Indra Sjafri: Kehadiran Gubernur dan Suporter Bikin Garuda Muda Tumbangkan Vietnam

Oleh : Radar Medan | 09 Jun 2026, 08:34:51 WIB | 👁 63 Lihat
Olahraga
Indra Sjafri: Kehadiran Gubernur dan Suporter Bikin Garuda Muda Tumbangkan Vietnam

RADARMEDAN.COM – Tokoh sepak bola Indonesia, Indra Sjafri, memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme suporter dan Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution yang memadati Stadion Utama Sumatera Utara saat Timnas Indonesia U-19 mengalahkan Vietnam 2-1 pada laga terakhir Grup A Piala AFF U-19 2026, Minggu (7/6/2026) malam.

Menurut Indra, kehadiran puluhan ribu suporter dan gubernur di stadion secara langsung dalam setiap laga tidak hanya menciptakan atmosfer luar biasa di stadion, tetapi juga menjadi faktor penting yang membantu skuad Garuda Muda meraih kemenangan sekaligus memastikan tiket semifinal sebagai juara Grup A.

" Saya sangat mengapresiasi animo luar biasa dari pendukung Timnas Indonesia di Stadion Utama Sumut, termasuk gubernur. Itu bukti nyata bahwa sepak bola Indonesia memiliki daya tarik yang sangat besar. Bukan tidak mungkin Indonesia bisa tampil di Piala Dunia," kata Indra Sjafri, Senin (8/6/2026) melalui pesan whats app.

Mantan pelatih Timnas Indonesia U-19 tersebut menilai dukungan suporter memberikan energi tambahan bagi para pemain muda yang masih berada dalam proses pembentukan mental bertanding.

Menurutnya, pemain berusia 18 hingga 19 tahun membutuhkan dorongan psikologis yang kuat saat menghadapi pertandingan besar. Sorakan dan dukungan yang terus menggema sepanjang laga menjadi suntikan semangat yang tidak bisa diperoleh dari sesi latihan.

"Ketika stadion penuh dan dukungan datang dari tribun sejak menit pertama hingga akhir pertandingan, itu membuat pemain memiliki motivasi lebih besar. Kaki yang tadinya terasa berat bisa menjadi lebih ringan karena semangat dari suporter," ujarnya.

Indra juga menyebut suporter layak disebut sebagai pemain ke-12 dalam pertandingan melawan Vietnam. Ia menilai tekanan yang muncul dari tribun membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan terbaiknya.

Vietnam, kata dia, merupakan tim yang memiliki kualitas teknik dan organisasi permainan yang baik. Namun atmosfer stadion yang penuh sesak dengan dukungan untuk Indonesia menjadi keuntungan tersendiri bagi tuan rumah.

"Vietnam adalah tim yang rapi secara permainan. Tetapi ketika bermain di depan puluhan ribu pendukung Indonesia, tentu tekanannya berbeda. Dukungan suporter memberikan kepercayaan diri lebih kepada pemain kita," katanya.

Selain mengapresiasi dukungan publik, Indra mengingatkan bahwa tingginya animo masyarakat juga menghadirkan tanggung jawab besar bagi tim pelatih dan para pemain.
Menurutnya, ekspektasi publik harus dibayar dengan kerja keras, disiplin, dan penampilan terbaik di lapangan.

"Suporter sudah memberikan dukungan penuh. Karena itu pelatih, staf, dan pemain juga harus membalasnya dengan kerja keras dan hasil terbaik," tegasnya.

Indra berharap atmosfer seperti yang terlihat di Stadion Utama Sumut dapat terus terjaga pada pertandingan-pertandingan berikutnya. Ia mengajak masyarakat untuk terus memenuhi stadion dan memberikan dukungan positif kepada Timnas Indonesia.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga sportivitas selama pertandingan agar sepak bola Indonesia semakin dihormati di tingkat internasional.

"Datang ke stadion, dukung tim dengan positif, bangga menyanyikan Indonesia Raya, tetapi tetap menghormati lawan. Suporter yang baik adalah suporter yang mendukung habis-habisan tanpa kehilangan sportivitas," ujarnya.

 Lebih lanjut, Indra optimistis dukungan besar dari masyarakat dapat membantu Indonesia mewujudkan target bersaing di level Asia bahkan dunia.

Ia juga berharap Timnas Indonesia U-19 mampu mengulangi prestasi menjadi juara Piala AFF U-19, seperti yang pernah diraihnya saat menukangi Garuda Muda pada edisi sebelumnya.

"Kalau atmosfer seperti ini terus terjaga di setiap laga kandang, saya yakin peluang Indonesia untuk bersaing di level yang lebih tinggi akan semakin terbuka. Semoga Timnas U-19 bisa kembali menjadi juara," pungkasnya.


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya
jeanhakim.jpg

Dalam 10 Hari Polisi Tuntaskan Kasus Pembakaran Rumah Hakim PN Medan, Ini Kronologinya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔15:13:13, 21 Nov 2025

RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .

Berita Selengkapnya
peran_media.jpg

Menjaga Profesionalisme: Saling Memahami Tupoksi Pejabat Negara dan Wartawan

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:54:55, 18 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas