Dana CU Rp28 Miliar Lenyap, Ratusan Jemaat Paroki Aek Nabara Kembali Geruduk BNI Rantauprapat
Oleh : Radar Medan | 15 Apr 2026, 21:38:13 WIB | 👁 693 Lihat Umum
Keterangan Gambar : Ratusan jemaat kembali turun ke jalan dan menggelar unjuk rasa di depan Kantor BNI Cabang Rantauprapat, Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Labuhanbatu, pada Rabu (15/5/2026).
RADARMEDAN.COM, RANTAUPRAPAT – Nasib nahas yang menimpa tabungan Credit Union (CU) Gereja Katolik Paroki Aek Nabara memicu aksi protes lanjutan. Ratusan jemaat kembali turun ke jalan dan menggelar unjuk rasa di depan Kantor BNI Cabang Rantauprapat, Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Labuhanbatu, pada Rabu (15/5/2026).
Kedatangan massa kali ini masih membawa tuntutan yang sama: meminta kejelasan nasib dana tabungan gereja senilai lebih dari Rp28 miliar yang dilaporkan hilang di bank pelat merah tersebut.
Berbagai poster kecaman dibentangkan oleh para peserta aksi. Tulisan seperti “Boikot BNI”, “BNI Penipu”, hingga “BNI Mana Uang Kami” mewarnai jalannya demonstrasi. Aksi ini turut dipimpin oleh sejumlah tokoh agama setempat, di antaranya Suster Natalia Situmorang, Pastor Ino, dan Frater Frits Sinaga, yang bergantian berorasi dari atas mobil komando.
Dalam orasinya, Frater Frits Sinaga melontarkan sindiran tajam terhadap kredibilitas bank tersebut. Ia mendesak pihak bank untuk segera menunjukkan iktikad baik dan menyelesaikan persoalan ini.
“Bertanggung jawablah BNI. Kalau tidak bertanggung jawab, berarti BNI bukan Bank Negara Indonesia melainkan Bank Nipu Indonesia!” tegas Frater Frits yang langsung disambut riuh teriakan “Kembalikan uang kami” dari para jemaat.
Sementara itu, Suster Natalia Situmorang menyoroti dampak sosial yang harus ditanggung jemaat akibat hilangnya dana tersebut. Ia menyebut bahwa uang miliaran rupiah itu bukanlah angka semata, melainkan hasil keringat jemaat selama puluhan tahun yang dipersiapkan untuk masa depan, terutama pendidikan anak.
“Coba buka mata kalian lebar-lebar. Orang tua di sini sedang berjuang agar anak mereka minimal bisa tamat SMA. Ini uang dari tetesan keringat dan air mata, tapi sekarang hilang begitu saja tanpa ada pertanggungjawaban dari pimpinan BNI. Siapapun pimpinannya, turun dan temui kami,” ungkapnya penuh kekecewaan.
Pimpinan BNI Diperiksa Polda Sumut
Setelah aksi berlangsung memanas selama lebih dari dua jam, pihak BNI akhirnya menemui massa. Dua staf BNI Cabang Rantauprapat, Hendrik Simatupang dan Budiati Rumahorbo, keluar untuk memberikan klarifikasi.
Budiati menjelaskan bahwa Kepala Cabang BNI Rantauprapat, Muhammad Kamel, tidak dapat menemui massa karena sedang berada di Medan. Pimpinannya tersebut tengah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Sumatera Utara terkait kasus hilangnya dana CU gereja. Ia bahkan sempat menunjukkan bukti surat jalan sang kepala cabang kepada massa.
Penjelasan tersebut rupanya tidak langsung diterima. Massa yang telanjur kecewa menuding pihak bank sedang mencari alasan untuk menyembunyikan pimpinannya. Situasi pun sempat kembali tegang.
Melihat kondisi tersebut, Kuasa Hukum CU Paroki Aek Nabara, Bryan Roberto Mahulae, mengambil alih situasi. Ia menenangkan massa dengan mengonfirmasi kebenaran informasi dari staf BNI tersebut.
“Saya sudah cek melalui telepon, dan memang benar pimpinan BNI Cabang Rantauprapat sedang berada di Polda Sumut untuk menjalani pemeriksaan,” terang Bryan.
Mendengar konfirmasi dari kuasa hukum mereka, emosi ratusan jemaat perlahan mereda. Meski harus pulang tanpa mendapat kepastian kapan uang mereka akan kembali, massa akhirnya bersedia membubarkan diri dengan tertib.
Kasus hilangnya dana tabungan CU ini sebelumnya mencuat pada akhir Februari 2026. Pihak gereja menyadari bahwa saldo mereka menyusut drastis secara bertahap. Hal ini memicu aksi unjuk rasa pertama yang digelar pada Kamis (12/3/2026) lalu, di mana pihak gereja menduga adanya indikasi penggelapan oleh oknum manajemen bank.(hm)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .