang mengeluhkan bagian belakang lapak mereka yang nyaris amblas, Kamis (24/4/2025). Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan kondisi tersebut dapat membahayakan keselamatan pedagang maupun pembeli.
Dengan berjalan kaki, Rico Waas menuju Pasar Induk Lau Cih didampingi puluhan pedagang yang didominasi kaum ibu. Begitu memasuki pasar seluas sekitar 12 hektare itu, para pedagang menyambut gembira kedatangan orang nomor satu di Pemko Medan. Apalagi setelah mengetahui bahwa kedatangannya adalah untuk menindaklanjuti keluhan mereka terkait bagian lapak yang nyaris amblas.
Selain lantai lapak yang retak dan patah, kondisinya juga terlihat miring. Karena itu, Rico Waas terlihat berhati-hati dan sempat melarang beberapa pedagang mendekati pinggiran lapak. Jika amblas, jurang yang ada di bawahnya dapat langsung menampung. Warga mengaku kondisi ini sudah berlangsung selama dua tahun.
Sebagai langkah awal, Rico Waas meminta Dirut PUD Pasar Kota Medan, Imam Abdul Hadi, untuk segera memindahkan para pedagang yang berjualan di lokasi tersebut. Setelah itu, imbuhnya, akan dilakukan evaluasi bersama perangkat daerah terkait guna mengatasinya.
“Kami sudah lihat, tapi harus dipelajari lebih dulu karena kontur tanahnya hancur. Jadi, strategi apa yang akan dilakukan harus benar-benar matang agar tidak dua kali kerja, dan ada solusi untuk mengatasi tanah amblas di salah satu bagian Pasar Induk Lau Cih,” kata Rico Waas.
Usai peninjauan, suami Ketua TP PKK Kota Medan, Airin Rico Waas, itu mendapat penjelasan dari Plt Dirut PUD Pasar, Imam Abdul Hadi, yang menyatakan bahwa tanah amblas di salah satu lapak pedagang telah terjadi lebih dari satu tahun. Terkait hal itu, ujarnya, pihaknya telah melaporkannya kepada perangkat daerah terkait agar dilakukan penanganan. Bahkan, tambahnya, Dewan Pengawas PUD Kota Medan juga telah mengunjungi lokasi tersebut.
“Hari ini kami sangat bersyukur, sebab Bapak Wali Kota Medan, Rico Waas, telah datang mengunjungi Pasar Induk Lau Cih untuk melihat langsung tanah amblas di atas lapak pedagang. Semoga, dengan hadirnya Pak Wali Kota, permasalahan ini dapat segera diatasi,” ungkap Imam.
Imam mengatakan, guna mengantisipasi tanah amblas sewaktu-waktu, pihaknya akan menindaklanjuti arahan Wali Kota untuk memindahkan pedagang yang masih berjualan di lokasi tersebut. “Kita akan meminta pedagang pindah sementara ke lokasi yang kosong guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, sembari menunggu perbaikan dilakukan,” jelas Imam.(hm/PE)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .