Bank Indonesia Bantu Kelompok Tani Dairi Tingkatkan Produksi
Bupati Dairi : Ini Tonggak Baru Industri Kopi

Oleh : Radar Medan | 02 Nov 2021, 21:48:45 WIB | 👁 2542 Lihat
Daerah
Bank Indonesia Bantu Kelompok Tani Dairi Tingkatkan Produksi

RADARMEDAN.COM, DAIRI - Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu hadiri kegiatan Kick Off dan Pelatihan Budidaya Good Agriculture Practise Kopi, Klaster Kopi Gapoktan Berkarya Kabupaten Dairi Binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara di Desa Perjuangan Kecamatan Sumbul, Selasa (2/11/2021).

Bupati Dairi Dr. Eddy Berutu dalam sambutannya mengatakan ini adalah program yang dirindukan oleh pemerintah dan masyarakat dalam membantu untuk mengembangkan produktifitas pertanian kopi di Kabupaten Dairi.

"Ini adalah sejarah dan tonggak baru dalam perindustrian kopi di Kabupaten Dairi. Dengan adanya Kick Off ini, kita akan kejar tingkat produksi Kopi Sidikalang," ujar Bupati.

Bupati mengatakan jika budidaya kopi ini dikelola secara baik, maka kesejahteraan para petani akan meningkat, dengan harapan 2 tahun dari sekarang banyak anggota gapoktan yang sudah berhasil. Diutarakan Bupati Eddy, Pemkab Dairi senantiasa mencari cara dan terobosan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani  salah satunya melalui kerjasama dengan Bank Indonesia. 

"Bank Indonesia sepakat dengan Pemkab Dairi untuk mendatangkan para ahli dalam upaya peningkatan produksi kopi. Apa yang kita lakukan ini akan  menjadi percontohan bagi kelompok tani lain di Kabupaten Dairi. Gapoktan ini terpilih dengan proses yang panjang oleh Bank Indonesia dan Dinas Pertanian. Maka kita harus memberikan contoh yang terbaik kepada petani yang lainnya, Saya berharap para bapak ibu gapoktan semangat dalam memberikan contoh yang terbaik tersebut," pesan Bupati kepada Gapoktan

Bupati mengatakan telah banyak bertemu dengan para penikmat kopi, sekarang beli kopi bukan hanya rasanya saja karena kopi Sidikalang hingga saat ini cita rasanya masih termasuk yang terbaik di dunia. Selain rasa banyak aspek yang dinilai oleh para pembeli maupun penikmat kopi dengan standar yang telah ditetapkan.

 "Bagaimana kopi ini ditanam, dimana ditanam dan bagaimana prosesnya. Cerita ini akan menjadi daya tarik dan menambah nilai jual," ujar Bupati.

Bupati Eddy mengatakan pelatihan budidaya kopi ini akan berlangsung dari tahun 2021 hingga tahun 2026 yang akan didampingi oleh BI hingga bisa mandiri melakukan budidaya kopi yang baik sehingga Kabupaten Dairi akan semakin terkenal dengan kopinya sesuai standar good agriculture practices yang telah ditetapkan. Aspek  lainnya dikatakan Bupati adalah budidaya kopi ini akan menjadi tempat wisata karena banyak masyarakat yang ingin melihat bagaimana bentuk dari kopi yang nantinya akan menumbuhkan perekonomian masyarakat.

"Atas nama Pemerintah dan masyarakat, Saya ucapkan terimakasih kepada Bank Indonesia yang telah mempercayakan program ini kepada Kabupaten Dairi. Pembinaan dengan niat yang baik ini untuk mewujudkan kesejahteraan petani kopi di Kabupaten Dairi yang diharapkan akan bisa kita capai," pungkas Bupati Eddy dalam sambutannya.

Sementara itu, Direktur Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sumatera Utara Ibrahim dalam kesempatan tersebut mengatakan kegiatan ini dijadikan sebagai kick off karena akan menjadi perjalanan panjang selama 5-6 tahun ke depan dalam pengembangan kopi Sidikalang dimana kelompok tani yang ikut dalam pelatihan budidaya  ini dipilih atas rekomendasi dari Dinas Pertanian Kabupaten Dairi.

Berbicara mengenai kopi, Ibrahim menuturkan bahwa cerita dibalik kopi ini yang sangat menarik, dimana perjalanan satu biji kopi hingga disajikan barista kopi yang akan dituangkan dalam sebuah cerita. 

Sesuai dengan Data BPS, Ibrahim utarakan luas lahan kopi di Sumatera Utara sebanyak 95 ribu hektar, namun memiliki kendala produktifitas dimana jumlah kopi yang dihasilkan tidak memuaskan yakni sebanyak 785 kg/hektar.

"Berdasarkan masukan dari berbagai pihak, kopi ini harus ada pohon pelindung, masa pemupukan harus tepat serta saat pemangkasan. Inilah yang akan diperdalam selama pelatihan ini," ucap Ibrahim.

Untuk kedepannya, Ibrahim  harapkan pelatihan budidaya kopi di Desa Perjuangan akan menjadi tempat percontohan pembelajaran kopi di Dairi bahkan Sumatera Utara. Beberapa lingkup dalam pelatihan tersebut dikatakan Ibrahim adalah tentang budidaya serta melakukan analisis budi daya sesuai good agriculture practices kopi.

"Kami berharap program ini akan menjawab peningkatan nilai tambah potensi kopi dan mampu mewujudkan kesejahteraan petani kopi di Kabupaten Dairi," pungkas Ibrahim.

Kick Off dan pelatihan budidaya kopi tersebut ditandai dengan penandatanganan antara Pemkab Dairi dan Bank Indonesia serta penanaman secara simbolis kopi di lahan demplot yang telah disediakan. Adapun varietas kopi yang ditanam adalah Kopi Arabica varietas Komasti dan Kopi Robusta dilahan seluas kurang lebih 2 hektar.

Gapoktan Berkarya binaan Bank Indonesia sendiri memiliki anggota sebanyak 48 orang petani yang berasal dari kelompok tani Desa Perjuangan, Desa Dolok Tolong dan Desa Kentara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan, Camat Sumbul dan Camat Lae Parira.(ril)/PE


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas