Ini 5 Mitos Salah Terkait Cas Handphone atau Merawat Baterai

Oleh : Radar Medan | 12 Sep 2021, 16:57:17 WIB | 👁 14081 Lihat
Teknologi
Ini 5 Mitos Salah Terkait Cas Handphone atau Merawat Baterai

RADARMEDAN.COM - Terdapat beberapa informasi yang ternyata merupakan mitos yang salah pada baterai ponsel yang selama ini dikira sebagai sesuatu yang benar.

Beberapa mitos tersebut misalnya terkait dengan masa pakai baterai dan cara pengisian daya pada ponsel. Mungkin Anda pernah mendengar beberapa mitos terkait kedua hal tersebut seperti baterai harus dipakai sampai habis untuk memperpanjang umur baterai.

Berikut sejumlah mitos dan miskonsepsi terkait cara untuk mengisi daya dan memelihara baterai ponsel.

1. Habiskan baterai ponsel sepenuhnya untuk perpanjang masa pakai
Mungkin hal itu menjadi salah satu mitos baterai yang tersebar di luar sana. Namun sayangnya hal itu hanya berlaku jika Anda menggunakan baterai dengan partikel nikel-kadmium pada tahun 80 hingga 90 an.

Baterai nikel kadmium digunakan untuk Sony camcoder atau Sega Game Gear pada 1993. Cara itu dinilai kuno, yakni menyarankan penggunanya harus menguras baterai hingga benar-benar habis, sebelum mengisi ulang.

Lalu, kini penggunaan baterai pada teknologi terbaru menggunakan Li-ion dinilai tidak terpengaruh oleh aturan tersebut. Namun disarankan untuk tidak menyelesaikan pengisian daya pada indikator baterai yang masih 30, 50 atau 97 persen.

2. Kuras baterai Anda hingga 0 persen untuk mengkalibrasi pengukur
Pada kasus ini diperuntukan untuk mengetahui muatan sebenarnya pada kapasitas baterai. Singkatnya, metode ini untuk mengukur seberapa akurat sistem indikator baterai memberikan informasi pengisian daya ponsel. Namun metode ini hanya dapat digunakan pada ponsel terkini yang menggunakan baterai Li-ion.

Biasanya perangkat seluler sedikit kehilangan muatan aslinya seiring berjalannya penggunaan, yang berarti sistem operasi tidak mengkomunikasikan pengisian baterai yang tepat kepada pengguna.

Untuk memastikannya, Anda harus benar-benar menguras baterai dan kemudian mengisi daya hingga penuh setiap 2-3 bulan sekali. Sistem operasi mencatat pengurasan daya itu, dan dapat merusak menampilkan informasi level baterai akurat dari 0 hingga 100 persen.

Mitos ini diklaim benar dan dapat bekerja dengan baik. Untuk membandingkan hasil indikator orisinal ponsel, Anda dapat menggunakan aplikasi pihak ketiga sebagai rujukan informasi daya ponsel. Salah satunya dengan menggunakan AVG Cleaner untuk pengguna Android.

3. Pengisian daya paling bagus pakai aksesori pabrikan resmi
Beberapa pengguna ponsel pintar mengklaim bahwa penggunaan aksesori pengisian daya pabrikan ponsel merupakan perangkat yang paling bagus untuk mengisi daya.
Sebagian pengguna beropini bahwa penggunaan aksesori tidak resmi membuat ponselnya dapat tidak mengisi daya dengan cepat hingga berakhir kerusakan pada masa baterai ponsel. Namun faktanya, pengisi daya aksesori pihak ketiga mampu mengisi daya ponsel Anda seperti aslinya.

Namun demikian, tak dipungkiri aksesori dengan nilai jual yang murah tak bisa bertahan lama dan berhenti berfungsi usai beberapa minggu pemakaian.

Jika Anda menginginkan aksesori yang andal, gunakan kabel asli yang sesuai dengan ponsel Anda atau dapat membelinya di toko resmi baik toko daring maupun luring. Jika hendak membeli di toko daring, disaranan untuk melihat ulasan serta pemberian bintang pada pasca pembelian.

4. Cabut ponsel saat daya terisi 100 persen
Beberapa pengguna beropini bahwa mencabut ponsel pada saat indikator sudah 100 persen diklaim dapat memperpanjang masa baterai, bahkan jika lebih dapat merusak baterai. Mitos tersebut mungkin sering dilontarkan pada sebagian pengguna.

Namun, saat ini teknologi AI pada ponsel dapat mengatur secara otomatis penerimaan daya ke baterai jika sudah terisi penuh. Jadi, mitos itu terpatahkan oleh sederet teknologi yang disematkan pada ponsel pintar terbaru.
 

5. Hindari suhu panas dan dingin yang ekstrim
Suhu ruangan atau udara memang menjadi hal yang dianggap menjadi ketakutan bagi sebagian pengguna ponsel pintar. Namun, jika ada mitos bahwa penggunaan ponsel di suhu yang relatif panas atau dingin dapat mempengaruhi usia baterai, bisa dipastikan itu benar.

Hal itu cukup mendasar, lantaran aliran ion dan stabilitas bahan kimia yang ada di baterai dipengaruhi oleh fluktuasi suhu yang parah dan ekstrim. Selain itu, kecepatan reaksi kimia dalam Li-ion dapat meningkat seiring terpengaruh suhu.

Berada di kondisi cuaca panas dan secara mendadak di bawa ke suhu udara yang dingin secara mendadak dianggap dapat mempengaruhi keadaan cairan kimia yang ada di dalam baterai, bahkan dapat berujung merusak ponsel.

Meski begitu, drastisnya suhu di luar ponsel dapat diredam dengan mekanisme bawaan ponsel yang mencegah perubahan suhu drastis itu dapat dihindarkan. Namun tetap disarankan untuk menjaga stabilitas suhu, untuk menjaga kondisi ponsel tetap baik, menurut laporan AVG. (cnn/PE)


TAG :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

MUST.jpg

Musra Tentukan Arah Dukungan Capres 2024 dan Pembangunan Sumut

🔖 KOMUNITAS 👤Radar Medan 🕔00:47:00, 31 Jan 2023

RADARMEDAN.COM - Musyawarah Rakyat (MUSRA) se Sumatera Utara akan berlangsung di GOR Futsal Dispora Pemprov Sumut, Jalan Willem Iskandar, Pancing, pada Sabtu 11 Februari 2023 mendatang. Ketua Panitia Musra, TM Yusuf, mengatakan akan menghadirkan empat ribu warga Sumut yang akan menggunakan hak suara memilih Calon Presiden dan Calon Wakil . . .

Berita Selengkapnya
hbb2.jpg

Dampingi Keluarga Korban Aipda GS, LBH HBB Pertanyakan Proses Penyelidikan

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔22:19:19, 26 Jan 2023

RADARMEDAN.COM - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Horas Bangso Batak (HBB) dampingi keluarga korban Aipda GS yang tewas beberapa waktu lalu mengunjungi Polsek Medan Helvetia, Kamis 26/01/2023. LBH HBB dipimpin Thomson M Parapat, SH bersama Donal Lubis, SH dan Hengki Silaen, SH mendampingi Gutben Silaen selaku abang kandung korban. Gutben Silaen . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20230126-WA0042_compress5.jpg

Presiden Jokowi Paparkan Sejumlah Langkah Sukses Pemerintah Tangani Pandemi

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔16:05:54, 26 Jan 2023

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo memaparkan sejumlah langkah yang diambil pemerintah Indonesia dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan negara-negara di dunia sejak tahun 2020. Menurut Presiden, langkah pertama yang diambil pemerintah adalah melakukan manajemen makro dan mikro secara efektif sehingga semua . . .

Berita Selengkapnya
kabid.jpg

Kabid Pembinaan SMA Angkat Bicara Terkait Delapan Guru Korban Dugaan Penipuan P3K di Labuhanbatu

🔖 PENDIDIKAN 👤Radar Medan 🕔22:35:39, 25 Jan 2023

RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU - Terkait dugaan penipuan terhadap delapan guru honor di Labuhanbatu oleh Kepala Sekolah dengan modus guna mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara (Provsu) angkat bicara. BACA JUGA : Delapan Guru di . . .

Berita Selengkapnya
KEPRI.jpg

Kolaborasi Disdukcapil dan Kominfo Urus KTP di Batam Kini Bisa Online

🔖 KEPRI - BATAM 👤Radar Medan 🕔22:27:27, 25 Jan 2023

RADARMEDAN.COM, BATAM - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Batam menyiapkan Aplikasi Layanan Kependudukan Secara Elektronik (LAKSE). Aplikasi LAKSE ini merupakan aplikasi yang dikembangkan guna menampung permohonan masyarakat dalam hal kepengurusan berkas kependudukan sebelum . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20230121-WA0012_compress41.jpg

Korban Tenggelam di Panai Hulu Ditemukan Nelayan di Sei Rakyat

🔖 SEKITAR KITA 👤Radar Medan 🕔15:28:53, 21 Jan 2023

RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU - Setelah melakukan pencarian selama dua hari, korban tenggelam di Pelabuhan Laut Tanjung Sarang Elang, Bambang Panca Darma akhirnya ditemukan di perairan Sei Rakyat, Desa Sei Rakyat, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu, berjarak sekitar 12 Kilometer dari lokasi kejadian, Sabtu (21/1) pukul 07.45 WIB. BACA . . .

Berita Selengkapnya
tonny.jpg

PLN Siap Dukung F1H2O Pertama di Indonesia

🔖 OLAHRAGA 👤Radar Medan 🕔17:11:39, 20 Jan 2023

RADARMEDAN.COM -  Indonesia terpilih sebagai tuan rumah ajang kejuaraan dunia balap perahu super cepat F1 Powerboat (F1H2O) pada tahun 2023. Perhelatan internasional tersebut akan diselenggarakan di Danau Toba, Sumatera Utara pada 24 hingga 26 Februari 2023 mendatang. FIH2O merupakan Kejuaraan Dunia Powerboat yang . . .

Berita Selengkapnya
taput13.jpg

Pemkab Tapanuli Utara Terima Penghargaan dari Kementerian ATR/BPN

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔09:13:53, 20 Jan 2023

RADARMEDAN.COM, Medan - Kementerian BPN/ATR Republik Indonesia melalui Kakanwil ATR/BPN SUMUT mengadakan Rapat Kerja Daerah utk seluruh Kab/Kota di Sumatera Utara. Bertempat di Hotel Grand Mercure Medan, Kamis (19/1/2023). Topik utama dalam Rapat Kerja Daerah ini adalah terkait penguatan dukungan Pemerintah Daerah dalam hal implementasi . . .

Berita Selengkapnya
sikarta.jpg

Produksi Kopi SIKARTA Naik Berkat Bantuan PLN Peduli

🔖 KULINER 👤Radar Medan 🕔09:25:39, 19 Jan 2023

RADARMEDAN.COM - Kopi dari Pulau Sumatera sangat diminati oleh para penikmat kopi di Indonesia karena memiliki cita rasa yang khas.  Kali ini kopi dataran tinggi Gunung Meriah “Kopi Si Karta” mulai populer di kalangan penikmat kopi di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.   Kopi Si Karta pertama kali . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20230118-WA0040.jpg

Delapan Guru di Labuhanbatu Diduga Jadi Korban Penipuan Kepala Sekolahnya Sendiri

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔18:08:43, 18 Jan 2023

RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU - Penipuan dengan modus menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) masih saja terjadi. Kali ini, sebanyak delapan guru honorer di SMA Negeri 2 Bilah Hilir, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, menjadi korban oleh kepala sekolahnya sendiri. Keterangan yang disampaikan oleh . . .

Berita Selengkapnya

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Anda Suka Smartphone Samsung atau OPPO?
  Samsung
  Oppo