Rico Waas Temui Ojol Korban Penganiayaan, Pastikan Dishub Medan Tertibkan Jukir Liar
Oleh : Radar Medan | 08 Sep 2025, 08:07:38 WIB | 👁 491 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menemui Ojol korban penganiyaan tersebut di rumahnya, Jalan Amaliun, Gang Bandung, Medan Area, Minggu (7/9/25).
RADARMEDAN.COM - Sebagai bentuk rasa empati dan keprihatinan atas kejadian penganiayaan terhadap pengemudi Ojek Online (Ojol) yang diduga dilakukan oleh Juru Parkir (Jukir) liar, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menemui Ojol korban penganiyaan tersebut di rumahnya, Jalan Amaliun, Gang Bandung, Medan Area, Minggu (7/9/25).
Saat ditemui Rico Waas, dengan wajah masih berbalut perban, Khairul Arifin (Ojol Korban Penganiayaan) ini menceritakan kejadian penganiayaan yang terjadi Sabtu (6/9) kemarin di seputaran jalan Irian Barat simpang jalan Veteran, tepatnya dekat rumah sakit Murni Teguh atau Mall Centre Point. Kejadian ini pun viral di tengah masyarakat melalui media sosial.
Dijelaskan Khairul, awal kejadian, dirinya yang mendapatkan orderan di lokasi tersebut memarkirkan sepeda motornya di swalayan Indomaret. Bukan hanya parkir, namun dirinya membeli minuman. Saat hendak keluar, Khairul diminta uang parkir oleh orang yang diduga jukir liar, dikarenakan tidak ada bed tanda pengenal. padahal dirinya mengetahui parkir di swalayan tersebut tidak dikenakan uang parkir.
"Saya jelaskan kepada jukir liar bahwa baru membeli minuman di swalayan, dan disini pun semestinya tidak dikutip parkir. Kami pun sempat beradu argumen, namun Jukir liar tersebut tiba-tiba memukul wajah dan membuat kaca mata saya pecah, bahkan bibir juga pecah dan terluka," jelas Khairul Arifin sembari menambahkan tidak hanya wajah Jukir liar tersebut juga memukul kepala belakang hingga pundak.
Dengan kondisi bibir berdarah dan kacamata pecah, Khairul meminta bantuan sesama rekan ojol untuk dibantu dan dipandu ke kantor Polsek Medan Timur yang berdekatan dengan lokasi kejadian. Karena matanya minus tidak dapat melihat dengan jelas.
"Karena kacamata saya pecah setelah dipukul, saya yang matanya minus sehingga membuat kesulitan untuk melihat meminta tolong kepada rekan-rekan Ojol. Saya bilang tolong bang, mata saya minus, tidak jelas melihat bawakan saya untuk melapor ke Polsek. Mereka lalu membawa saya ke Polsek Medan Timur," jelas Khairul.
Kemudian lanjut Khairul, polisi merespon cepat laporannya dan mengamankan pelaku penganiayaan.
"Alhamdulillah polisi respon cepat dan pelaku langsung diamankan di kantor Polisi," ucapnya
Diakui Khairul, orang tuanya tidak mengetahui pasti kejadian tersebut gimana karena tidak ingin membuat mereka kepikiran. Baru didepan bapak Wali Kota Medan ini orang tua saya mendengar ceritanya.
"Kami berharap pak kejadian ini tidak terulang kembali, ini juga menjadi harapan rekan-rekan ojol yang lain. Untuk pelaku saya ingin dihukum sesuai aturan yang berlaku," harapnya.
Mendengar cerita Ojol, Rico Waas merasa prihatin atas kejadian yang dialami Khairul Arifin. Oleh karenanya selain menemui korban Rico Waas, juga dengan tegas meminta kepada Dishub Medan untuk menindak Jukir liar agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Kejadian yang dialami ojol ini tentunya menjadi warning dan keprihatinan kita semua.
"Kami merasa prihatin atas kejadian ini. Saya atensi khusus Dishub, tindak jukir liar, agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali," kata Rico Waas didampingi Kadishub Erwin Saleh dan Camat Medan Area.
Rico Waas juga meminta kedepannya Jukir resmi harus dapat dikenali oleh masyarakat. Sehingga dapat diketahui mana jukir yang resmi mana yang liar.
"Saya mau kedepannya kita mengenali Jukir resmi, baik itu dari rompi dan bed pengenalnya. Untuk itu kita sedang menyiapkan Satgas khusus untuk pungli di perparkiran ," jelas Rico Waas.
Kepada Kadishub, Rico Waas meminta untuk mengawal terus proses laporan penganiayaan yang dialami Ojol dikantor polisi.
"Ini atensi saya. Kawal terus, Pelaku harus diproses sesuai hukum yang berlaku," ujar Rico Waas.
Secara terpisah, Kadishub Erwin Saleh mengungkapkan sebagaimana arahan bapak Wali Kota Medan Rico Waas, Dishub Medan akan menertibkan dan menindak jukir liar.
"Kami akan lakukan penindakan terhadap jukir liar. Malam ini Dishub bekerjasama dengan Kepolisian akan menertibkan jukir liar di kota Medan," jelasnya.(HM/PE)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .