Pembekalan Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri, Bupati Jelaskan Kondisi SDM Pakpak Bharat
Oleh : Radar Medan | 30 Jul 2021, 17:04:00 WIB | 👁 1447 Lihat Nasional
RADAR MEDAN.COM PAKPAK BHARAT - Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor ikuti Pembekalan Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri bagi Kepala Daerah hasil Pemilihan Umum serentak pada 2020 lalu. Pembekalan Kepemimpinan ini sejatinya telah dibuka oleh Menteri Dalam Negeri pada Senin, 26 Juli yang lalu. Bupati Pakpak Bharat sendiri tergabung dalam angkatan ke-IV bersama Bupati Limapuluh Koto, Musi Rawas dan beberapa Kepala Daerah lainnya.
Bupati dalam paparannya antara lain menjelaskan tentang kondisi Sumber Daya Manusia yang dimiliki oleh Pemerintah Pakpak Bharat saat ini. Dalam materi paparannya yang berjudul “Pengembangan Sumber Daya Manusia” ini Bupati menguraikan antara lain beberapa fakta-fakta tentang kondisi Aparatur Sipil yang ada dibawah naungannya.
persoalan pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Pakpak Bharat lebih terkait masalah kompetensi dari pada soal jumlah. Rasio jumlah PNS dan jumlah penduduk di Kabupaten Pakpak Bharat masih wajar dan lebih baik jika dibandingkan dengan Daerah Lain, menurut kami bahwa kondisi Pegawa Negeri Sipil menunjukkan bahwa saat ini terdapat kesenjangan (gap) antara kompetensi aktual yang dimiliki dengan tuntutan jabatan/pekerjaan yang diembannya. Kondisi ini tentu berdampak pada tidak optimalnya pelaksanaan tugas dan tanggung jawab baik dari sisi pekerjaan administrasi, pelaksanaan pelayanan, perencanaan dan eksekusi program dan kegiatan, ungkap Bupati mengawali uraiannya.
Selanjutnya Franc juga menguraikan tentang kondisi geogerafis Kabupaten Pakpak Bharat, kondisi ekonomi masyarakat, layanan kesehatan, pendidikan dan lainnya. Dia juga sempat menjelaskan beberapa produk unggulan Kabupaten Pakpak Bharat diantaranya nilam dan gambir yang saat ini telah menembus pasar dunia serta diminati banyak kalangan dengan banyaknya manfaat dari dua potensi yang sangat melimpah di Pakpak Bharat ini. Sayangnya saat ini dirasa sangat sulit mencari pasar yang tepat untuk beberpa produk ini.
"Kondisi perekonomian Pakpak Bharat yang hampir mencapai 82 persen adalah petani saat ini menghadapi tantangan yang sangat berat, dimana hampir 90 persen wilayah kami adalah masuk dalam kawasan hutan, baik hutan lindung, hutan konservasi dan juga hutan lainnya," urai Bupati.
Hal ini tentunya sangat menyulitkan bagi kami dalam menata dan merencanakan program terkait pembangunan pertanian kami, ungkap Bupati kemudian.
Diakhir paparannya ini Bupati menyampaikan beberapa kesimpulan atas uraiannya ini.
Mencermati data-data yang kami jelaskan ini sampailah kami pada beberapa kesimpulan antara lain, Kompetensi Teknis; Kompetensi teknis masih perlu banyak pembenahan dalam bentuk pelatihan maupun perekrutan ASN. Pengembangan kompetensi teknis belum didukung dengan penguatan visi dan misi pembangunan dalam bentuk program pelatihan, Kompetensi Manajerial; Secara umum masih adanya kesenjangan kompetensi pada semua kategori yang merupakan tuntutan dalam pengembangan organisasi, Kompetensi Sosio Kultural: Kompetensi sosio kultural melekat pada diri pribadi seseorang namun tetap perlu dibangun dan diarahkan, karena sejatinya kompetensi kultural merupakan jantung dari kompetensi yang lain (kompetensi teknis dan kompetensi manajerial). Kompetensi ini erat kaitannya dengan sikap toleransi, keterbukaan, dan kepekaan terhadap perbedaan antar individu atau kelompok masyarakat, ucap bupati kemudian.
Oleh karenanya kami sampaikan juga beberapa rekomendasi kepada Pemeriintah atasan diantaranya supaya hendaknya Penyelenggara Diklat Berbasis Kompetensi terkait teknis, manajerial dan sosiokultural (hard competenscy dan soft competency). Bagi usaha peningkatan kompetensi pelaksana yang lebih tepat sasaran, Perlu adanya pelaksanaan program diklat yang merata antara teknis, manajerial dan sosiokultural, dan ada lembaga yang khusus untuk mengawal dan menyusun pembentukan program pelatihan (berdasarkan UU ASN no. 5 tahun 2014), Evaluasi yang khusus mengkaji program diklat Kompetensi Pelaksana ini sebaiknya dilakukan secara rutin tiap tahun, sehingga kurikulum dapat terus diperbaiki dan disesuaikan dengan kebutuhan, penyusun program diklat Kompetensi dipastikan relevansinya dengan mulai dari tujuan yang paling umum, sampai tujuan yang paling khusus, peserta Diklat Berbasis Kompetensi Pelaksana, ungkap Bupati mengakhiri paparannya.
Menangagapi pemaparan dari Bupati Pakpak Bharat, Plt. Kepala Pusat IV BPSDM, Dr. Belly Isnaeni, SH, MH menyampaikan beberapa hal diantaranya agar seluruh Aparatur Sipil Neraga yang memangku jabatan sebagai Kepala organisasi Perangkat Daerah selain memenuhi syarat kultural hendaknya dipertimbangkan juga pemenuhan kompetensi Pemerintahan dan tatakelola Pemerintahan. Terkat sulitnya memasarkan produk unggulan daerah dia menyarankan agar hubungan kerjasama antar Daerah bis lebih ditingkatkan lagi,
Dengan menjalin kerjasama antar Daerah tentunya tidak tertutup kemungkinan akan adanya saling tukar menukar produk unggulan masing-masing Daerah, ungkap Belly Isnaeni memberi saran.
Bupati Pakpak Bharat dalam acara ini didampingi oleh Kepala BKPSDM Pakpak Bharat, Sartono Padang, MM, Asisen Pemerintahan Drs. H Tekki Angkat, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Robincen Habeahan, SIP, Plt. Sekretaris BKPSDM Mike Baskara Ujung, S.STP serta beberapa pejabat lainnya.(MB)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .