Bawaslu Sumut Awasi Langsung Debat Publik Kedua Paslon Gubsu dan Wakil Pilkada 2024

Oleh : Radar Medan | 07 Nov 2024, 08:09:20 WIB | 👁 627 Lihat
Politik
Bawaslu Sumut Awasi Langsung Debat Publik Kedua Paslon Gubsu dan Wakil Pilkada 2024

Keterangan Gambar : Koordintaor Divisi Humas dan Data Informasi, Saut Boang Manalu (Ist)


RADARMEDAN.COM - Anggota Bawaslu Sumut Johan Alamsyah (Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran), Romson Poskoro Purba (Koordinator Divisi SDMO) dan Payung Harahap (Koordinator Divisi Hukum dan Diklat) hadir dan lakukan pengawasan langsung debat publik kedua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Tahun 2024, Rabu (06/11/2024).

Debat kedua ini dilaksanakan di Hotel Santika Premiere Dyandra, Jl. Kapten Maulana Lubis No.7, Kota Medan yang dimulai pada pukul 20.00 WIB dan juga disiarkan langsung melalui laman resmi Facebook Bawaslu Sumut. 

Pengawasan debat kedua ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh proses debat berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku serta berlangsung secara jujur, adil, dan transparan, selain itu Bawaslu sumut juga memantau dari Masing-masing tim pendukung pasangan calon juga hadir dalam kegiatan ini.

Bawaslu Sumut juga memastikan bahwa setiap pasangan calon Bobby Nasution-Surya dan Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala mendapatkan alokasi waktu yang sama dalam menyampaikan gagasan mereka serta menjaga agar tidak ada kampanye bernarasi negatif yang disampaikan selama debat berlangsung.

Hal ini, merupakan Komitmen penuh Bawaslu Sumut dalam memastikan pelaksanaan Pemilihan Serentak tahun 2024 dapat berlangsung dengan jujur, adil, dan transaparan serta dapat membangun kepercayaan terhadap masyarakat kepada bawaslu dalam menjaga demokrasi yang ada di Provinsi Sumatera Utara.

Bawaslu sumut melalui (Koordintaor Divisi Humas dan Data Informasi) Saut Boang manalu menyampaikan beberapa poin tambahan terkait evaluasi debat kedua yakni “bahwa pada rapat-rapat sebelum dilaksanakannya debat Bawaslu Provinsi Sumatera Utara (Bawaslu Sumut) yang dilibatkan pada saat rapat persiapan debat kedua sudah menyampaikan beberapa hal terkait dengan kesiapan untuk acara debat yang dilaksanakan tadi malam,”.

“Kita Bawaslu Sumut sudah menyampaikan beberapa masukan pada saat acara debat itu agar Pimpinan forum supaya lebih bisa mengendalikan jalannya debat, dimana pada evaluasi debat pertama itu kita melihat sejumlah insiden dari masing-masing pendukung pasangan calon itu tidak kondusif. Sehingga suasana dalam forum itu tidak begitu nyaman dan sedikit mengganggu kepada para paslon yang menyampaikan visi-misinya pada saat berbicara," ucapnya.

Ia menambahkan sudah menyampaikan agar pimpinan forum itu bisa memberikan ketegasan kepada para paslon (Pasangan Calon) atau kepada pendukung manakala ada pendukung pasangan calon tidak tertib atau tidak memberikan suasana kenyamanan pada saat berlangsungnya debat.

“Itu sudah kita sampaikan beberapa kali termasuk juga dalam diskusi-diskusi kita bersama Bawaslu dengan KPU pada saat persiapan debat,” tegas saut.
 
Evaluasi dari debat pertama kita menyimpulkan bahwa perlu ada pemberian sanksi terhadap mereka yang tidak patuh kepada aturan.

"Setelah, Katakanlah kita memberikan peringatan pertama, peringatan kedua, dan di forum kita juga mengusulkan pada saat persiapan supaya diberikan sanksi kepada mereka yang tidak mengikuti aturan, akan tetapi hal ini kita lihat masih kurang maksimal pada saat debat kedua sehingga, suasana pada debat kedua ini ada insiden kericuhan antar pendukung," ucap saut.
 
Kemudian, bahwa atas adanya insiden kericuhan yang berlangsung pada saat debat kedua ini kami melihat adanya ketidakpatuhan antar pendukung sehingga saling menyindir, saling bersorak dan ini yang menimbulkan suasana menjadi riuh dan menimbulkan kericuhan yang pada akhirnya itu sangat mengganggu bagi kita semua, dimana kita berharap publik atau masyarakat Sumatera Utara ini kan sebenarnya menyaksikan secara keseluruhan melalui media sosial atau melalui media Televisi bagaimana perilaku yang seharusnya tidak kita pertontonkan kepada publik.

Oleh karena itu, ini menjadi PR kita semua bukan hanya Bawaslu bukan hanya kepada KPU tetapi kepada kita semua untuk masing-masing mengevaluasi diri sehingga kedepan kita semua bisa menjadi contoh, secara khusus pada saat tampil di hadapan publik dan bisa memberikan edukasi kepada masyarakat.

Dan terkait dengan insiden yang terjadi kita berharap kedua pasangan calon dapat melakukan upaya komunikasi yang baik, komunikasi yang ideal sehingga, konflik atau kericuhan yang terjadi itu tidak berkepanjangan dan kedepan pada saat acara-acara berikutnya atau pada masa kampanye atau pada saat hajatan-hajatan yang mungkin bisa mempertemukan kedua belah pihak itu bisa terhindar dari masalah-masalah atau konflik yang mungkin terjadi pasca debat kedua ini.
 
Selanjutnya, Sambung Saut (Koordinator Divisi Humas dan Datin) tersebut kami berharap kepada semua pihak termasuk secara khusus kepada paslon pada saat kampanye untuk bisa menaati aturan.

“Saya pikir semua kita sudah paham aturan sudah tahu aturan dan kita ini semua adalah orang-orang yang berpendidikan orang-orang yang sebenarnya punya kemampuan memahami aturan, ayo kita secara bersama-sama membangun kesadaran baik dilingkungan kita masing-masing ataupun pada saat kita berada diluar lingkungan kita sehingga kita semua bisa memberikan contoh yang baik kepada publik, serta juga dapat memberikan contoh yang baik kepada jajaran kita masing-masing sehingga proses perjalanan demokrasi kita pada pemilihan serentak 2024 kali ini benar-benar bisa menjadi salah satu sarana pendidikan politik dan edukasi kepada masyarakat Sumatera Utara," pungkasnya.(HM/PE)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas