Bupati Dairi Bagikan Bantuan Pupuk Organik Tanaman Kelapa Genjah Pandan Wangi di Desa Kentara

Oleh : Radar Medan | 17 Jul 2020, 23:01:04 WIB | 👁 2370 Lihat
Ekonomi
Bupati Dairi Bagikan Bantuan Pupuk Organik Tanaman Kelapa Genjah Pandan Wangi di Desa Kentara

Keterangan Gambar : Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu membagikan bantuan pupuk organik tanaman kelapa genjah varietas pandan wangi kepada kelompok tani yang ada di Desa Kentara dan Desa Sempung Polling, kecamatan Lae Parira pada Jumat (17/7/2020).


RADARMEDAN.COM, DAIRI - Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu membagikan bantuan pupuk organik tanaman kelapa genjah varietas pandan wangi kepada kelompok tani yang ada di Desa Kentara dan Desa Sempung Polling, kecamatan Lae Parira pada Jumat (17/7/2020).

Pembagian bibit tersebut dilaksanakan di kantor Kepala Desa Kentara yang turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Dairi Ir. Efendi Berutu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Dairi Drs. Junihardi Siregar, Kepala Seksi Pengawas Pengembangan Usaha Perbenihan Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara Lismawati, Camat Lae Parira Nelson Saragih serta Kepala Desa se-Kecamatan Lae Parira.
 
Dalam arahannya, Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu menyampaikan ucapan terimakasih Pemerintah Provinsi Sumatera Utara karena telah memilih Kabupaten Dairi khususnya Desa Kentara dan Desa Sempung Polling untuk membagikan pupuk organik tanaman kelapa yang istimewa tersebut. 

“Mari kita buktikan pilihan itu tidak salah, dipercayakan kepada kita marilah kita tunaikan kepercayaan ini,” ujar Bupati.

Untuk ke depan, Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu mengatakan penentuan harga untuk kelapa tersebut harus mulai dipikirkan dimana harganya harus lebih bagus dari pada jenis buah kelapa yang lainnya sehingga bisa memberikan nilai tambah bagi para petani. 

“Jika nilai tambahnya ada bagi para petani, maka sejahteralah para petani kita di masa-masa yang akan datang,” ujar Bupati.

Kepada Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Dairi, Bupati menginstruksikan agar dapat mencari cara bagaimana agar semangat dalam bertani sehingga produksi pertanian para petani dapat menjadi lebih meningkat. 

Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu sangat yakin para petani di Kabupaten Dairi dapat menghasilkan produksi pertanian dengan baik, namun terkendala di bagian pemasaran sehingga hal itu yang akan menjadi perhatian dari pemerintah untuk membantu proses pemasaran produk tersebut.

Sebelumnya, Kepala Seksi Pengawas Pengembangan Usaha Perbenihan Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara mengatakan untuk tahap awal sebelum bibit kelapa genjah varietas pandan wangi dibagi, pupuk organik ini harus diterapkan terlebih dahulu. Untuk bibit kelapanya, Ia menuturkan akan mengupayakan secepatnya jika proses dapat berjalan dengan baik bibit kelapa akan sampai di Kabupaten Dairi pada bulan Agustus 2020. 

“Semoga bantuan dari Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara ini bisa meningkatkan ekonomi peteni kita. Itulah yang menjadi tujuan kita apalagi ditengah pendemi covid-19 yang masih melanda hingga saat ini,” ucapnya.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Dairi dalam laporannya mengatakan untuk penerima bantuan pupuk organik tersebut terdapat 2 desa, yakni Desa Kentara dan Desa Sempung Polling dengan jumlah penerima sebanyak 40 KK. 

“Yang akan diberikan hari ini adalah pupuk organik yang jumlahnya sebanyak 1 ton dan bibit akan diserahkan pertengahan bulan Agustus. Oleh karena itu, pupuk organik ini sebagai pupuk dasar agar benar-benar dipergunakan dengan baik, ketika nanti bibitnya akan ditanam, pupuk organiknya sudah ada sehingga kita harapkan keberhasilan akan tanaman kelapa ini dapat kita rasakan hasilnya,” ujar Kepala Dinas. 

Untuk jumlah tanaman kelapa yang ada di Kecamatan Lae Parira, Ia katakan terdapat sebanyak 5.000 batang dengan luas diperkirakan 50 hektar. Untuk jumlah produksi Ia katakan bisa mencapai 600 kg per tahun setiap hektar dengan jumlah petani kelapa sebanyak 215 orang.
 
Dalam kesempatan yang sama usai menerima bantuan pupuk organik, Hotni Simamora Ketua kelompok tani mewakili para penerima bantuan menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Dairi khususnya kepada Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu karena telah memberikan perhatian lewat bantuan pupuk organik dari Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara. 

“Kami sangat terharu Pak, Bapak Bupati Dairi langsung memberikan bantuan kepada kelompok tani. Kami sangat bangga Pak Bupati, semoga ke depan kami para petani ini dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Dairi,” ucapnya dengan rasa haru.(HM)/PE


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya
jeanhakim.jpg

Dalam 10 Hari Polisi Tuntaskan Kasus Pembakaran Rumah Hakim PN Medan, Ini Kronologinya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔15:13:13, 21 Nov 2025

RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .

Berita Selengkapnya
peran_media.jpg

Menjaga Profesionalisme: Saling Memahami Tupoksi Pejabat Negara dan Wartawan

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:54:55, 18 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .

Berita Selengkapnya
content.jpg

Inilah 30 Media Online Terpopuler di Sumatera Utara Versi Chat GPT

🔖 TEKNOLOGI 👤Radar Medan 🕔14:16:59, 03 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025. Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .

Berita Selengkapnya
Gubsu_Menemui_Guru_03.jpg

Gubernur Sumut Bobby Nasution Temui Guru SMK 1 Kutalimbaru yang Dilaporkan Orang Tua Siswa

🔖 PENDIDIKAN 👤Radar Medan 🕔17:10:33, 31 Okt 2025

RADARMEDAN.COM, BINJAI – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menemui Sopian Daulai Nadeak, guru SMK Negeri 1 Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, yang dilaporkan orang tua siswa ke polisi. Pertemuan berlangsung di rumah Sopian, di Binjai, Jumat (31/10/2025). Dalam kesempatan itu, Bobby menyampaikan harapannya agar . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas