Oleh : Radar Medan | 03 Feb 2021, 15:04:07 WIB | 👁 2312 Lihat Daerah
RADARMEDAN.COM, HUMBAHAS - Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) khususnya bagi tenaga kerja kontrak di SATPOL-PP dan juga dinas-dinas terkait yang berstatus tenaga kerja kontrak yang ada di Kabupaten Humbang Hasundutan(Humbahas) Sumatera Utara.
Hal ini bukan lagi issu semata yang didengar para tenaga kerja berstatus kontrak dan juga para nettizen yang ada di Humbang Hasundutan. Hal tersebut dibenarkan oleh Kasat Pol-PP, Edi Sinaga kepada media yang ada di Humbang Hasundutan yang ditemui diruang kerjanya, Rabu (3/2/2021).
Edi Sinaga mengatakan, akan terjadi pengurangan SATPOL-PP sebanyak 20 persen dari jumlah sekitar 100 orang lebih. Berarti, pengurangan akan berkisar 30 orang. Pengurangan akan terjadi dari pekerja yang lama dan yang baru berjumlah 101 orang. Selain itu pengurangan juga akan terjadi pada anggota Damkar sebanyak 57 orang.
Kabar pengurangan tenaga kerja tersebut dibenarkan juga oleh Assisten I Kabupaten Humbang Hasundutan, Makden Sihombing ketika ditemui di ruang kerjanya. Hal tersebut terjadi karena mengingat minimnya anggaran disebabkan COVID-19.
Dan apabila terjadi pemutus hubungan kerja, tidak akan ada pemberian upah seperti pesangon, karena tidak berbadan Perseroan Terbatas (PT).
Kepala Inspektorat, B.P Siahaan juga mengatakan kepada wartawan ketika ditemui di ruang kerjanya, pemutus hubungan kerja dan hasil keputusan ini juga sudah diaturkan di Kontrak Kerja pada saat diterima sebagai Satpol-PP.
B.P Siahaan juga menambahkan, naskah kontrak kerja ada tertulis dan begitu diterima, diberikan kepada Satpol-PP yang diterima(yang lolos seleksi). "Sedangkan untuk pemutus hubungan kerja tersebut saya kurang mengetahui yang sebenarnya, alangkah baiknya tanyakan langsung saja ke Sekda. Apakah ada pengurangan atau tidaknya pemutus hubungan kerja di SATPOL-PP atau diseluruh OPD yang ada, " ujar B.P Siahaan.
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .