Wali Kota Pematangsiantar Monitoring Penyelesaian Temuan BPK RI pada LKPD tahun 2020
Oleh : Radar Medan | 07 Jun 2021, 14:48:28 WIB | 👁 1739 Lihat Umum
RADARMEDAN.COM, Pematangsiantar- Di ruang serba guna Bappeda Kota Pematangsiantar Wali Kota Pematangsiantar Dr H. Hefriansyah, SE, MM monitoring penyelesaian tindak lanjut atas beberapa catatan yang menjadi temuan BPK RI pada LKPD tahun 2020,pada hari Senin (07/06/2021).
Wali Kota Pematangsiantar Dr H Hefriansyah SE.MM menyampaikan opini laporan hasil pemeriksaan atas LKPD kota Pematangsiantar tahun anggaran 2020 adalah wajar dengan pengecualian ( WDP ), BPK RI menemukan adanya kelemahan SPI dan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan dalam penyusunan laporan keuangan diantaranya pengelolahan retribusi pengangkutan sampah belum tertib oleh OPD DLH, kekurangan volume dan kualitas atas 27 paket pekerjaan pada 2 SKPD yaitu PRKP dan PUPR serta penatausahaan aset tetap belum tertib pada seluruh OPD.
Permasalahan ini ibarat sebuah bara dalam sekam yang kalau tidak ditindaklanjuti dapat menjadi batu sandungan atau bahkan menjadi sebuah pemicu munculnya efek domino dalam permasalahan hukum di kemudian hari.
"Untuk itu dari awal kami telah ingatkan kepada seluruh pemangku kepentingan untuk bekerja secara profesional dan konsisten dalam koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku," tegas Walikota.
Lanjutnya, secara khusus bagi saya, yang saya hormati kepala kantor wilayah Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan Republik Indonesia provinsi sumatera utara, saya secara pribadi maupun atas nama pemerintah kota Pematangsiantar menyampaikan ucapan penghargaan yang setinggi-tingginya atas perhatian dan waktu yang diberikan untuk berbagi ilmu dan pengetahuan dalam rangka penyelesaian tindak lanjut temuan BPK RI pada LKPD tahun 2020.
"Ini merupakan sesuatu kehormatan bagi kami,oleh sebab itu mohon bimbingan dan masukkan diberikan sebaik dan seterang mungkin sehingga cita-cita luhur pembangunan dapat kami laksanakan sebaik mungkin," ujarnya.
Kepada para peserta kami minta agar mengikuti acara ini dengan tekun, saya harapkan agar pengetahuan dan keterampilan yang akan baik saudara peroleh pada bimtek ini hendaknya diterapkan sesuai dengan peraturan perundang - undangan yang berlaku, sehingga saudara benar - benar dapat memberikan manfaat didalam mendukung kegiatan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan.
"Saya berharap agar kota Pematangsiantar tahun mendatang mendapat Opini Wajar tanpa pengecualian (WTP),"tutupnya.
Acara ini dihadiri pembina Mercy Monika M Sitompul ( Kepala Bidang PAPK ), Sudi Situmeang ( Kepala seksi analisa,statistik dan penyusunan laporan keuangan ), Lidia Simanjuntak, Alfian helmi dan hermansyah, Pj sekda kota Pematangsiantar Zulkifli S.IP MM, Asisten dan staf ahli pemerintah kota Pematangsiantar, OPD sekota Pematangsiantar, Perumda Tirta Uli kota Pematangsiantar. (Andrew Panjaitan)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .