Wali Kota Medan Tutup Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan II Rico Waas: Gunakan Ilmu yang Didapat untuk Pengabdian kepada Masyarakat
Oleh : Radar Medan | 15 Des 2025, 17:20:06 WIB | 👁 392 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menutup Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan II di lingkungan Pemko Medan yang difasilitasi BPSDM Sumut TA 2025, di Gedung Aula BBPPMVP-BBL Medan, jalan Setia Budi, Kec. Medan Helvetia, Senin (15/12/2025).
RADARMEDAN.COM - Secara resmi Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menutup Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan II di lingkungan Pemko Medan yang difasilitasi BPSDM Sumut TA 2025, di Gedung Aula BBPPMVP-BBL Medan, jalan Setia Budi, Kec. Medan Helvetia, Senin (15/12/2025).
Dalam penutupan pelatihan kepemimpinan tersebut, Rico Waas menyampaikan apresiasi dan harapan kepada para peserta agar ilmu yang didapat digunakan untuk diri sendiri dan juga masyarakat.
"Hari ini bapak dan ibu telah selesai mengikuti pelatihan. Ilmu yang didapat harus digunakan untuk pengabdian bagi masyarakat," kata Rico Waas dihadapan 39 orang peserta yang telah dinyatakan lulus.
Rico Waas juga menekankan bahwa pelatihan ini bukan sekadar formalitas, melainkan investasi penting bagi karir para peserta.
"Apabila masyarakat bisa merasakan kepemimpinan saudara, tidak mungkin suara tersebut tidak sampai ke saya. Pelatihan ini juga akan menjaga karir saudara tetap eksis dan menjadi modal pembuktian di Pemko Medan," ujar Rico Waas.
Secara khusus Rico Waas juga meminta agar makalah ataupun program yang telah disusun oleh para peserta dapat dimasukan menjadi program kerjanya Wali Kota Medan.
"Program yang telah disusun akan saya masukan ke program kerja saya, mudah-mudahan membawa kebaikan bagi masyarakat,"ungkap Rico Waas menandakan keseriusannya dalam menyerap ide-de baru dari ASN Pemko Medan.
Sebelumnya, Kepala BKPSDM Kota Medan, Subhan Fajri Harahap dalam laporannya mengatakan pelatihan kepemimpinan pengawas ini dilaksanakan melalui lima agenda pembelajaran, yaitu Kepemimpinan Pancasila dan Bela Negara, Kepemimpinan Pelayanan, Pengendalian Pekerjaan, Aktualisasi Kepemimpinan, Orientasi Program dan Evaluasi Pembelajaran.
"Metode dan strategi pembelajaran yang dilakukan bersifat variatif, meliputi pembekalan materi, diskusi, pemutaran film pendek, coaching, mentoring, studi kasus, serta studi lapangan," jelas Subhan.
Adapun peserta yang mengikuti pelatihan kepemimpinan ini sebanyak 40 orang, dimana pelatihan dilaksanakan selama 104 hari atau setara dengan 905 jam pelajaran.
Penutupan pelatihan kepemimpinan ini turut pula dihadiri Kepala Balai Besar Pengembangan Penjamin Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Bangunan dan Listrik Medan Rasoki Lubis, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sumut diwakili Ilham Fadli Harahap, para Asisten dan Pimpinan Perangkat Daerah serta para Camat.
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .