Pengalaman Anggota DPRD Sumut Sembuh Covid-19 : Jujurlah dengan Kondisi Kesehatan
Oleh : Radar Medan | 01 Mei 2020, 08:15:35 WIB | 👁 2420 Lihat Kesehatan
RADARMEDAN.COM - Anggota DPRD Sumut, Muhammad Aulia Rizki Agsa merupakan satu di antara pasien positif Covid-19 tanpa gejala yang telah dinyatakan sembuh pada tanggal 4 April yang lalu. Dia sembuh setelah menjalani isolasi dan perawatan selama 21 hari di Rumah Sakit Umum Pusat Haji (RSUPH) Adam Malik Medan.
Berbagi kisah, Aulia menceritakan pengalaman dan hikmah yang ia peroleh selama menjalani perawatan, Kamis (30/4), melalui konferensi video secara live pada Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Sumut, Kantor Gubsu Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan. Dialog dipandu oleh Jubir GTPP Covid-19 Sumut, Aris Yudhariansyah.
"Salah satu hikmah paling penting yang saya ambil dan ingin bagikan kepada masyarakat Sumut ialah agar jujur dengan kondisi kesehatan masing-masing dan tidak takut untuk memeriksakan diri. Hal ini untuk mengurangi penyebaran virus corona, karena penularannya berlangsung cepat," pesannya.
Dikatakannya, kalau dia tidak cepat berinisiatif dan mengisolasikan diri, karena penularan virus ini sangat cepat, bisa jadi keluarganya, tetangga dan rekan kerjanya juga dapat terpapar Covid-19 ini.
Aulia bercerita ia merasa tidak enak badan seperti masuk angin setelah melakukan kunjungan kerja dari luar provinsi. Setibanya di rumah, ia langsung mengisolasi diri di kamar dan beristirahat. Keesokan harinya, ia inisatif memeriksakan diri ke RSUPH Adam Malik.
"Saya feeling saja, seperti bukan masuk angin biasa. Walaupun tidak ada gejala yang berat, tapi karena riwayat perjalan saya juga banyak dari luar kota. Lebih baik saya periksakan langsung. Saya takut menjadi carrier dan menularkan ke orang banyak," jelasnya.
Selama dirawat di RSUPH Adam Malik, Aulia menceritakan tenaga medis melakukan pelayanan dengan sangat baik. Selain melakukan perawatan dan pengobatan, tenaga medis juga senantiasa memberikan semangat, mengajak berbincang dan menghibur. "Jadi rasa takut dan cemas kita berkurang," ucapnya.
Lebih lanjut, ia juga memberikan pujian kepada GTPP Covid-19 Sumut. Menurutnya, upaya yang dilakukan saat ini sudah bagus khususnya pengalokasian dana Rp1.5 triliun untuk penanganan Covid-19 dengan jumlah Rp500 M untuk termin pertama.
"Penanganan sudah baik tetapi saya ingin beri masukan, khususnya kepada Bapak Gubernur, agar pencegahan juga dilakukan. Isolasi wilayah seperti PSBB mungkin diperlukan karena memang penularan corona ini sangat cepat," ungkapnya memberi saran.
Terakhir kepada masyarakat, Aulia pun berpesan agar kooperatif dengan protokol yang berlaku dan tidak membuat kerumunan, memeriksakan diri setelah melakukan riwayat perjalan atau kontak dengan orang positif Corona, jaga jarak, jaga kebersihan dan kesehatan.(Humas)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .