Rico Waas Tegaskan Puskesmas Tuntungan Harus Rampung Tepat Waktu
Pelayanan Kesehatan Wajib Ikut Meningkat

Oleh : Radar Medan | 24 Sep 2026, 17:41:39 WIB | 👁 122 Lihat
Berita Kota
Rico Waas Tegaskan Puskesmas Tuntungan Harus Rampung Tepat Waktu

Keterangan Gambar : Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat meninjau langsung progres pembangunan Puskesmas Tuntungan, Kamis (24/9/2026).


RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pembangunan Puskesmas Tuntungan di Jalan Bunga Melati, Kelurahan Kemenangan Tani, harus dikerjakan tepat waktu dan diikuti peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Penegasan itu disampaikan Rico Waas saat meninjau langsung progres pembangunan Puskesmas Tuntungan, Kamis (24/9/2026). Dalam peninjauan tersebut, Rico ingin memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Saat tiba di lokasi, Rico Waas mendengarkan penjelasan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcikataru) Kota Medan Jhon Ester Lase serta penanggung jawab pekerjaan terkait perkembangan pembangunan puskesmas tersebut. Turut hadir Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Surya Syahputra.

Rico Waas meminta proses pembangunan tidak mengalami keterlambatan. Ia menegaskan, pekerjaan awal berupa pembangunan pondasi ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu tiga minggu.

“Harus tepat waktu. Pengerjaan awal pondasi dalam tiga minggu harus selesai,” tegas Rico Waas

Menurut Rico Waas, pembangunan fasilitas kesehatan tidak boleh hanya berorientasi pada berdirinya bangunan baru. Lebih dari itu, kehadiran gedung puskesmas harus memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang diterima masyarakat.

“Pelayanan puskesmas harus lebih bagus. Jangan sudah dibangun, tetapi pelayanan tidak meningkat,” Jelas Rico Waas

Rico Waas mengatakan, pembangunan dan revitalisasi fasilitas kesehatan merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Medan dalam memperkuat pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan. Infrastruktur yang memadai harus berjalan beriringan dengan pelayanan medis yang profesional, cepat, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Puskesmas Tuntungan menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang mendapat perhatian Pemko Medan. Pembangunan ini merupakan bagian dari program pembangunan kembali tiga puskesmas serta revitalisasi 28 fasilitas kesehatan di Kota Medan.

Melalui pembangunan tersebut, Pemko Medan tidak hanya ingin menghadirkan fasilitas kesehatan dengan kondisi fisik yang lebih baik, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang semakin layak dan berkualitas.

Karena itu, Rico meminta seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan Puskesmas Tuntungan bekerja sesuai target dan menjaga kualitas pekerjaan sejak tahap awal hingga selesai.

Bagi Rico Waas pembangunan gedung merupakan bagian dari proses. Target akhirnya adalah menghadirkan fasilitas kesehatan yang benar-benar memberikan manfaat bagi warga.

Sementara itu Kepala Dinas Perkimcikataru Kota Medan, Jhon Ester Lase, menjelaskan bahwa Puskesmas Medan Tuntungan dibangun setinggi dua lantai guna memaksimalkan keterbatasan lahan yang ada. Langkah peningkatan struktur bangunan ini dilakukan untuk memperluas kapasitas ruangan agar pelayanan medis kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

"Rencana kita bangun dua lantai karena lahannya terbatas, jadi kita tingkatkan agar kapasitas ruangan bertambah. Kita targetkan minggu ketiga Desember sudah selesai. Bagaimanapun kondisinya, walau cuaca hujan nanti, kita tetap totalitas agar akhir tahun bisa kita selesaikan demi pelayanan masyarakat," ujar Jhon Ester Lase saat meninjau progres pembangunan.

Menurut Jhon  Lase, gedung baru Puskesmas Medan Tuntungan ini nantinya akan dilengkapi dengan sekitar 30 ruangan multifungsi. Fasilitas pelayanan yang disiapkan meliputi Ruang Rawat Inap, Unit Gawat Darurat (UGD), Poliklinik, Laboratorium, hingga Ruang Farmasi.

Jhon Ester Lase memaparkan, Puskesmas Medan Tuntungan merupakan satu dari tiga puskesmas di Kota Medan yang dibangun total dari nol, selain Puskesmas Rengas Pulau (Marelan) dan Puskesmas Glugur Darat (Medan Timur). Ia pun tidak menampik bahwa pengerjaan di Puskesmas Medan Tuntungan sempat mengalami kendala teknis sehingga sedikit terlambat dibandingkan proyek puskesmas lainnya.

"Puskesmas Tuntungan ini memang prosesnya agak lambat dibanding Rengas Pulau dan Glugur Darat karena kemarin sempat ada proses tender ulang. Namun saat ini pengerjaan terus dikejar. Kami optimis dan berkomitmen proyek ini wajib selesai tepat waktu di akhir tahun demi menjamin kenyamanan dan akses pelayanan kesehatan warga," pungkasnya.


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya ▸
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya ▸
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas