Pemko Medan Terapkan Manajemen Talenta ASN Dalam Pengisian JPTP, Lebih Selektif dan Transparan

Oleh : Radar Medan | 14 Jan 2026, 21:15:26 WIB | 👁 465 Lihat
Berita Kota
Pemko Medan Terapkan Manajemen Talenta ASN Dalam Pengisian JPTP,  Lebih Selektif dan Transparan

Keterangan Gambar : Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Medan, Subhan Fajri Harahap, Rabu (14/1/26)


RADARMEDAN.COM - Pemko Medan resmi menerapkan manajemen talenta ASN sebagai dasar pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau Eselon II. Kebijakan ini dilaksanakan melalui mobilitas talenta dengan memanfaatkan aplikasi SIMATA (Sistem Informasi Manajemen Talenta) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Medan, Subhan Fajri Harahap, menyampaikan dalam Penerapan manajemen talenta tersebut Pemko Medan telah mendapatkan persetujuan resmi dari BKN, sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Kepala BKN Nomor 7 Tahun 2026 tentang Persetujuan Penerapan Manajemen Talenta di Lingkungan Pemerintah Kota Medan.

"Dengan persetujuan ini, Pemko Medan menjadi salah satu pemerintah daerah yang siap menjalankan sistem pengelolaan ASN berbasis sistem Merit secara utuh," kata Subhan ketika dikonfirmasi, Rabu (14/1/26) di Balai Kota.

Dijelaskan Subhan, dalam pelaksanaannya, manajemen talenta mengacu pada Keputusan Kepala BKN Nomor 411 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan dan Penerapan Manajemen Talenta ASN di Instansi Pemerintah.

"Regulasi ini mengatur secara komprehensif metode pengukuran talenta ASN sebagai dasar pengembangan karier dan pengisian jabatan," jelas Subhan

Menurut Subhan, pada pengukuran talenta ASN dilakukan melalui enam aspek utama. Pertama, kinerja utama, yang diukur melalui penilaian E-Kinerja dan SKP. Kedua, kinerja penguat, yang meliputi penghargaan, penugasan dalam tim, serta umpan balik kinerja perilaku melalui penilaian 360 derajat.

"Ketiga, kompetensi, yang mencakup penilaian kompetensi, pengembangan kompetensi, serta pengalaman jabatan. Keempat, potensi, yang sebelumnya telah diikuti oleh seluruh ASN, termasuk pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas melalui kegiatan Profiling ASN (ProASN) di BKN Regional VI Medan," ujar Subhan.

Aspek kelima, lanjut Subhan,  kualifikasi pendidikan, yakni tingkat pendidikan serta kesesuaian bidang ilmu. Kemudian yang keenam, integritas dan moralitas, yang dinilai dari rekam jejak disiplin ASN.

"Seluruh hasilnya itu nanti akan dipetakan melalui Pemetaan Talenta yang didalamnya terdapat 1- 9 Kotak Manajemen Talenta. Artinya Seluruh hasil penilaian tersebut akan diolah dalam proses pemetaan talenta. Dalam manajemen talenta ASN dikenal 9 kotak manajemen talenta, yang menggambarkan kombinasi antara kinerja (sumbu X) dan potensial (sumbu Y)," sebut Subhan.

Diterangkan Subhan, Kandidat yang dapat dipertimbangkan untuk mengisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama adalah ASN yang berada pada kotak 7, 8, dan 9, yakni talenta dengan kinerja tinggi dan potensi besar. Inilah yang menjadi syarat utama dalam pengisian jabatan strategis di lingkungan Pemko Medan.

"Setelah pemetaan talenta selesai dan jabatan-jabatan yang lowong teridentifikasi, Komite Talenta akan menetapkan tiga orang calon kandidat atau suksesor untuk setiap jabatan yang lowong. Selanjutnya, Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dalam hal ini Bapak Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, akan memilih satu orang terbaik untuk diangkat sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kota Medan.," sebut Kepala BKPSDM Kota Medan.

Diyakini Subhan, melalui mekanisme Manajemen Talenta ASN Pengisian JPTP dipastikan berjalan lebih selektif, objektif, dan profesional, dengan menitikberatkan pada potensi, kompetensi, integritas, serta moralitas ASN. Selain itu tidak ada intervensi politik, tidak ada diskriminasi, dan seluruh tahapan dilaksanakan sesuai dengan prinsip sistem Merit.

"Selain selektif, proses ini juga menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabel. Sebelum penetapan pejabat terpilih, hasil seleksi dan kandidat yang lolos akan diumumkan secara terbuka kepada publik," ucap Subhan.

Disampaikan Subhan, proses seleksi pengisian JPTP ini belum dibuka. Saat ini Pemko Medan masih berada pada tahap penyelesaian pemetaan talenta, termasuk pemutakhiran E-Kinerja, SKP, LHKPN, penilaian perilaku, serta penilaian kinerja perilaku 360 derajat. Setelah seluruh data lengkap dan pemetaan talenta selesai, barulah proses seleksi pengisian JPTP akan dibuka sesuai tahapan penerapan manajemen talenta.

"Dengan penerapan manajemen talenta ini, Pemko Medan menegaskan komitmennya untuk membangun birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing, demi menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas," pungkas Subhan.(HM)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas