Wali Kota Medan: Keteladanan Pemimpin Jadi Kunci Bangun Budaya Antikorupsi

Oleh : Radar Medan | 22 Des 2025, 20:31:34 WIB | 👁 453 Lihat
Berita Kota
Wali Kota Medan: Keteladanan Pemimpin Jadi Kunci Bangun Budaya Antikorupsi

Keterangan Gambar : Webinar Antikorupsi yang dilaksanakan BRIDA Kota Medan, Senin (22/12/2025), di Rumah Dinas Wali Kota Medan.


RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa keteladanan merupakan kunci utama dalam membangun budaya antikorupsi yang berkelanjutan.

Penegasan tersebut disampaikannya saat membuka Webinar Antikorupsi yang dilaksanakan BRIDA Kota Medan, Senin (22/12/2025), di Rumah Dinas Wali Kota Medan. Webinar dalam rangka peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 ini mengambil tema "Sikap Antikorupsi sebagai Inovasi Mempersiapkan Kesuksesan Generasi Muda 2045".

Menurutnya, masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi atau sistem, tetapi oleh integritas para pemimpin dan aparatur saat ini.

“Jika kita ingin melihat wajah Indonesia 2045, maka lihatlah generasi muda hari ini. Tetapi generasi muda tidak akan tumbuh baik tanpa contoh yang baik, dan contoh itu ada pada kita semua hari ini,” tegas Rico Waas.

Ia menegaskan, korupsi menghancurkan sistem, merusak kepercayaan publik, dan mengancam masa depan yang seharusnya diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Korupsi bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi perbuatan yang merusak sistem, menghancurkan kepercayaan, dan mengancam masa depan bangsa,” ujarnya.

Dalam paparannya, Rico Waas mengingatkan bahwa budaya koruptif kerap bermula dari hal-hal kecil yang dianggap sepele dan kemudian dinormalisasi. Ia menyoroti kebiasaan permisif yang membenarkan penyimpangan dengan alasan “lumrah” atau “semua juga begitu”.

“Korupsi sering kali berawal dari rasa tidak cukup dan pembenaran terhadap hal-hal kecil. Masalah utamanya bukan pada penghasilan, tetapi pada hilangnya rasa cukup,” kata Rico Waas. 

Ia juga menyinggung tekanan gaya hidup dan gengsi sosial yang kerap menjadi pemicu penyalahgunaan wewenang, khususnya di kalangan pejabat. Padahal, menurutnya, kebutuhan dasar manusia sejatinya sederhana.
“Jabatan hanyalah amanah dan bersifat sementara. Tidak ada harta dan jabatan yang dibawa ke liang lahat. Yang kita bawa hanyalah pertanggungjawaban moral,” ucapnya dalam kegiatan yang dihadiri antara lain Inspektur Erfin Fachrurrazi dan Kepala BRIDA, Benny Iskandar itu.

Rico Waas menegaskan, penegakan hukum tetap penting, namun tidak cukup jika tidak dibarengi dengan pembentukan karakter, pengawasan yang kuat, serta sistem pemerintahan yang transparan. Karena itu, ia mendorong penguatan sistem pemerintahan berbasis inovasi dan teknologi untuk menutup celah penyimpangan.
“Sekecil apa pun penyalahgunaan, termasuk manipulasi absensi, sejatinya sudah merupakan awal dari budaya korupsi,” ungkapnya seraya menambahkan, sistem pemerintahan harus diperkuat dengan inovasi teknologi. Namun, sebaik apa pun sistem, jika niatnya salah, celah akan selalu dicari. 

Lebih lanjut, Rico Waas menekankan pentingnya pendidikan karakter bagi generasi muda menuju 2045. Namun, pendidikan karakter tersebut harus divalidasi oleh perilaku nyata para pemimpin dan aparatur saat ini.
“Kita tidak bisa hanya berkata kepada anak muda, ‘masa depan ada di tangan kalian’, sementara budaya yang mereka lihat justru bertentangan. Tanpa keteladanan, yang lahir bukan optimisme, tetapi kekecewaan,” tegasnya.

Melalui kegiatan webinar ini, Rico Waas berharap terbangun kolaborasi antara pemerintah daerah, KPK RI, perguruan tinggi, dan seluruh pemangku kepentingan untuk melahirkan inovasi kebijakan dan sistem yang memperkuat integritas pemerintahan.

“Kepercayaan publik adalah fondasi utama pemerintahan. Clean governance tidak cukup di atas kertas, tetapi harus dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkas Rico Waas.

Webinar Antikorupsi ini menghadirkan narasumber Kepala Satgas Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK RI, Yulianto Sapto serta Penyuluh Antikorupsi IKA Undip Muhib Harahap dan diikuti
oleh jajaran perangkat daerah, para camat, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan di lingkungan Pemko Medan.(r/PE)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas