Warga Tapteng Diminta Bijak Menggunakan Medsos, Kroscek Dulu Kebenaran Informasi

Oleh : Radar Medan | 05 Mei 2020, 10:22:53 WIB | 👁 1713 Lihat
Daerah
Warga Tapteng Diminta Bijak Menggunakan Medsos, Kroscek Dulu Kebenaran Informasi

RADARMEDAN.COM, TAPTENG - Disela - sela penerimaan APD dari Bank Indonesia Perwakilan Sibolga di Kantor Bupati Tapanuli Tengah pada Senin (04/05/2020). Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani menyampaikan Bantuan Sosial berupa Sembako akan disalurkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Ke Tapanuli Tengah dan masyarakat supaya bijak menggunakan Media Sosial. 

"Kita mendapat informasi dari Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara awalnya Tapteng mendapatkan bantuan Rp600.000,- per Kepala Keluarga (KK) yang akan diterima 1.711 KK tetapi kita tidak mau, dalam artian itu akan menimbulkan kecemburuan sosial bagi masyarakat, kalau hanya 1.711 KK yang menerima diantara 86.000 KK di Tapanuli Tengah, " ungkap Bupati Tapanuli Tengah. 

Bupati Tapanuli Tengah juga mengatakan jika Wakil Bupati Tapanuli Tengah telah menyampaikan bahwa Gubernur Sumatera Utara akan memberikan 36.506 Paket Sembako bagi masyarakat Tapanuli Tengah dan tidak berbentuk uang lagi. 

"Jadi jangan ada lagi fitnah, kami imbau masyarakat Tapanuli Tengah jangan mau terpancing informasi hoax dan fitnah yang dilakukan oleh oknum - oknum tertentu dengan menggunakan akun - akun palsu.

Sedangkan beritanya saja tidak asli apalagi orangnya juga tidak asli. Akun palsu ini yang memecah belah Tapanuli Tengah ini, jangan malu dengan nama anda sendiri jangan malu dengan wajah anda sendiri, yang kami takutkan dia malu dengan orang tuanya yang telah memberikan nama aslinya sehingga dia menggunakan akun palsu, " ucap Bakhtiar Ahmad Sibarani. 

Bupati Tapanuli Tengah juga menyampaikan kita harus bertahan ditengah Wabah Pandemi ini, jangan sampai ada yang susah dan tidak makan akibat Pandemi COVID-19, tetapi jangan juga berharap Pemerintah menyediakan Lobster, Udang dan lainnya. Kalau hanya untuk beberapa Orang mungkin saja bisa, tapi bagaimana dengan masyarakat yang lain, karena semuanya harus merata. 

"Ini ada kendala di Kecamatan Pandan, terkait administrasi. Contohnya, KK masih di Kelurahan Hajoran tapi dia sudah pindah tempat ke Kelurahan Muara Nibung, jadi karena ini ada yang belum mendapat, sehingga nanti akan kita salurkan nanti, " ucap Bakhtiar Ahmad Sibarani. 

Bupati Tapanuli Tengah juga menjelaskan kalau anggaran Tahun ini sebahagian digunakan untuk menanggulangi Virus Corona (COVID-19). 

"Harapan saya Virus Corona (COVID-19) ini cepat selesai. Karena kita telah mengalami Defisit anggaran, anggaran kita telah dipotong Pemerintah Pusat, seluruh Kabupaten/Kota maupun Provinsi anggarannya telah dipotong dan uangnya dikelola Pemerintah Pusat untuk menangani COVID-19 ini, " jelas Bakhtiar. 

Bupati Tapanuli Tengah juga menyampaikan Bantuan Rp600.000,- dari Pusat belum turun, dan terkait PKH, itu kewenangan Pendamping PKH bukan Pemkab Tapteng.

Selanjutnya, Bupati Tapanuli Tengah juga menyinggung soal akun palsu yang telah membuat Hoax dan fitnah sehingga menimbulkan perpecahan ditengah - tengah masyarakat. 

"Setelah ini selesai kami akan menempuh jalur hukum, kami sudah menyimpan data - datanya. Kami tidak peduli siapa dekingmu, pasti akan kami lawan karena ini demi kepentingan masyarakat. Sekarang kami tidak butuh tukang fitnah, tapi yang kami butuhkan itu orang yang mau memberikan bantuan" ungkap Bakhtiar Ahmad Sibarani. 

Bupati Tapanuli Tengah juga mengatakan apabila ada disini keluarga mantan Pejabat yang melakukan fitnah, mana tau saudaramu itu sewaktu menjabat mencuri, agar dipulangkan yang dicurinya. Karena itu sekarang sangat dibutuhkan supaya masyarakat terbantu. 

"Kalau memang ada, tapi kalau tidak ada apa boleh buat? Insya Allah, Dana Desa juga sudah ada petunjuk untuk digunakan ke COVID-19, baik itu dalam BLT maupun dalam bentuk sembako. Jadi kalau ada yang mengatakan BLT itu harus Rp600.000,- itu ada JUKLAK dan kategorinya telah tertulis dan akan dipertanggungjawabkan, " kata Bakhtiar Ahmada Sibarani. 

Bupati Tapanuli Tengah juga menyampaikan jangan senang orang tua diekspos tidak menerima bantuan, karena anaknyalah yang seharusnya membantu orang tuanya. 

"Kewajiban anak seharusnya membantu orang tua, Jangan kita bangga orang tua kita dibantu orang lain, terkecuali anda tidak mampu. Mengekspos ke Media Sosial anda bisa, lebih bagus uang membeli paket kuota itu, anda berikan membantu orang tua, "tutup Bakhtiar Ahmad Sibarani. (Hery Manalu /PR). 


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya
jeanhakim.jpg

Dalam 10 Hari Polisi Tuntaskan Kasus Pembakaran Rumah Hakim PN Medan, Ini Kronologinya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔15:13:13, 21 Nov 2025

RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .

Berita Selengkapnya
peran_media.jpg

Menjaga Profesionalisme: Saling Memahami Tupoksi Pejabat Negara dan Wartawan

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:54:55, 18 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .

Berita Selengkapnya
content.jpg

Inilah 30 Media Online Terpopuler di Sumatera Utara Versi Chat GPT

🔖 TEKNOLOGI 👤Radar Medan 🕔14:16:59, 03 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025. Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .

Berita Selengkapnya
Gubsu_Menemui_Guru_03.jpg

Gubernur Sumut Bobby Nasution Temui Guru SMK 1 Kutalimbaru yang Dilaporkan Orang Tua Siswa

🔖 PENDIDIKAN 👤Radar Medan 🕔17:10:33, 31 Okt 2025

RADARMEDAN.COM, BINJAI – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menemui Sopian Daulai Nadeak, guru SMK Negeri 1 Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, yang dilaporkan orang tua siswa ke polisi. Pertemuan berlangsung di rumah Sopian, di Binjai, Jumat (31/10/2025). Dalam kesempatan itu, Bobby menyampaikan harapannya agar . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas