Diduga Palsukan Klaim Asuransi, Nasabah Laporkan Sequis Life

Oleh : Radar Medan | 27 Mar 2025, 10:43:20 WIB | 👁 2269 Lihat
Hukum dan Kriminal
Diduga Palsukan Klaim Asuransi, Nasabah Laporkan Sequis Life

Keterangan Gambar : Kuasa hukum pelapor, Rustam Tambunan SH, mengungkapkan hal ini saat memberikan keterangan kepada awak media di Polrestabes Medan, Rabu (26/3/2025).


RADARMEDAN.COM  - Seorang warga kota Medan bernama Cendra Irawan melaporkan Direktur PT Deswa Invisco Multitama, Naswardi, serta pihak PT Asuransi Jiwa Sequis Life yang diwakili Ted Margono, pada 15 Maret 2025 lalu.

Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/881/III/2025/SPKT/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara.

Kuasa hukum pelapor, Rustam Tambunan, SH, mengungkapkan hal ini saat memberikan keterangan kepada awak media di Polrestabes Medan, Rabu (26/3/2025).

Menurut Rustam, kliennya yang merupakan nasabah PT Asuransi Jiwa Sequis Life dengan nomor anggota 3007157977, dikeluarkan dari keanggotaan tanpa pemberitahuan sejak Agustus 2023.

Namun, masalah mulai mencuat ketika Cendra Irawan sedang menjalani cuci darah di Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida, Medan, pada 5 Februari 2025 lalu. 

Pada hari itu, pihak rumah sakit menanyakan kepada Cendra mengenai pengajuan klaim asuransi, lantaran lima hari sebelumnya seorang pria bernama Naswardi, yang disebut sebagai konsultan PT Deswa Invisco Multitama, menyerahkan sejumlah dokumen atas nama Cendra.

Dokumen tersebut mencakup fotokopi KTP, kartu debit BCA, surat pernyataan persetujuan, serta formulir keterangan dokter terkait penyakit ginjal kronis yang ditandatangani oleh pihak rumah sakit.

"Padahal, klien kami tidak pernah mengajukan klaim tersebut," ujar Rustam.

Keberatan dengan hal tersebut, Candra melapor ke Polrestabes Medan.

"Atas dasar itu, kami merasa keberatan dan melaporkan dugaan pemalsuan ini ke Polrestabes Medan agar diproses sesuai hukum yang berlaku," tambah Rustam didampingi stafnya.

Rustam menegaskan bahwa pihaknya menduga adanya tindak pidana pemalsuan dokumen sebagaimana diatur dalam Pasal 263 KUHP berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946.

Selain melaporkan PT Asuransi Jiwa Sequis Life, mereka juga turut menyeret PT Deswa Invisco Multitama dalam kasus ini.

Sebelum melaporkan kasus ke kepolisian, Rustam menyebut pihaknya telah mengirimkan somasi kepada kedua perusahaan terkait. Namun, tanggapan yang diterima tidak memuaskan.

"Somasi pertama hanya menjelaskan bahwa klien kami bukan lagi nasabah mereka, sedangkan somasi kedua terkait dugaan klaim palsu tidak mendapat balasan sama sekali," jelasnya.

Rustam pun mendesak pihak kepolisian agar segera mengambil tindakan hukum terhadap pihak yang bertanggung jawab dalam perkara ini.

"Kami meminta Polrestabes Medan untuk segera memproses dan memeriksa pihak terkait guna mempertanggungjawabkan perbuatannya," pungkasnya.

Saat dikonfirmasi ke pihak legal Sequis Life, Jhonson Manik menyampaikan belum mengetahuinya.

"Kami belum mengetahui hal tersebut, sampai saat ini belum dapat surat pemberitahuan," ucapnya. (HM/PE)

 


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas