Jerman Tertinggal di Babak Pertama Menang 2-1 Atas Pantai Gading di Piala Dunia FIFA 2026 Gol pemain Pantai Gading, F. Kessie, di menit 30 membuat Jerman ketinggal 0-1
Oleh : Syaiful W Harahap | 21 Jun 2026, 06:59:42 WIB | 👁 140 Lihat Olahraga
Keterangan Gambar : Pemain Jerman rayakan kemenangan 2-1 atas Pantai Gading Grup E Piala Dunia FIFA 2026 pada 21/6/2026 (Foto: fifa.com)
RADARMEDAN.com – Jerman sebagai juara Piala Dunia FIFA empat kali, dikejutkan timnas Pantai Gading dengan skor 0-1 sampai turun minum di matchday 2 dari tiga laga Grup E Piala Dunia FIFA 2026 pada hari Sabtu, 20/6/2026, pukul 16.00 waktu setempat bersamaan dengan hari Minggu, 21/6/2026, pukul 03.00 dini hari WIB di BMO Field, Toronto, Kanada, yang ditonton langsung oleh 43.036 penggemar sepak bola.
Gol pemain Pantai Gading, F. Kessie, di menit 30 membuat Jerman ketinggal 0-1. Skor ini bertahan sampai turun minum.
Jerman dan Pantai Gading baru satu kali bertemu itupun dalam pertandingan persahabatan yang berakhir imbang 2-2 (November 2009). Penyerang Jerman, Lukas Podolski, cetak dua gol (brace) untuk Die Mannschaft, termasuk gol penyeimbang di menit ke-90.
Tidak mau tersisih dari kompetisi akbar sepak bola dunia itu, Tim Panser, julukan Timnas Jerman, mengatur serangan. Tapi, baru di menit 68 mereka bisa cetak gol untuk menyamakan skor jadi 1-1 melalui gol D. Undav.
Permainan berlangsung ketat karena kedua tim ingin memenangkan laga agar lolos dari fase grup.
Jerman terus membangun serangan agar bisa memenangkan laga. Tapi, sampai waktu normal 90 menit berakhir skor tetap imbang 1-1. Tentu saja skor ini tidak diinginkan oleh Jerman.
Lag dilanjutkan ke perpanjangan waktu injury time. Ada Undav yang yang cetak brace melalui gol kedua di menit 90+4. Kedudukan jadi 2-1 untuk Jerman.
Skor 2-1 untuk Jerman bertahan sampai laga berakhir.
Dengan kemenangan Jerman ini posisi berdasarkan poin di Grup E:
Pantai Gading: 3 – poin maksimal: 6, selisih gol: 2:2
Ekuador: 0 – poin maksimal: 6, selisih gol: 0:1
Curacao: 0 – poin maksimal: 6, selisih gol: 1:7
Dengan kondisi di atas keempat tim memperebutkan tiket lolos fase grup, hanya saja kans terbesar ada di timnas Jerman. Cukup main imbang dengan Ekuador, Jerman pastikan diri lolos fase grup.
Pertandingan selanjutnya di Grup E:
Matchday2:
Ekuador vs Curacao (21/6/2026, pukul 07.00 WIB)
Matchday 3:
Ekuador vs Jerman (24/6/2026, pukul 02.00 WIB)
Curacao vs Pantai Gading (24/6/2026, pukul 02.00 WIB)
Pantai Gading membuktikan mereka bukan timnas kacangan dengan unggul di babak pertama lawan timnas Jerman.
Prediksi pengamat yang sebut Die Mannschaft akan cetak gol pertama yang cepat di awal laga justru terbalik karena Pantai Gading yang duluan unggul di babak pertama.
Jerman terakhir angkat trofi Piala Dunia FIFA pada tahun 2014 yang merupakan juara keempat, tetapi Jerman gagal lolos dari fase grup di Piala Dunia 2018 dan 2022.
Pantai Gading finis di puncak grup kualifikasi CAF, Afrika, yang membawa mereka ke babak final Piala Dunia FIFA 2026 yang merupakan pertama kalinya sejak 2014.
Statistik pertandingan antara Jerman dan Pantai Gading menunjukkan:
Bola dikuasai oleh pemain Jerman sebesar 55%, sedangkan pemain Pantai Gading 45%.
Tembakan langsung ke gawang dilesatkan pemain Jerman sebanyak tujuh, sementara pemain Pantai Gading dua tembakan.
Sepak pojok ditendang pemain Jerman sebanyak delapan, sedangkan pemain Pantai Gading tiga tendangan pojok.
Wasit tidak mengeluarkan kartu kuning atau kartu merah di laga ini.
Pertandingan di Piala Dunia FIFA 2026 pada 21/6/2026 – WIB:
Grup F:
Belanda 5-1 Swedia
Tunisia vs Jepang (pukul 11.00)
Grup E:
Jerman 2-1 Pantai Gading
Ekuador vs Curacao (pukul 07.00)
Grup H:
Spanyol vs Arab Saudi (pukul 23.00)
Pertandingan di Piala Dunia FIFA 2026 pada 22/6/2026 – WIB:
Grup G:
Belgia vs Iran (pukul 02.00)
Selandia Baru vs Mesir (pukul 08.00)
Grup H:
Uruguay vs Cape Verde (pukul 05.00)
Daftar Juara Dunia FIFA:
Brasil (1958, 1962, 1970, 1994, 2002): 5
Italia (1934, 1938, 1982, 2006), Jerman (1954, 1974, 1990, 2014): 4
Argentina (1978, 1986, 2022): 3
Uruguay (1930, 1950), Prancis (1998, 2018): 2
Inggris (1966), Spanyol (2010): 1
Hat-trick Hat-trick Piala Dunia FIFA 2026:
L. Messi (Argentina) vs Aljazair (3-0), J. David (Kanada) vs Qatar (6-0)
Top skor Piala Dunia FIFA 2026 sampai 21/6/2026:
D. Undav (Jeman), L. Messi (Argentina), J. David (Kanada): 3
C. Summerville (Belanda), Vinícius Jr (Brasil), C. Gakpo (Belanda), J. Manzambi (Swiss), B. Brobbey (Belana), E. Just (Selandia Baru), K. Mbappé (Prancis), E. Haaland (Norwegia), H. Kane (Inggris), M. Cunha (Brasil), C. Larin (Kanada), F. Balogun (AS), Y. Ayari (Swedia), I. Saibari (Maroko), K. Havertz (Jerman): 2
Top skor Piala Dunia FIFA (Sumber: bbc.com):
Lionel Messi (Argentina): 16
Miroslav Klose (Jerman): 16
Ronaldo (Brasil): 15
Gerd Muller (Jerman): 14
Kylian Mbappe (Prancis): 14
Just Fontaine (Prancis): 13
Pele (Brasil): 12
Jurgen Klinsmann (Jerman): 11
(Bahan: bbc.com, fifa.com dan sumber-sumber lain). [*]
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .