Pihak Puskesmas Negeri Lama akan Laporkan Pengunggah Video Viral

Oleh : Radar Medan | 21 Apr 2023, 22:43:49 WIB | 👁 2562 Lihat
Kesehatan
Pihak Puskesmas Negeri Lama akan Laporkan Pengunggah Video Viral

RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU- Baru-baru ini heboh video Tiktok seorang perempuan yang diunggah akun @famarcll, tengah berteriak histeris sambil menangis mengeluhkan tidak adanya seorang pun dokter di Puskesmas Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, hingga viral di media sosial.

Menanggapi video itu, Kepala Puskesmas (Kapus) Negeri Lama Sukiyem, melakukan klarifikasi dengan menggelar konferensi pers guna meluruskan kejadian sebenarnya, menurut Sukyem video di Tiktok itu tidak benar.

"Video viral itu tidak benar, karena pasien sudah meninggal dunia di perjalanan, menurut kami ini mencemarkan nama baik, kami meminta pihak keluarga memohon maaf. Kalau tidak ada itikad baik, kami akan berkoordinasi dengan pihak yang berwajib," sebut Sukiyem, Kamis (20/04/2023).

Dalam konferensi pers, Kapus Sukiyem menjelaskan kronologis sebenarnya bahwa pasien yang dirujuk dari perusahaan perkebunan PT Hari Sawit Jaya (HSJ) Kebun Andalas menemui Bidan Kebun Mawar Saragih, di kediamannya untuk melakukan infus kepada pasien. Saat diperiksa, pasien sudah tidak bisa di infus dan disarankan untuk dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat.

Dengan didampingi Bidan Mawar Saragih, pasien dievakuasi dengan mobil minibus.

Melihat kondisi yang semakin kritis, Bidan Mawar Saragih menyarankan menggunakan ambulance milik perusahaan agar lancar dalam perjalanan. Saat dipindahkan dari minibus, pasien sudah meninggal namun keluarga pasien tidak percaya dan meminta bidan mencari dokter terdekat, hingga tiba di klinik terdekat milik Rusdi, saat itu Rusdi sedang menunaikan shalat tarawih.

"Menurut keterangan dr Rusdy, dia dijemput ke masjid untuk memeriksa pasien. Dan dalam pemeriksaan dr Rusdy memang pasien sudah meninggal sekitar 5-10 sebelumnya. Karena keluarga tidak percaya bapaknya sudah meninggal, pasien dibawa ke Puskesmas Negeri Lama," lanjut Sukiyem.

Di Puskesmas Negeri Lama, pasien diterima Perawat Jaga yang sedang piket dan meminta keluarga bersabar sebentar sembari menghubungi Dokter Puskesmas Parluhutan Silaban melalui seluler (Hp).

Disana, Bidan Kebun Mawar Saragih, menjelaskan kepada Perawat Jaga bahwa pasien sudah meninggal dalam perjalanan. Untuk meyakinkan pihak keluarga, Mawar meminta agar Dokter Puskesmas memeriksa kembali.

Sementara Dokter Puskesmas Negeri Lama Parluhutan Silaban, mengatakan pasien langsung diperiksa perawat. Perawat menyatakan pasien meninggal saat tiba di Puskesmas.

"Setelah saya periksa ternyata pasien sudah meninggal, namun pihak keluarga tidak percaya dan marah-marah. Sebelum dibawa kemari pasien sudah dibawa ke klinik dan sudah dinyatakan meninggal disana," kata Parluhutan.

Camat Bilah Hilir Ridwan Harahap, berharap dengan adanya konferensi pers ini dapat menjelaskan kejadian sebenarnya kepada masyarakat.

Hingga saat ini pihak kelurga pasien belum dapat dihubungi guna dimintai keterangan.

Dalam konferensi pers, hadir Kabid Yankes Kabupaten Labuhanbatu Indra Agusman Sinaga, Kepala Puskesmas Negeri Lama Sukiyem, Camat Bilah Hilir Ridwan Harahap, Perwakilan Koramil 09 Negeri Lama Sugianto, Lurah Negerilama, Dokter Puskesmas Parluhutan Silaban, Rusdy, Abdul Rahman, Bidan Kebun Mawar Saragih dan Bidan Piket yang menerima pasien di Puskesmas. (BS)/PE


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

File_Kapolda.jpg

Apresiasi Kinerja Pers, Polda Sumut Beri Penghargaan kepada 5 Jurnalis dan Media

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔20:04:36, 30 Okt 2026

RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .

Berita Selengkapnya ▸
Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas