Warga Medan Keluhkan Pekerjaan Insatalasi Fiber Optik PT Fastel
Oleh : Radar Medan | 06 Mei 2020, 10:48:10 WIB | 👁 3244 Lihat Sekitar Kita
Keterangan Gambar : Penimbunan bekas galian fiber optik terlihat masih berluban dipinggir jalan ringroad
RADARMEDAN.COM - Galian disepanjang pinggiran jalan Sunggal sampai dengan jalan ring road, untuk saat ini sedang dalam tahap pengerjaan pemasangan instalasi fiber optik(FO) diperkirakan kurang lebih 17 kilometer akan dipasangi kabel fiber optik.
Aktivitas ini berada di jalan Sunggal No 137 kelurahan Tanjung Rejo kec Sunggal Medan yang dikerjakan oleh perusahaan telekomunikasi melalui PT Fastel, namun pengerjaan ini menuai kritikan warga karena merasa terganggu dan protes Kamis 30 April 2020 yang lalu.
Tampak dilapangan pengerjaan sedang berlangsung, para pekerja sedang menggali pinggiran jalan dengan kedalaman sekitar satu meter dan menarik kabel fiber yang akan ditanam.
Namun tak menampik sejumlah masyarakat protes keras, dan mengeluhkan pengerjaan ini mengganggu lalulintas (lalin) dan pedagang yang menggantungkan hidupnya pada usaha dagangan yang dijajakan di teras rumah. Terlebih kesulitan ekomomi yang dirasakan warga akibat pandemi Covid-19 saat ini.
Galian yang berada dihalaman warga menjadi berlumpur, dan lobang galian sekitar satu meter itu untuk malam hari bisa membahayakan warga yang melintas, akibat lobang yang masih menganga, meskipun dipasangi rambu -rambu menurut warga sekitar tetap saja membahayakan, sebab malam hari lobang tak terlihat jelas.
Lebih lanjut para pedagang merasa merugi akibat konsumen enggan untuk membeli barang dagangannya dikarenakan posisi halaman yang masih tahap pengerjaan.
Seperti keterangan salah satu warga, Fahmi warga jalan ringroad mengatakan, barang dagangannya juga ikut terganggu akibat pengerjaan tanam kabel fiber optic (FO)ini.
"Sudah tiga hari pinggiran jalan ini berlobang menganga, Pembeli jadi terhalang membeli," ujarnya.
Dijelaskan warga, yang bermukim di jalan Sunggal kelurahan Tanjung Rejo, mengatakan bahwa gundukan tanah ini terlihat setelah menanam pipa FO, namun pihak PT Fastel tidak mengembalikan halaman warga seperti sediakala.
" Terlihat tanah yang telah selesai ditimbun longsor kembali akibat musim penghujan, akibatnya kembali lobang menganga," ujarnya.
Salah satu warga sunggal yang kesehariannya melakoni usaha perbengkelan yang tak mau disebutkan namanya mengatakan pengerjaan ini sudah mulai terlihat dari hari senin lalu dan setelah selesai tanah tak dipadatkan lagi, alhasil tanah longsor dan turun kebawah.
"Kurasa terlampau dekat kemarin galian ini ke parit bang, jadinya tanahnya turun dan berlobang kembali. Kemarin parkir honda pun disini masih bisa, sekarang sudah berlobang gini," bebernya kepada awak media.
Terpisah ketika wartawan mempertanyakan kepada pengawas PT Fastel Pane mengatakan, pengerjaan tanam kabel ini sepanjang 17 kilo meter dan sedang berlangsung.
" Untuk warga yang jualan pakaian yang komplin sudah berdamai kok, sudah izin," ujarnya.
Lebih lanjut kata dia untuk pengurusan perizinan dari dinas PUPR juga sudah siap, semua sudah diurus.
Harapan warga sekitar agar ada respon dari wali kota Medan melalui dinas PUPR Kodya Medan agar ditertibkan pengerjaan tersebut. Untuk kepentingan bersama dan demi menjaga kenyamanan masyarakat medan tetap kondusif saat pandemi Covid-19 melanda. (Ly Tnb/PR)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .