Pemko Medan Gelar Konsultasi Publik Rancangan Awal Penyusunan RKPD
Oleh : Radar Medan | 28 Jan 2022, 18:33:19 WIB | 👁 1856 Lihat Berita Kota
RADARMEDAN.COM - Guna meningkatkan pelayanan dasar dan pembangunan infrastruktur menuju Medan Berkah yang Maju dan Kondusif, Pemko Medan melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Medan menggelar Konsultasi Publik Rancangan Awal Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Medan Tahun 2023 di Hotel Aryaduta Medan, Kamis (27/1).
Konsultasi publik yang dibuka Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman ini, diharapkan dapat menjadi komitmen bagi seluruh stakeholder pemerintah kota dalam keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan serta bagian yang tidak terpisahkan dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R APBD) Tahun Anggaran (TA) 2023.
Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wiriya, Bobby Nasution mengatakan, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah, maka perencanaan ataupun tahapan perencanaan harus dimulai dari penyusunan rancangan awal RKPD.
“Dimana rancangan awal dilakukan setelah mengambil seluruh masukan dari semua stakeholder. Rancangan awal ini dianggap belum sempurna, maka perlu disampaikan kepada seluruh stakeholder untuk memberi masukan sehingga pada saat finalisasi RKPD ini benar-benar sudah matang. Forum ini adalah forum untuk kita bersama sebagai tempat untuk bertukar pendapat, memberi masukan dan saran dalam upaya pelaksanaan kegiatan pembangunan di masa yang akan datang," kata Wiriya.
Kemudian, Wiriya menjelaskan, perencanaan merupakan bagian yang sangat penting dan krusial dalam pembangunan sebuah kota. Oleh karenanya, tegasnya, penting bagi seluruh OPD untuk memilah dan memilih program yang direncanakan sesuai dengan kebutuhan kota. Ia berharap perencanaan yang disusun ini nantinya dapat semakin baik dan berkualitas.
Untuk itu, pesan Wiriya, prinsip-prinsip keterpaduan kolaborasi dan koordinasi antara berbagai pihak dalam perencanaan pembangunan menjadi penting dikedepankan untuk mencapai tujuan tersebut. Dengan demikian, ungkapnya, perencanaan yang disusun benar-benar dapat menyentuh langsung dalam mengatasi berbagai isu dan tantangan yang dari waktu ke waktu semakin kompleks. “Semoga rancangan awal RKPD ini dapat menghasilkan draft yang jauh lebih bagus, sebagai dasar kita untuk membawa dalam Musrembang RKPD yang direncanakan bulan Maret mendatang,” harapnya.(Hanson Munthe)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .