Masa Tenang, Bawaslu Sumut dan Stakeholder Bersihkan APK Pilkada Serentak 2024
Oleh : Radar Medan | 25 Nov 2024, 13:04:47 WIB | 👁 842 Lihat Politik
Keterangan Gambar : Apel penurunan Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serta Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota di Kota Medan Halaman Kantor Satuan Polisi Pamong Praja, Senin (25/11/2024).
RADARMEDAN.COM - Anggota Bawaslu Sumut Johan Alamsyah memimpin Apel penurunan Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serta Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota di Kota Medan Halaman Kantor Satuan Polisi Pamong Praja, Senin (25/11/2024).
"Dasar hukum dari kegiatan ini adalah Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 13 Tahun 2024 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota dan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Daerah Khusus Ibu kota Jakarta Nomor 135 Tahun 2024 Tentang Lokasi Pemasangan Alat Peraga Kampanye Gubernur dan Wakil Gubernur Dalam Pemilihan Gubernur Provinsi Sumatera Utara dan Bupati serta pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024," kata Johan Alamsyah Selaku Koordinator Pengampu Pengawasan Kampanye Pemilihan serentak Tahun 2024.
Pada kesempatan ini Johan Alamsyah mengajak untuk bekerja sama dan saling bersinergi menyukseskan penyelenggaraan Pemilihan Serentak Tahun 2024 serta menjaga situasi dan kondisi Provinsi Sumatera Utara agar tetap aman dan kondusif baik di masa tenang, hari H pemungutan suara, penghitungan suara dan tahapan pasca Pemilihan Serentak.
Johan berharap pelaksanaan penurunan alat peraga kampanye agar dilaksanakan secara tertib dan memperhatikan keselamatan kerja.
"Selain menjaga keamanan dan keselamatan diri saat menurunkan alat peraga kampanye, yang tidak kalah penting adalah senantiasa berkoordinasi dengan pihak penyelenggara pemilu, baik KPU dan Bawaslu serta partai politik dan tim sukses para pasangan calon," katanya.
Untuk diketahui, masa tenang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Provinsi Sumatera Utara dan Pemilihan Bupati dan wakil Bupati serta Pemilihan Wali Kota dan Wakil Walikota Tahun 2024 adalah dimulai pada tanggal 24 sampai dengan tanggal 26 November 2024.
Adapun rute lokasi penurunan Alat Peraga Kampanye ini terbagi menjadi (RUTE A) yaitu: Jl. Kapten Muslim, Jl. Gatot Subroto, Jl. Iskandar Muda, Jl. Gajah Mada, Jl. Sei Batang Hari, Jl. Sunggal, Jl. Kapten Muslim, sedangkan (RUTE B) yaitu: Jl. Kapten Muslim, Jl. T. Amir Hamzah, Jl. H. Adam Malik, Jl. Gatot Subroto, Jl. Kapten Muslim dan tentunya kegiatan ini diikuti oleh Satuan Polisi Pamong Praja Sumatera Utara, Polisi Daerah Sumatera Utara, Dinas Perhubungan Sumatera Utara dan Jajaran Pengawas Bawaslu Kota Medan.(hm/pe)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .