Ribuan Warga Sumut Demo Minta PT Toba Pulp Lestari Ditutup
Oleh : Radar Medan | 10 Nov 2025, 21:39:46 WIB | 👁 2054 Lihat Umum
Keterangan Gambar : Ribuan orang dari berbagai kalangan berkumpul di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara di Medan pada Senin (10/11/2025) untuk menggelar aksi unjuk rasa menuntut penutupan PT Toba Pulp Lestari (TPL).(Ist)
RADARMEDAN.COM - Ribuan orang dari berbagai kalangan berkumpul di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara di Medan pada Senin (10/11/2025) untuk menggelar aksi unjuk rasa menuntut penutupan PT Toba Pulp Lestari (TPL).
Massa yang tergabung dalam Sekretariat Bersama Gerakan Oikumenis untuk Keadilan Ekologis di Sumatera Utara ini menyuarakan penolakan terhadap keberadaan perusahaan tersebut di wilayah Tanah Batak.
Koordinator aksi, Rokki Pasaribu, dalam orasinyamenyampaikan kritik kepada Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution. Ia menyebut, banyak masyarakat yang menjadi korban kekerasan dan tindakan sewenang-wenang oleh TPL. Rokki menegaskan bahwa gubernur seharusnya tidak hanya memandang persoalan ini dari sisi hukum, melainkan juga mempertimbangkan aspek sosial dan historis, mengingat masyarakat telah menempati wilayah tersebut secara turun-temurun.
Ia mengungkapkan sejumlah pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan, termasuk di wilayah Tapanuli Utara dan Tapanuli Selatan, seperti penebangan pohon yang berdampak pada komunitas muslim di Sipirok dan penggantian tanaman dengan pohon eukaliptus.
"Gerakan ini bukanlah gerakan sektarian, melainkan wujud kesadaran kolektif lintas agama yang bersatu menentang dampak negatif operasi perusahaan. Aksi tersebut dihadiri oleh pendeta, rohaniawan Katolik, jemaat dari berbagai denominasi gereja, mahasiswa dari Universitas HKBP Nommensen, serta organisasi mahasiswa dan pemuda seperti PMKRI, GAMKI, dan GMNI. Semua peserta menyatukan suara menuntut agar PT Toba Pulp Lestari ditutup," ucapnya.
Sekretariat Bersama Gerakan Oikumenis untuk Keadilan Ekologis di Sumatera Utara menyampaikan empat tuntutan dalam aksi tersebut.
Pertama, mereka mendesak Gubernur Sumatera Utara untuk menyampaikan pernyataan kepedulian terhadap masyarakat yang dikriminalisasi dan terdampak kerusakan lingkungan akibat operasional PT TPL.
Kedua, mereka meminta gubernur hadir langsung di tengah masyarakat yang mengalami kriminalisasi oleh perusahaan.
Ketiga, mereka menuntut agar gubernur mengirim surat kepada Pemerintah Pusat atau Presiden Republik Indonesia untuk mencabut izin operasional PT TPL.
Terakhir, mereka memohon Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil tindakan tegas dengan menutup seluruh aktivitas PT TPL. Pernyataan sikap ini disampaikan oleh Pastor Walden Sitanggang OFM, Cap.
Pada kesempatan tersebut, perwakilan para pendemo akhirnya diterima oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, yang didampingi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Sumut, Sulaiman Harahap. Dalam pertemuan itu, Sulaiman sempat melakukan dialog dengan perwakilan masyarakat untuk mendengarkan langsung persoalan yang dihadapi sekaligus mencari solusi bersama.
“Jadi, tadi arahan Pak Gubernur, saya diminta untuk segera melakukan kunjungan kerja ke Desa Sihaporas. Kunjungan tersebut segera kami jadwalkan dalam waktu dekat,” ungkap Sulaiman kepada wartawan usai bertemu dengan perwakilan masyarakat.(HM/pe)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .