SMA Negeri 2 Meranti Asahan Diduga Jual LKS, Kepsek Kangkangi Peraturan Pemerintah

Oleh : Radar Medan | 05 Agu 2020, 09:52:14 WIB | 👁 3355 Lihat
Pendidikan
SMA Negeri 2 Meranti Asahan Diduga Jual LKS,  Kepsek Kangkangi Peraturan Pemerintah

Keterangan Gambar : SMA Negeri 2 Meranti yang terletak di desa Gajah, kecamatan Meranti kabupaten Asahan Rabu ( 05/08/2020 )


RADARMEDAN.COM, Asahan - Meski sudah dilarang, pihak sekolah memperdagangkan Lembar Kerja Siswa ( LKS ) kepada siswa, tapi masih ada  saja sekolah menjual Lembar Kerja Siswa (LKS).

Seperti yang terjadi disekolah SMA Negeri 2 Meranti yang terletak di desa Gajah, kecamatan Meranti kabupaten Asahan diduga dagangkan Lembar Kerja Siswa (LKS), Rabu ( 05/08/2020 )

Padahal sudah jelas larangan sekolah menjual LKS pada siswa itu diatur dalam Pasal 181 Peraturan Pemerintah No 17 tahun 2010 yang menerangkan bahwa, penyelenggara dan tenaga pendidik, baik perorangan maupun kolektif dilarang menjual buku pelajaran, perlengkapan pelajaran, bahan pelajaran, serta pakaian seragam di tingkat satuan pendidikan.

Aturan tersebut juga tercatat dalam Permendikbud Nomor 8 tahun 2016 tentang buku yang digunakan oleh satuan pendidikan. Adanya dugaan tersebut didapat dari informasi beberapa siswa SMA Negeri 2 Meranti yang mengaku dipinta oleh pihak sekolah untuk membeli LKS kepada salah satu warga Meranti.

Saat dikonfirmasi, Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 2 Meranti, Budi Kuspriyanto, S.Pd, M.Pd membantah hal tersebut. Ia tidak merasa kalau pihak sekolah ada memerintahkan para siswa-siswinya untuk membeli LKS di salah satu tempat.

"Tidak ada bang, saya tidak pernah memerintahkan siswa-siswi kami untuk membeli LKS,  atau tidak gini aja, jumpakan saya dengan murid itu," jelas Budi

Kemudian, saat disinggung terkait uang paket data untuk belajar daring, Budi mengaku belum sepenuhnya memberikan kepada seluruh murid.

"Untuk uang paket data kita kasih kepada guru. Kemudian untuk murid hanya ada 40 siswa saja dari 210 siswa senilai 25 ribu dengan kuota 35 GB," katanya

Sementara, dari hasil investigasi wartawan bahwa benar tidak adanya penjualan LKS dan beberapa atribut lainnya oleh masyarakat biasa yang tinggal di Jalinsum Mendan-Rantau Prapat, tepatnya di wilayah Simpang Aek Beluru, Kecamatan Meranti ditemukan.

Penjual tersebut juga bukan merupakan toko atau atau koperasi sekolah melainkan hanya rumah biasa yang menyediakan LKS dan perlengkapan sekolah lainnya. Terdapat harga LKS tersebut sebanyak 14 buku senilai Rp. 133.000, kemudian baju olahraga-batik seharga Rp. 245.000 dan atribut berupa topi, dasi, simbol serta tali pinggang seharga Rp.85.000.

Atas kejadian itu  Direktur LBH Publik Asahan Tanjungbalai, Fadli Harun Manurung, SH berkomentar bahwa hal tersebut menduga adanya kerjasama antara pihak sekolah dengan penjual LKS tersebut.

"Kemungkinan ada kerjasama antara sekolah dengan penjual LKS ini. Logikanya, dari mana penjual LKS itu mendapatkan bahan LKSnya?," kata Fadli.

Fadli menduga bahwa SMA Negeri 2 Meranti telah kerjasama untuk mendatangkan LKS dengan salah satu masyarakat yang menjual LKS tersebut.

"Pasti pihak sekolah dengan masyarakat ini kerjasama untuk berdagang LKS. Hal ini akan ditindaklanjuti sesuai dengan undang-undang. Setau saya perusahaan penjual buku itu sudah diatur dalam Peraturan Menteri. Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Meranti ini harus dilaporkan dan dievaluasi," tegasnya. ( Hs )/PE


TAG : asahan,daerah,pendidikan


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

forensik.jpg

Dokter Forensik: Sempurna Pasaribu Masih Hidup saat Rumah Dibakar

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔10:35:04, 09 Jul 2024

RADARMEDAN.COM - Teka-teki apakah korban Rico Sempurna Pasaribu beserta istrinya, Efprida Boru Ginting, anaknya SP (13), dan cucu LS (3), dibunuh baru dibakar rumahnya, Kamis dinihari (27/6/2024) di Jalan Nibung Surbakti, Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara (Sumut), terungkap.  Dokter Forensik RS Bhayangkara TK II Medan, dr Ismurizal SpF, . . .

Berita Selengkapnya
kkj.jpg

Diduga Pembunuhan Berencana, Keluarga Rico Pasaribu Jurnalis dari Karo Lapor ke Polda Sumut

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔10:23:44, 09 Jul 2024

RADARMEDAN.COM - Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) mengecam dugaan aksi pembakaran rumah jurnalis Tribrata TV, Rico Sempurna Pasaribu, di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Kamis (27/6/2024) lalu. Kebakaran itu menewaskan Rico dan tiga anggota keluarganya. Anak korban yang berinisial EP meyakini, kebakaran itu tidak wajar. EP yang didampingi KKJ . . .

Berita Selengkapnya
sci.jpg

Inilah SCI, Metode Digunakan Polda Sumut Ungkap Tersangka Pembakaran Rumah Sempurna Pasaribu

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔18:45:53, 08 Jul 2024

RADARMEDAN.COM, KARO - Tak butuh lama, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) berhasil menangkap tersangka pembakaran rumah Rico Sempurna Pasaribu yang terjadi pada Kamis dinihari (27/6/2024), di Jalan Nabung Surbakti, Kabanjahe, Karo. Keberhasilan pengungkapan kasus tersebut tak terlepas dari penggunaan metode modern Scientific Crime . . .

Berita Selengkapnya
pembunuhan.jpg

Kematian Wartawan Tibrata di Karo Mengarah ke Pembunuhan, 2 Tersangka Diciduk Bersama Barang Bukti

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔14:54:26, 08 Jul 2024

RADARMEDAN.COM, KARO - Dua tersangka pembunuh wartawan Tribrata TV, dan satu keluarga terjadi pada Kamis (27/6/24) dinihari, berhasil diciduk Polres Tanah Karo. Kapoldasu Komjen Pol. Agung Setya Imam Effendi, didampingi Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Mochammad Hasan, Kapolres Tanah Karo, AKBP Wahyudi Rahman, dalam keterangan konferensi . . .

Berita Selengkapnya
Screenshot_20240707-104933_WhatsApp_compress52.jpg

Ratusan Orang Casis Bintara dan Tamtama Kecewa, Ombudsman Bantah Dilibatkan Pengawas Eksternal

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔10:25:45, 13 Jul 2024

RADARMEDAN.COM - Ratusan calon pelamar atau calon siswa Bintara dan Tamtama Polri 2024 kecewa usai menerima pengumuman seleksi di Gedung Auditorium USU, Sabtu 6/7/2024. Ratusan orang yang sebagian besar dari keluarga calon siswa menyoraki Kapolda Sumatra Utara Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi, saat menuju mobilnya di Gedung . . .

Berita Selengkapnya
dprd8.jpg

Hari Pertama Ngantor di Sumut, Pj Gubernur Agus Fatoni Kunjungi Kantor DPRD

🔖 POLITIK 👤Radar Medan 🕔23:20:01, 27 Jun 2024

RADARMEDAN.COM - Hari ini merupakan pertama kalinya Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni resmi berkantor di Sumut, dan langsung mengunjungi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), salah satunya Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut Sutarto, guna perkuat sinergitas. Kegiatan ini berlangsung di . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20240627-WA0188_compress2.jpg

4 Orang Tewas, Polres Tanah Karo Lakukan Penyelidikan Terkait Terbakarnya Rumah Wartawan Online

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔17:57:15, 27 Jun 2024

RADARMEDAN.COM,KARO - Sempurna Pasaribu Wartawan Media Online dan keluarganya tewas terbakar di sebuah kios di Jalan Nabung Surbakti, Kelurahan Padang Mas, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo Kamis (27/6/2024) dinihari sekira pukul 02.30 WIB. PLH. Kapolres Tanah Karo AKBP Oloan Siahaan, S.I.K, M.H, membenarkan terjadinya peristiwa . . .

Berita Selengkapnya
20240621_152452_compress27.jpg

Kasus Pelajar SMP Tewas Mandek, Didampingi LBH Medan Ibu Ini Minta Perhatian Presiden Jokowi

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔12:42:24, 22 Jun 2024

RADARMEDAN.COM - Seorang pelajar SMP inisial MHS (15) diduga tewas usai dianiaya oknum TNI saat menertibkan tawuran. Didampingi Direktur LBH Medan Irvan Saputra, SH. MH, dan Richard D Hutapea (PBH) Sipil Politik LBH Medan selaku Kuasa Hukum Lenny Damanik, mengatakan penganiayaan itu diduga terjadi di dekat rel kereta api di Jalan Pelikan Ujung, . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20240622-WA0042.jpg

Ratusan Bangunan Mewah di CBD Disoroti DPRD dan Lembaga Swadaya Masyarakat

🔖 METROPOLITAN 👤Radar Medan 🕔10:41:02, 22 Jun 2024

RADARMEDAN.COM - Lembaga Swadaya Masyarakat yang bernama Barisan Rakyat Peduli Negara (Barapena) Sumatera Utara, menyoroti ratusan  bangunan perumahan mewah diduga berdiri tanpa plang IMB/PBG di Jalan Lapangan Golf (Komplek CBD) Polonia  Kelurahan Suka Damai,  Kecamatan Medan Polonia, Sabtu  (22/6/2024). Kepada . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20240614-WA0101_compress58.jpg

Bareskrim Polri Ungkap Laboratorium Ekstasi Clandestine di Medan Area

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔12:51:34, 14 Jun 2024

RADARMEDAN.COM  - Dalam menindak tegas jaringan peredaran narkoba, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dan didukung oleh Polda Sumut serta Bea dan Cukai berhasil mengungkap laboratorium ekstasi clandestine. Operasi ini, dilaksanakan pada Selasa, 11 Juni 2024, berakhir dengan pembongkaran fasilitas pembuatan obat terlarang . . .

Berita Selengkapnya

Berita Terbaik

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Anda Suka Smartphone Samsung atau OPPO?
  Samsung
  Oppo