Eksklusif Pdt. Gloria Iriany Balle: Kami Tak Anti Pembangunan, Tapi Jangan Rampas Hak Ibadah

Oleh : Radar Medan | 26 Mei 2026, 21:25:20 WIB | 👁 69 Lihat
Tokoh
Eksklusif Pdt. Gloria Iriany Balle: Kami Tak Anti Pembangunan, Tapi Jangan Rampas Hak Ibadah

Keterangan Gambar : Gembala Sidang Gereja POUK (Chapel) USU Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div. (Foto : Radarmedan)


RADARMEDAN.COM – Di tengah pusaran polemik dan ancaman pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU), Gembala Sidang Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., akhirnya angkat bicara secara terbuka.

Dalam sebuah sesi wawancara eksklusif Radarmedan.com, sosok yang telah puluhan tahun menggembalakan jemaat di area kampus tersebut membongkar tabir keresahan umat yang merasa diintimidasi di tempat ibadah mereka sendiri.

Wawancara memperlihatkan ketegaran sekaligus kesedihan Pdt. Gloria melihat rumah doa tempat jemaat bernaung kini dihadapkan pada ancaman eksekusi berbalut dalih renovasi.

Ia secara tegas menyayangkan sikap Rektorat USU yang cenderung represif dengan menebar surat peringatan, bukannya membuka ruang musyawarah.

"Sebagai gembala, saya sangat menyayangkan tindakan yang berujung pada penutupan dan rencana pengosongan sepihak ini. Jemaat sejatinya tidak pernah menutup mata atau menentang niat baik dari pihak kampus terkait perbaikan fasilitas. Namun, cara-cara paksaan seperti ini sangat mencederai rasa keadilan jemaat," ungkap Pdt. Gloria.

Ia menekankan bahwa konflik yang membelit Gereja POUK USU bukanlah sekadar sengketa fisik bangunan atau aset tanah semata, melainkan menyangkut kebebasan mendasar jemaat untuk melaksanakan ibadah dengan tenang dan damai.

"Tindakan intimidasi seperti pemagaran seng, pencopotan spanduk oleh satpam, hingga ancaman penertiban, menurutnya sangat tidak mencerminkan wajah kaum intelektual di sebuah institusi pendidikan tinggi," ucapnya.

Iya juga menyayangkan adanya upaya intimidasi oleh oknum yang masuk hngga ke kamar pribadinya seraya mengusirnya.

Lebih lanjut, Pdt. Gloria menyoroti akar masalah yang ditengarai bermula dari konflik internal kepengurusan, yang kemudian merembet dan dimanfaatkan untuk memuluskan agenda pengosongan. Ia pun mendesak semua pihak, terutama Rektorat USU, untuk menanggalkan arogansi dan kembali pada pendekatan yang humanis.

"Masalah internal ini seharusnya bisa diselesaikan dengan duduk bersama, dari hati ke hati, tanpa harus mengekang kebebasan umat beragama. Kami berharap pihak rektorat maupun oknum-oknum terkait dapat membuka mata. Mari kita selesaikan masalah ini dengan mengedepankan dialog dan semangat kasih Kristus, bukan dengan ancaman," ucapnya penuh harap.

Pdt. Gloria juga menegaskan bahwa jemaat dan majelis POUK akan tetap bertahan secara damai untuk mempertahankan hak ibadah mereka. Ia percaya bahwa kebenaran dan keadilan akan menemukan jalannya, asalkan pihak-pihak yang memiliki otoritas bersedia memfasilitasi penyelesaian ini secara transparan, berkeadilan, dan lepas dari intervensi kelompok tertentu.

Kini, publik dan ribuan jemaat menanti, akankah suara lirih namun tegas dari sang gembala ini mampu mengetuk pintu hati para petinggi di Rektorat USU.(HM)


TAGS :


Video Terkait:


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya
jeanhakim.jpg

Dalam 10 Hari Polisi Tuntaskan Kasus Pembakaran Rumah Hakim PN Medan, Ini Kronologinya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔15:13:13, 21 Nov 2025

RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .

Berita Selengkapnya
peran_media.jpg

Menjaga Profesionalisme: Saling Memahami Tupoksi Pejabat Negara dan Wartawan

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:54:55, 18 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas