Pemko Pematangsiantar Gelar Workshop Percepatan Operasionalisasi 53 Koperasi Kelurahan Merah Putih
Oleh : Radar Medan | 15 Nov 2025, 05:26:54 WIB | 👁 624 Lihat Pematangsiantar
Keterangan Gambar : Workshop Percepatan Operasionalisasi Koperasi Kelurahan Merah Putih. Workshop dibuka Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn, diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi, di Gedung Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Jumat (14/11/2025).
RADARMEDAN.COM, PEMATANGSIANTAR - Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan menggelar Workshop Percepatan Operasionalisasi Koperasi Kelurahan Merah Putih. Workshop dibuka Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn, diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi, di Gedung Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Jumat (14/11/2025).
Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Junaedi, Wesly mengatakan Workshop Percepatan Operasionalisasi Koperasi Kelurahan Merah Putih diselenggarakan Pemko Pematangsiantar dan didukung penuh oleh Kementerian Koperasi Republik Indonesia. Hal ini menunjukkan sinergitas antara pemerintah kota, pemerintah pusat, dan stakeholder terkait.
“Saya sangat menyambut baik kegiatan ini, dan dengan penuh harapan operasional 53 Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kota Pematangsiantar segera terlaksana,” katanya.
Menurut Wesly, sejauh berdasarkan laporan yang diterimanya, baru tiga koperasi yang sudah aktif berjalan dengan mengandalkan modal sendiri.
“Untuk itu saya mendorong seluruh pengurus dan pengawas koperasi, dalam hal ini bapak/ibu lurah yang dikoordinir camat, agar segera mengambil langkah-langkah dengan mempedomani aturan yang ada serta materi workshop yang bapak ibu terima hari ini,” sebutnya.
Masih dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Junaedi, Wesly menjelaskan Koperasi Kelurahan Merah Putih merupakan bagian penting dari upaya pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi rakyat melalui koperasi. Sistem Informasi Koperasi Kelurahan Merah Putih yang saat ini didorong adalah instrumen nyata menuju transformasi digital, di mana koperasi dan masyarakat dapat terhubung dengan layanan pembiayaan, pemasaran, serta kemitraan dengan BUMN dan dunia usaha lainnya.
“Kami menyambut baik laporan dari kementerian yang menyebutkan dari 53 Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kota Pematangsiantar, sudah 100 persen memiliki akun Simkopdes. Capaian ini tentu menggembirakan. Namun, masih perlu kita tingkatkan agar seluruh Koperasi Kelurahan Merah Putih mampu memanfaatkan platform ini secara maksimal,” sebut Wesly.
Oleh karena itu, katanya lagi, workshop tersebut menjadi sangat strategis, bukan hanya untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman, tetapi juga agar seluruh Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kota Pematangsiantar siap bertransformasi menuju koperasi modern, transparan, dan mandiri secara digital.
“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan menyerap ilmu sebanyak-banyaknya, penuh semangat dan keterbukaan dengan para narasumber, menjalin jejaring kerja dengan lembaga pembiayaan dan mitra usaha, serta menerapkan hasil workshop ini di lapangan agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh anggota koperasi dan masyarakat luas,” kata Wesly.
Dilanjutkan Wesly, Pemko Pematangsiantar berkomitmen untuk terus mendukung penguatan koperasi.
“Kami percaya, koperasi yang sehat dan adaptif terhadap teknologi akan menjadi tulang punggung ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, serta menggerakkan kesejahteraan masyarakat dari bawah,” pungkasnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Kementerian Koperasi RI Henra Saragih SH MH MKn mengatakan sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), dan sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025, Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berperan penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan serta mewujudkan pemerataan pembangunan di tingkat desa/kelurahan. KDKMP didesain untuk memperpendek rantai distribusi kebutuhan pokok dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Data aktivasi Simkopdes (Microsite) per 30 Oktober 2025, katanya, untuk Kota Pematangsiantar dari 53 KDKMP, yang telah memiliki akun sebanyak 44 KDKMP (83%), update microsite 24 KDKMP (45%), yang memiliki gerai 6 KDKMP (11%), dan yang mengajukan proposal kemitraan (BUMN) dan pembiayaan (Himbara) baru 8 KDKMP (15%).
Namun, per 10 November 2025 menjelang workshop, seluruhnya meningkat mencapai 100%. Karena itu diperlukan Workshop Percepatan Operasionalisasi dan Digitalisasi Simkopdes dalam proses kemitraan dan pembiayaan, pendataan keragaan, potensi desa/kelurahan, serta aset desa/kelurahan.
Dengan keterbatasan sumber daya, katanya, Kementerian Koperasi RI bersama Pemko Pematangsiantar berinisiatif menggelar workshop yang didukung berbagai mitra swasta, seperti perusahaan distribusi sembako, penyedia teknologi, pemasok, lembaga pembiayaan (bank/KSP), dan sebagainya.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kelembagaan koperasi, khususnya KDKMP yang sekarang memasuki fase ke-2 (fase-1: penguatan kelembagaan). Fase 2 adalah fase operasionalisasi KDKMP yang berfokus pada pengembangan usaha, mencakup digitalisasi, kemitraan, dan akses pembiayaan,” jelas Henra.
Khusus pembiayaan, sambungnya, perkembangannya sesuai Inpres RI Nomor 17 Tahun 2025 tanggal 22 Oktober 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Perlengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Hal ini merupakan langkah strategis yang diambil Presiden Prabowo Subianto dalam menghadapi tantangan bagi KDKMP dalam penyediaan tanah 1.000 meter untuk pembangunan gerai. Sehingga diharapkan pada Maret 2026 semua KDKMP sudah beroperasi penuh.
Dalam kesempatan tersebut, Henra menyampaikan tujuan workshop, yakni memberikan pemahaman teknis dan praktis mengenai operasionalisasi 53 KDKMP berbasis digital (Simkopdes); mempercepat pencapaian target operasionalisasi 100% KDKMP, termasuk meningkatkan jumlah partisipasi masyarakat yang menjadi anggota KDKMP—untuk itu kehadiran business assistant (BA) dan project management office (PMO) harus dimaksimalkan; serta membangun jejaring kolaborasi KDKMP dengan mitra swasta, distributor sembako, penyedia aplikasi teknologi, lembaga pembiayaan, dan lainnya.
Menurut Henra, acara tersebut bukan sekadar sosialisasi KDKMP. Disebut workshop karena peserta dirancang untuk melakukan praktik langsung di tempat, yaitu praktik dan tutorial empat prioritas Simkopdes. Jika gerai sederhana belum tersedia, maka kantor kelurahan dapat menjadi gerai sementara untuk usaha koperasi, seperti penjualan sembako atau lokasi bazar sembako bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan. Dengan demikian masyarakat dapat tertarik bergabung menjadi anggota koperasi/KDKMP.
“Workshop ini difasilitasi fasilitator dari Kemenkop RI dan helpdesk/operator dari Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kota Pematangsiantar,” tandasnya, seraya menambahkan hasil workshop akan terlihat di akhir kegiatan, apakah peningkatan aktivasi empat prioritas Simkopdes bisa mencapai 100 persen.
Henra mengajak seluruh peserta berpartisipasi aktif dalam workshop, menyerap informasi, menanyakan hal yang belum jelas, serta melakukan input data dengan baik, dibantu helpdesk. Ia juga mengajak seluruh masyarakat di kelurahan masing-masing menjadi anggota Koperasi Kelurahan Merah Putih.
“Jika penduduk Kota Pematangsiantar saat ini 278 ribu orang, dengan simpanan pokok Rp20 ribu dan simpanan wajib Rp10 ribu per bulan saja, maka akan terkumpul modal miliaran rupiah yang dapat menggerakkan usaha sektor riil masyarakat kelurahan,” terangnya.
Ia juga mengimbau seluruh ASN/PNS Kota Pematangsiantar memberikan contoh menjadi anggota Koperasi Kelurahan Merah Putih di kelurahannya masing-masing.
“Kepada seluruh peserta workshop, mari update Simkopdes. Kita tuntaskan hari ini! Mari kita jadikan KDKMP sebagai pilar kemandirian ekonomi masyarakat berbasis gotong royong dan nilai-nilai kebangsaan,” ajaknya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kota Pematangsiantar Herbet Aruan SPd MH dalam laporannya menerangkan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan akses permodalan Koperasi Kelurahan Merah Putih; meningkatkan kapasitas pengurus koperasi dalam penyusunan proposal pinjaman; memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan koperasi; menyamakan persepsi dan langkah kerja antara Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Pemko Pematangsiantar, pendamping, serta pengurus koperasi dalam percepatan aktivasi Koperasi Kelurahan Merah Putih; mengidentifikasi hambatan dan kebutuhan teknis di lapangan; serta menyiapkan rencana tindak lanjut bagi setiap koperasi kelurahan agar siap beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat sekitar.
Workshop diikuti 222 peserta, terdiri dari 159 pengurus/pengawas Koperasi Kelurahan Merah Putih Kota Pematangsiantar dan 63 undangan, dengan sasaran 53 Koperasi Kelurahan Merah Putih Kota Pematangsiantar.
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Utara (Sumut) serta Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Kementerian Koperasi RI Henra Saragih.
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .