Tiga Polisi Polda Sumut Dipatsus Usai Terbukti Mabuk dan Tabrak Pejalan Kaki di Medan
Oleh : Radar Medan | 30 Okt 2025, 19:18:43 WIB | 👁 1158 Lihat Hukum dan Kriminal
Keterangan Gambar : Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP I Made Parwita, saat temu pers di kantor Satlantas Polrestabes Medan, Kamis 30/10/2025
RADARMEDAN.COM - Tiga oknum personel Polda Sumatera Utara (Sumut) kini mendekam di tempat khusus (patsus) setelah terbukti mengonsumsi minuman keras dan menabrak seorang pejalan kaki bernama Elida Delviana Tamin (26).
Insiden ini terjadi di Jalan Merak Jingga, Medan Barat, pada Minggu (26/10/2025) sekitar pukul 04.00 WIB.
Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP I Made Parwita, saat temu pers di kantor Satlantas Polrestabes Medan, Kamis 30/10/2025 menjelaskan bahwa mobil yang digunakan oleh para oknum polisi tersebut adalah Honda Brio warna hitam dengan nomor polisi B 2706. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, para pelaku dalam keadaan mabuk saat kejadian.
"Yang terlibat kecelakaan adalah anggota Polri, keterangan yang kami peroleh mereka dalam keadaan mabuk, hasil pemeriksaan kejadian di badan jalan menabrak pejalan kaki," ujar AKBP I Made Parwita.
Kombes Pol Ferry Walintukan, melalui Kasubbid Penmas AKBP Siti Rohani Tampubolon, mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan Propam menunjukkan ketiga polisi tersebut dalam keadaan mabuk saat kejadian. Ketiganya kini tengah menunggu sanksi etik atas perbuatan mereka.
Identitas ketiga oknum polisi tersebut adalah VT, SP, dan BI dari satuan Polda Sumut. Setelah menabrak korban, mereka sempat melarikan diri karena takut diamuk massa, namun kemudian menyerahkan diri ke polisi.
Ayah korban, Suratman (55), yang berasal dari Kisaran, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Polda Sumut. Ia menyebutkan bahwa perwakilan dari Dirsamapta Polda Sumut, Kabid Propam Polda Sumut, Irwasum, dan Irwasda telah menjenguk putrinya di rumah sakit. Selain itu, Propam Mabes Polri juga memberikan santunan kepada keluarga korban.
"Kami juga berterimakasih kepada Polda Sumut atas perhatian Dirsamapta, Kabid Propam yang datang melihat putri kami. Juga kepada Propam Mabes Polri yang memberikan santunan," ujar Suratman.
Suratman juga berharap agar Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, dapat mengusut tuntas kasus ini secara transparan. Ia mengatakan bahwa kondisi Elida hingga kini masih belum sadarkan diri di RS Colombia Medan, dengan luka serius seperti retak lutut, patah enam tulang rusuk, dan pendarahan di kepala.
Polda Sumut sendiri telah memberikan perhatian kepada korban dengan mengirimkan perwakilan untuk menjenguk Elida di rumah sakit. Selain itu, Polda Sumut juga berjanji akan membantu biaya pengobatan korban.
Mobil Honda Brio yang digunakan pelaku saat ini telah diamankan di Polrestabes Medan. Kasus ini masih dalam penanganan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.(hm/PE)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .