Rico Waas Ultimatum Camat: Tak Ada Lagi Sampah Berserakan di Medan Perkuat Pengawasan Lewat SAPA KOTA
Oleh : Radar Medan | 18 Feb 2026, 19:09:48 WIB | 👁 223 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan peringatan dan ultimatum kepada seluruh Camat se- Kota Medan untuk memastikan di wilayahnya tidak ada sampah yang berserakan. Rabu (18/2/26).
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyoroti banyaknya sampah yang berserakan di sejumlah ruas jalan hampir di setiap Kecamatan di Kota Medan. Agar permasalahan ini segera terselesaikan, Rico Waas dengan tegas memberikan peringatan dan ultimatum kepada seluruh Camat se- Kota Medan untuk memastikan di wilayahnya tidak ada sampah yang berserakan.
"Semua Camat, jangan banyak alasan lagi, mulai saat ini jangan ada sampah yang berserakan", kata Rico Waas saat memimpin rapat evaluasi pelaksanaan Tugas Satuan Pemantauan dan Perawatan Infrastruktur Kota (SAPA KOTA) di Balai Kota, Rabu (18/2/26).
SAPA KOTA merupakan program Pemko Medan yang memanfaatkan aplikasi grup WhatsApp dengan tujuannya untuk memastikan setiap permasalahan infrastruktur dapat dipantau secara harian oleh seluruh Pimpinan Perangkat Daerah dan Camat, kemudian dilaporkan secara sistematis serta ditindaklanjuti oleh OPD pelaksana secara cepat, terukur dan akuntabel.
Dihadapan yang berhadir, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, Sekda, Wiriya Alrahman, para Staf Ahli dan Asisten, Pimpinan Perangkat Daerah serta para Camat , Wali Kota Medan, Rico Waas juga menegaskan tidak hanya di wilayah pinggiran kota, di tengah kota juga harus dipastikan tidak ada sampah yang berserakan.
"Hari ini kita berkomitmen bersama, tidak ada lagi sampah yang berserakan, Paham!," tegas Rico Waas kepada seluruh Camat.
Selain Camat, Rico Waas juga menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), untuk dapat mengawasi dan membantu mengatasi permasalahan sampah yang berserakan di wilayah.
"Tanggung jawab DLH juga harus tetap mengkontrol permasalahan sampah ini. Baik itu sebelum sampahnya dibersihkan ataupun setelah dibersihkan. Karena sampah berserakan tidak hanya kecamatan tetapi DLH sebagai induk lingkungan hidup di Kota Medan," jelas Rico Waas.
Tidak hanya menyoroti permasalahan sampah, Rico Waas juga menyoroti permasalahan jalan rusak dan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) serta infrastruktur lainnya yang telah dilaporkan oleh Pimpinan Perangkat Daerah dan Camat.
"Berdasarkan hasil yang diperoleh, sudah ada progres dari laporan yang masuk kemudian ditindaklanjuti oleh Perangkat Daerah terkait. Seperti PJU dan lampu lalu lintas, meskipun belum maksimal namun permasalahan yang dilaporkan telah diselesaikan," jelas Rico Waas sembari meminta perbaikan PJU yang dilakukan jangan sampai berulang.
Untuk jalan rusak dan infrastruktur lainnya, Rico Waas meminta Perangkat Daerah yang telah diberikan tanggung jawab untuk memantau wilayah yang ditentukan agar dapat memberikan laporannya setiap hari. Dengan laporan tersebut Dinas terkait khususnya Dinas SDABMBK dapat segera mengatasi permasalahan yang ditemui di lapangan.
"Program SAPA KOTA menjadi ruang interaksi antar OPD agar saling menjaga dan memperhatikan kota kita. Jadi dalam penanganan kota tidak tersentral dan dibebankan ke Dinas terkait maupun Camat saja. Artinya seluruh Perangkat Daerah dan Camat saling membantu untuk membangun Kota Medan," ujar Rico Waas.
Agar program SAPA KOTA ini berjalan efektif, Rico Waas menginstruksikan Bappeda untuk memberikan peringatan (Warning) kepada Perangkat Daerah ataupun Camat yang tidak aktif memberikan laporan setiap hari permasalahan yang terjadi di sekitar kota Medan.
"Kalau ada OPD dan Camat yang tidak memberikan laporan permasalahan yang terjadi setiap hari, Saya minta berikan warning," ucap Rico Waas.
Sementara itu,Wakil Wali Kota Medan, H Zakiyuddin Harahap menyoroti tumpukan sampah yang ada disekitar stadion Teladan Medan. Kondisi ini jika dibiarkan terus-menerus akan berdampak negatif, tidak hanya stadion Teladan namun Citra Kota Medan.
"Stadion Teladan ini ikon Kota Medan yang sebentar lagi akan selesai revitalisasi. jika ada tumpukan sampah disekitarnya sangat tidak layak, karena akan merusak estetika. Jadi harus kita pikirkan solusinya, khususnya DLH. Jangan sampai tempat pembuangan sampah sementara itu dibiarkan terus," jelas Zakiyuddin Harahap.
Selain itu, Zakiyuddin Harahap juga menyoroti persoalan hewan ternak yang berada di sekitar pemukiman warga. Selain melanggar peraturan, keberadaan hewan ternak seperti Babi ataupun kambing juga mengganggu aktifitas warga.(HM)
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .
RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025.
Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .
RADARMEDAN.COM, BINJAI – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menemui Sopian Daulai Nadeak, guru SMK Negeri 1 Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, yang dilaporkan orang tua siswa ke polisi. Pertemuan berlangsung di rumah Sopian, di Binjai, Jumat (31/10/2025). Dalam kesempatan itu, Bobby menyampaikan harapannya agar . . .