Kasus Polisi Bentak Pendeta di Dairi, Polres Lakukan Mediasi dan Berdamai
Oleh : Radar Medan | 13 Nov 2021, 20:52:59 WIB | 👁 2442 Lihat Daerah
RADARMEDAN.COM,DAIRI - Adanya pemberitaan disalah satu media online yang menyampaikan oknum Polisi yang diduga membentak seorang pendeta di Desa Bangun. Kapolres Dairi AKBP Wahyudi Rahman SH, SIK, MM melalui Plh Kasat Reskrim Iptu Sumitro Manurung didampingi Kasubbag Humas Iptu Donni Saleh melakukan mediasi untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi.
Mediasi dilaksanakan di Mapolres Dairi, Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Sidikalang, Sabtu (13/11/2021). Dihadiri Pareses HKBP Dairi Pdt Sampur Manullang, Pendeta Esron Ambarita pelayan di HKBP Marturia Desa Bangun 1 Kecamatan Parbuluan dan keluarga serta Kanit Intel Polsek Parbuluan Aipda MT Pardosi.
Pdt. Esron Ambarita secara pribadi meminta maaf kepada Aipda MT. Pardosi dan menyadari itu semua merupakan kesalah pahaman dan Aipda MT. Pardosi juga meminta maaf apabila perkataan dan perbuatannya dengan nada / suara keras membuat tersinggung/tidak nyaman.
Kronologisnya, sekira pukul 12.45 WIB atas undangan dari IPTU Agus Santoso, Pdt. Esron Ambarita beserta istri atas nama Murni Sihotang untuk bertemu di salah satu rumah makan di Kec.Sumbul. Akan tetapi setelah selesai makan siang dan hendak akan membayar Iptu Agus Santoso menanyakan kepada pemilik rumah makan dan di jawab ”Sudah dibayar dan menunjuk Pdt. A. Nainggolan yang makan bersama dengan Agus Santoso, M. Pardosi, Paraeses HKBP Dairi dan Pdt. S. Manullang.
Dari keterangan Pdt Esron, dia tidak tau masalah dengan Aipda MT Pardosi sampai jadi pemberitaan di media. Diakuinya memang ada wartawan yang bertanya terkait permasalahan itu.
“Karena ada wartawan yang bertanya, maka saya ceritakan apa yang terjadi,” ucap Esron.
Menurut Esron Ambarita, permasalahan itu sebenarnya sudah didamaikan dan tidak ada masalah lagi. Mungkin ada jemaat yang menyampaikan kepada wartawan, sehingga naik ke media.
“Untuk itu dalam pertemuan ini saya minta maaf, karena tidak ada niat saya masalah ini menjadi panjang,” ujarnya.
Sementara Aipda MT Pardosi usai mediasi mengaku kalau dirinya tidak ada membentak. Mungkin karena logat bahasa saya yang keras seolah-olah seperti nada membentak.
“Saya juga telah menyampaikan permohonan maaf atas kejadian itu,” ungkapnya.
Terkait permasalahan itu, Plh Kasat Reskrim Iptu Sumitro Manurung mengatakan, ini masalah kesalahpahaman saja, untuk itu, mewakili Kapolres Dairi dan instansi Kepolisian menyampaikan permohonan maaf.
“Kami dari kepolisian Polres Dairi mohon maaf kepada Pdt Esron Ambarita dan keluarga,” ucap Sumitro.
Sebelumnya, dalam pemberitaan di salah satu media online, Pendeta Esron Ambarita (50) pelayan di HKBP Marturia Desa Bangun 1 Kecamatan Parbuluan Kabupaten Dairi Sumatera Utara diduga dibentak oknum polisi bermarga P.
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .
RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025.
Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .