Rico Waas: Jika Mau Kota Ini Sehat dan Maju Harus Dimulai Dari Sistem Keuangan Yang Baik
Pemko Medan Terima Entry Meeting dari BPK

Oleh : Radar Medan | 09 Apr 2025, 22:20:57 WIB | 👁 857 Lihat
Ekonomi
Rico Waas: Jika Mau Kota Ini Sehat dan Maju Harus Dimulai Dari Sistem Keuangan Yang Baik

Keterangan Gambar : Rico Waas saat Pemko Medan menerima kedatangan Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumut, Rabu (9/4/25).


RADARMEDAN.COM - Dimulai dari sistem keuangan yang baik adalah pesan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas untuk menjadikan Kota Medan menjadi kota yang sehat dan Maju. Pesan ini disampaikan Rico Waas saat Pemko Medan menerima kedatangan Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumut dalam agenda Entry Meeting pemeriksaan terinci atas laporan keuangan Pemko Medan tahun 2024 yang berlangsung di Balai Kota, Rabu (9/4/25).

Didampingi Sekda Wiriya Alrahman, Rico Waas menyambut kehadiran tim BPK Sumut yang dipimpin langsung oleh Kepala BPK Perwakilan Sumut Paula Henry Simatupang. Seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Medan dan 21 Camat turut mengikuti pertemuan entry meeting tersebut.

"Kalau mau Kota ini sehat,kuat dan maju, harus dimulai dari sistem keuangan kita yang baik. Kalau tidak, kita akan terlena terus- terusan, terbiasa untuk asal asalan dalam penggunaan anggarannya", kata Rico Waas.

Dikatakan Rico Waas kegiatan pemeriksaan terinci atas laporan keuangan  tahun 2024 ini sangat bermakna bagi Pemko Medan.  Tentunya pemeriksaan ini membutuhkan persiapan hati dari Pemko Medan.

"BPK ini tidak menjadi badan pemeriksa kesehatan tapi badan pemeriksaan keuangan. Kami yakin kesehatan jajaran Pemko Medan cukup sehat tinggal bagaimana tentang keuangan Pemko Medan yang kami meyakini juga mudah mudahan bisa sehat selaras dengan kesehatannya" ujar Rico Waas.

Menurut Rico Waas, BPK berfungsi menjadi badan yang profesional di dalam menata dan memeriksa keuangan para pelaku pemegang mandat dalam pengelolaan keuangan negara. Saya menganalogikannya, sama seperti mengelola keuangan di dalam keluarga yakni apabila keuangan tidak dikelola dengan baik tentu keluarga juga akhirnya bisa berantakan. 

"Kita semua ini adalah rumah tangganya Pemko Medan. Dimana perkembangan kota Medan baik itu pembangunan dan seluruh hal yang dilakukan dengan pendanaan tersebut butuh fungsi kontrol agar Pemko medan juga tidak berakhir dengan buruk. Artinya dari tahun ke tahun kita butuh sekali BPK untuk mengecek agar nantinya kita yang memegang kekuasaan dalam pengelola anggaran tidak semena -mena dan tetap berada di lingkup yang sesuai dengan aturan yang berlaku dan tahap yang wajar", jelas Rico Waas.

Diyakini Rico Waas, laporan keuangan Pemko Medan nantinya akan berakhir dengan baik. Namun yang terpenting  jangan berharap WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) karena WTP bukan hal yg hebat, bahkan bisa dibilang cukup makan saja karena diambang batas wajar dalam pengelolaan keuangan daerah.

 "Kita disini dituntut untuk bisa sangat mendetail fokus di dalam mengelola anggaran kita. Walaupun, di dalamnya punya tahapan dan kesulitan yang berbeda dari setiap dinas. Dengan segala kekurangan dan kelebihan, apa yang disampaikan kepada BPK bisa dilaksanakan dgn baik", sebut Rico Waas sembari menyampailan Pemko Medan siap membuka pintu untuk BPK memeriksa apa yang dianggap memang sepatutnya oleh negara memeriksa keuangan Pemko Medan 

Dijelaskan Rico Waas, dalam pengelolaan anggaran tidak bisa asal asalan, harus mendetail dan pertanggungjawaban sangat jelas.  Seperti kemarin dirinya memanggil beberapa dinas untuk memaparkan anggaran yang dilaksanakan di 2025. Mengecek pemakaian anggaran dan efektivitasnya.

"Sebuah komitmen dalam melaksanakan pekerjaan projeksinya dan di dalam ruang anggarannya juga tetap terjaga dengan baik. Pemerintah Pusat juga melakukan efisiensi. Artinya di dlm efisiensi kita semakin memperjelas dan detail tentang penganggaran. Sifatnya tidak diperlukan ini yang akan kami efisiensikan. Bukan berarti pembangunan kota berhenti karena efisiensi. Kami akan mencoba strategi untuk terus membangun kota Medan", ucap Rico Waas.

 Rico Waas menilai kehadiran BPK hadir untuk memberi arahan secara terbuka tentang  bagaimana pengelolaan keuangan, artinya bukan untuk meneror tapi membantu untuk menyehatkan keuangan Pemko Medan.

"Terima kasih atas kehadiran dan memulai pemeriksaan ini . Kami siap membuka pintu setiap hari dan bekerjasama dengan BPK. Apabila ada rekan kami kurang kooperatif mohon disampaikan agar bisa kami berikan arahan sehingga bisa lebih kooperatif. Kami meyakini dgn adanya kolaborasi dan juga sinergitas antara Pemko Medan dan BPK, kita bisa membuat Medan untuk semua", ungkap Rico Waas.

Sementara itu, Kepala BPK Perwakilan Sumut Paula Henry Simatupang menjelaskan bahwa pemeriksaan akan berlangsung selama satu bulan sampai tanggal 13 Mei 2025. Untuk penyerahan hasil pemeriksaan akan diberikan tanggal 26 Mei. fokus utama pemeriksaan ini adalah menilai kepatuhan terhadap regulasi, efektivitas sistem pengendalian internal, serta memastikan pengelolaan keuangan daerah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

" Pemeriksaan nantinya akan dilakukan secara profesional dan independent. Mohon seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan memberikan informasi apapun yang dibutuhkan oleh tim BPK Sumut", jelasnya.(hm/PE)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas