FIFA Tuduh UEFA Lancarkan \"Kampanye Pencemaran Nama Baik\" Badan sepak bola dunia, FIFA, mengecam UEFA
Oleh : Syaiful W Harahap | 06 Sep 2026, 14:09:11 WIB | 👁 87 Lihat Olahraga
Keterangan Gambar : Presiden UEFA, Aleksander Ceferin (kiri) dan Presiden FIFA, Gianni Infantino (kanan) yang sedang berselisih. (Foto: dw.com/id - Nick Potts/PA Images/IMAGO)
RADARMEDAN.com – Perselisihan antara FIFA (Fédération Internationale de Football Association - Federasi Internasional Asosiasi Sepak Bola) dan UEFA (Union of European Football Associations - Uni Asosiasi Sepak Bola Eropa) telah sampai ke pengadilan di Amerika Serikat. UEFA berupaya untuk mengumpulkan bukti yang akan digunakan dalam proses pidana di Swiss. Felix Tamsut* melaporkannya untuk Deutsche Welle (DW, 4 September 2026).
Badan sepak bola dunia, FIFA, mengecam UEFA dan menuduh organisasi sepak bola Eropa tersebut melancarkan "kampanye pencemaran nama baik" dan "berupaya mencari-cari kesalahan" terhadap FIFA dan Presidennya, Gianni Infantino.
Hal ini terjadi setelah muncul perselisihan antara kedua organisasi terkait rencana FIFA untuk menjual sebagian kepemilikan atas hak-hak komersialnya. UEFA kemudian mengajukan permohonan sepihak (ex parte application) ke Pengadilan DistrikAmerika Serikat yang berada di New York. Tujuannya untuk memperoleh kesaksian dan dokumen dari sejumlah pihak yang berada di AS.
Dokumen-dokumen tersebut akan digunakan dalam proses pidana yang kemungkinan akan dilakukan di Swiss, di mana FIFA dan UEFA sama-sama berkedudukan.
"Bukti permohonan yang disampaikan memang berupa dokumen dengan judul perkara dan nomor registrasi. Namun kenyataannya, dokumen tersebut hanya sekadar siaran pers yang bertujuan mengampanyekan pencemaran nama baik dari UEFA terhadap FIFA dan kepemimpinannya," melansir pernyataan FIFA dalam dokumen yang diajukan ke Pengadilan Distrik AS di Colorado pada Kamis (3/9).
Dalam tuntutannya FIFA meminta untuk mengintervensi perkara tersebut, tujuannya agar proses pengumpulan bukti oleh UEFA dapat ditunda atau dibatalkan.
Menurut UEFA, FIFA Forward Enterprise (FFE), lembaga yang mengelola hak-hak komersial Piala Dunia dengan para investor, didirikan tanpa konsultasi yang mendalam dengan 211 asosiasi anggota FIFA maupun dengan badan-badan pengelola FIFA itu sendiri.
UEFA bahkan mengancam akan memboikot Piala Dunia yang diadakan FIFA apabila rencana tersebut tetap dilaksanakan.
Langkah tersebut akan berdampak pada penyelenggaraan turnamen Piala Dunia putra maupun putri.
Di sisi lain, FIFA berpendapat bahwa organisasi sepak bola Eropatersebut berusaha menggagalkan rencana pembentukan FFE demi mempertahankan dominasi sepak bola Eropa yang terjadi selama ini.
Spanyol menjuarai Piala Dunia FIFA 2026. (Foto: dw.com/id - Evrim Aydin/Anadolu/picture alliance)
Akibatnya, beberapa negara menyatakan tidak akan mendukung pencalonan kembali Infantino sebagai Presiden FIFA dalam pemilihan yang akan berlangsung pada Maret 2027 mendatang. Memang, rencananya Presiden FIFA kelahiran Swiss tersebut akan kembali mencalonkan diri menjadi Presiden FIFA untuk periode keempatnya.
Selain UEFA, dua konfederasi sepak bola kontinental lain juga menuntut pengunduran diri Infantino.
CONCACAF, yang mewakili Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Karibia, dan Asian Football Confederation (AFC), telah menyuarakan keberatan mereka terhadap kepemimpinan Infantino. Saat ini, hanya konfederasi sepak bola Amerika Selatan dan Afrika yang masih memberikan dukungan kepadanya.
UEFA juga menuntut adanya "peninjauan eksternal secara independen" untuk menyelidiki bagaimana proposal pembentukan FFE dapat muncul.
"FIFA tidak bisa melakukan investigasi secara mandiri dan berharap komunitas sepak bola menerima begitu saja kesimpulan yang mereka hasilkan," ujar UEFA. (Sumber: Reuters, EP, AFP)/(Artikel ini pertama kali terbit dalam Bahasa Inggris/Diadaptasi oleh Athif Aiman/Editor: Yuniman Farid)/dw.com/id. [*]
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .