Resmikan Jembatan Aek Sipange, Gubernur Bobby Nasution: Simbol Pembangunan Pemprov Sumut di Tapsel
Oleh : Radar Medan | 05 Mar 2026, 21:38:49 WIB | 👁 816 Lihat Umum
Keterangan Gambar : Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Nasution didampingi Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu meresmikan Jembatan Aek Sipange di Kecamatan Aek Bilah, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis (5/3/2026).
RADARMEDAN.COM, TAPSEL - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meresmikan Jembatan Aek Sipange di Kecamatan Aek Bilah, Tapanuli Selatan, Kamis (5/3/2026). Jembatan ini berada di ruas jalan Sipagimbar.
Jembatan sepanjang 50 meter tersebut dibangun dengan anggaran sebesar Rp21 miliar. Pembangunannya dimulai sejak Juni 2025, dengan lebar total 8 meter yang terdiri dari 6 meter badan jalan dan masing-masing 1 meter trotoar di kedua sisi. Jembatan ini juga menghubungkan Kabupaten Tapanuli Selatan dengan Padanglawas Utara.
Gubernur Bobby Nasution menyampaikan, pembangunan Jembatan Aek Sipange merupakan simbol semakin dalamnya pembangunan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut di wilayah Tapanuli Bagian Selatan. Dengan hadirnya jembatan ini, pembangunan di desa-desa sekitar diharapkan semakin mudah dilakukan.
“Kami sudah lihat, keliling untuk membangun desa-desa yang kita lewati tadi, salah satu kunci utamanya adalah jembatan ini, untuk akses masuk material dan barang-barang, makanya jembatan ini diprioritaskan dibangun," kata Bobby.
Bobby juga menegaskan komitmen pembangunan di wilayah Tapanuli Bagian Selatan. Ia mengungkapkan, awalnya pembangunan direncanakan dilakukan sekaligus dari sisi Tapanuli Selatan dan Padanglawas Utara, namun rencana tersebut terkendala ketersediaan material di wilayah tersebut.
"Kalau mau langsung dikerjakan satu ruas nggak cukup bukan uangnya, tapi material sekitaran Tapsel,” kata Bobby.
Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Bobby Nasution atas pembangunan Jembatan Aek Sipange. Ia berharap keberadaan jembatan tersebut dapat memperlancar konektivitas wilayah dan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.
"Mudah-mudahan meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat kita, terutama di Kecamatan Aek Bilah dan daerah sekitarnya,” kata Gus Irawan.
Menurutnya, visi Gubernur Bobby Nasution dalam membangun Sumatera Utara sangat luar biasa. Ia juga meyakini, di bawah kepemimpinan Bobby, Sumut akan semakin maju.
Sebelum jembatan tersebut dibangun, masyarakat harus menyeberangi sungai untuk melintas. Sungai tersebut bahkan pernah memakan korban jiwa.
Beberapa tahun lalu, sebuah mobil terbawa arus sungai yang mengakibatkan delapan orang meninggal dunia. Peristiwa tersebut kemudian menjadi perhatian pemerintah provinsi hingga akhirnya dialokasikan anggaran pembangunan jembatan.
“Pak Gubernur mendengar peristiwa itu lalu mengalokasikan anggaran dan memprogramkan pembangunan jembatan ini. Hari ini jembatan itu sudah selesai dan diresmikan,” ujarnya.(FS)/PE
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .