Kemenhub Bangun Halte Percontohan BRT BS13 Lap. Merdeka
Wali Kota Medan : Upaya Pemerintah Mengatasi Kemacetan

Oleh : Radar Medan | 25 Agu 2024, 21:47:09 WIB | 👁 645 Lihat
Berita Kota
Kemenhub Bangun Halte Percontohan BRT BS13 Lap. Merdeka

Keterangan Gambar : Bobby Nasution saatGroundbreaking Halte Percontohan BRT BS 13 Lapangan Merdeka dijalan Balai Kota, Kecamatan Medan Barat, Minggu (25/8).


RADARMEDAN.COM - Wali kota Medan, Bobby Nasution mengapresiasi Kementerian Perhubungan RI yang telah memilih Medan, Binjai, dan Deli Serdang (Mebidang) sebagai daerah pembangunan infrastruktur transportasi umum Bus Rapid Transit (BRT), Karena itu Pemko Medan akan berkomitmen mendukung suksesnya proyek pembangunan Halte Percontohan BRT BS13 Lap. Merdeka.

Dukungan tersebut disampaikan Bobby Nasution saat berlangsungya acara Groundbreaking Halte Percontohan BRT BS 13 Lapangan Merdeka dijalan Balai Kota, Kecamatan Medan Barat, Minggu (25/8).

"Kami akan berkomitmen dalam mendukung program ini sebagai upaya mengatasi kemacetan dan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menggunakan transportasi umum,"kata Bobby Nasution.

Dalam acara yang dihadiri langsung oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan RI, Irjen Pol Risyapudin Nursin, Sekda Provinsi Sumut, Arief Sudarto Trinugroho, Wali Kota Binjai, Amir Hamzah, Unsur Forkopimda Kota Medan, Pj Sekda Kota Medan, Topan Obaja Putra Ginting, Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Medan serta para Camat itu, Bobby Nasution menyampaikan bahwa salah satu yang menjadi ciri kota maju ialah penggunaan transportasi umum oleh masyarakat. Oleh sebab itu Pemko Medan akan terus mendorong terwujudnya transportasi umum yang layak, aman dan nyaman bagi masyarakat.

"Kami telah menyiapkan 60 bus listrik untuk mendukung ketersediaan transportasi umum yang layak, aman dan nyaman bagi masyarakat. Nantinya bus listrik ini akan menggantikan bus BTS yang hari ini sudah beroperasi,"ujar Bobby Nasution.

Sebagai langkah menarik minat masyarakat agar mau menggunakan tranportasi BTS yang diberi nama Trans Metro Deli tersebut, Bobby Nasution mengenakan tarif Rp.0 alias gratis kepada masyarakat.

"Kami ingin masyarakat dapat memanfaatkan transportasi umum yang tersedia, sebab ini menjadi upaya kita bersama dalam mengurangi kemacrtan di kota Medan, "sebut Bobby Nasution.

Sementara itu Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan RI, Irjen Pol. Risyapudin Nursin memberikan apresiasi atas kebijakan Wali Kota Medan, Bobby Nasution yang menggratiskan tarif transportasi umum. Langkah ini menurutnya mendorong masyarakat mengubah penggunaan transportasi pribadi menjadi transportasi umum.

"Apa yang dilakukan Pak Wali adalah strategi yang tepat dengan menggratiskan tarif bus yang ada,"kata Risyapudin Nursin.

Terkait dengan pembangunan halte percontohan BRT BS13 Lap. Merdeka ini, Risyapudin Nursin menyebutkan pengerjaan proyek ini dimulai dari titik nol kota Medan sebagai pekerjaan pertama lalu setelahnya pekerjaan selanjutnya akan dilakukan di tahun 2025.

"Ini merupakan amanat dari UU, bagaimana kita dapat menghadirkan layanan angkutan masal kepada masyarakat,"sebutnya.

Pembangunan halte percontohan BRT BS13 Lap. Merdeka yang ditargetkan akan selesai dibulan Desember 2024 ini nantinya diharapkan dapat menambah animo masyarakat untuk menggunakan transportasi umum.

"Karena apabila tidak di dukung masyarakat pasti pekerjaan kita ini akan sia-sia,"pungkasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar mengatakan selama adanya pekerjaan pembangunan halte percontohan BRT BS13 Lap. Merdeka ini Dishub Kota Medan akan berkolaborasi dengan pihak Kepolisian untuk melakukan pengalihan arus lalu lintas.

"Manajemen lalu lintas akan tetap kita lakukan dan kami menghimbau kepada masyarakat untuk merencanakan perjalananya, apabila tidak urgent untuk melintasi jalan Balai kota, dapat mencari alternatif jalan lainya,"himbau Iswar.

Perlu di informasikan dari data yang ada, BRT Mebidang ini nantinya akan memiliki 32 Stasiun BRT, 527 unit bus, dan 696 pemberhentian bus, serta melayani 13 rute perjalanan sepanjang 561 Km dan 21 Km jalur khusus.
Adapun untuk layanan rute langsung BRT mencakup,

BRT01 Flamboyan-Amplas,
BRT02 Lau Cih-SPBU Pembangunan,
BRT03 Amplas-Pinang Baris,
BRT04 Medan Labuhan-Amplas,
BRT05 Pinang Baris-Cemara,
BRT06 Lapangan Merdeka-Belawan,
BRT07 Karya Wisata-Medan Mall,
BRT08 Deli Tua-Stasiun KA Bandar Khalifa,
BRT09 RS Adam Malik-Citraland Gama City,
BRT10 Pancur Batu-Plaza Medan Fair,
BRT11 Terminal Lubuk Pakam-Amplas,
BRT12 Terminal Ikan Paus-Medan Mall,
BRT13 Amplas-Pinang Baris (ring road).

(Hm/pe)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas