Kemen PPPA Diminta Turun Tangan Atasi Kasus Bocah Disodomi 10 Pria di Medan
Oleh : Radar Medan | 12 Sep 2021, 11:14:51 WIB | 👁 3115 Lihat Nasional
RADARMEDAN.COM - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) diminta turun tangan atasi kasus bocah disodomi oleh sepuluh pria dewasa di Medan.
Penegasan itu disampaikan Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang, Junaidi Malik menjawab pertanyaan wartawan soal kasus sodomi tersebut.
"Kasus sodomi dialami korban yang masih berusia 10 tahun tidak lagi bisa dipandang sebelah mata. Oleh karenanya, Kemen PPPA diharapkan berperan dalam memecahkan persoalan ini," tegas Junaidi Malik dihubungi melalui sambungan telepon seluler, Sabtu (11/9/2021).
Menurut Junaidi, kasus sodomi ini menuntut perhatian serius dari Kemen PPPA, indikatornya karena korban sangat membutuhkan pendamping serius mulai Psikiater sampai siskologi.
"Kami (LPA dan pengacara hukum korban) yang menangani kasus sodomi tersebut bekerja ikhlas tanpa mengharapkan biaya. Dari itulah, butuh dukungan besar dari Kemen PPPA untuk memenuhi kebutuhan korban," imbuhnya.
Sejauh ini, sebut Junaidi LPA bersama pengacara hukum sudah memberikan pendampingan terhadap korban ke Minauli Consulting, salah satu Layanan Psikologi di Kota Medan.
"Di sana (Minauli Consulting) korban, ditangani oleh psikolog berpengalaman Ibu Dra Irna Minauli MSi secara gratis. Tetapi, pihak Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Medan, tak berkenan. Pendamping harus ditunjuk dari mereka, namun biaya dibebankan kepada keluarga korban. Tentu hal itu sangat memberatkan," sebutnya.
Oleh karena itulah, Junaidi berharap Kemen PPPA segera turun tangan melakukan langkah-langkah terhadap korban.
"Presiden Jokowi sudah menjadikan kejahatan terhadap anak sebagai kejahatan luar biasa. Dari itu, Bila kini kasus sodomi ini telah menyeruak, maka semua pihak harus bertanggung jawab, terlebih lagi Kemen PPPA," pungkasnya.
Untuk diketahui, seorang bocah laki-laki berinisial RAP (10) warga Kecamatan Medan Denai disodomi oleh sepuluh orang dewasa, Senin (23/8/21).
Dalam aksi bejat para pelaku, anak yang masih duduk di kelas 3 Sekolah Dasar (SD) di salah satu sekolah swasta di Medan Amplas ini diancam pakai pisau dan kakinya sebelah kiri dibakar menggunakan puntungan rokok.
Kasus tersebut sudah ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polrestabes Medan. Tetapi, hingga detik ini kasusnya masih mengambang dengan belum menangkap para pelaku.(kbrn)/PE
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .