Tipu Dana Jemaat Rp 28 Miliar, Pelarian Eks Kepala BNI Aek Nabara Kandas di Bandara Kualanamu
Oleh : Radar Medan | 31 Mar 2026, 21:14:25 WIB | 👁 108 Lihat Hukum dan Kriminal
Keterangan Gambar : Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, Kombes Pol Rahmat Budi Handoko, mengonfirmasi penangkapan pada Senin (30/03/2026).
RADARMEDAN.COM, DELI SERDANG — Pelarian lintas negara yang dilakukan oleh Andi Hakim Febriansyah (AHF), mantan Kepala Kas Bank BNI Unit Aek Nabara, Cabang Rantauprapat, akhirnya berujung di balik jeruji besi.
Tersangka kasus dugaan penggelapan dana jemaat gereja senilai Rp 28 miliar tersebut diamankan setibanya di Tanah Air pada Senin (30/03/2026).
Langkah AHF terhenti di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang. Tim dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara yang bekerja sama dengan pihak Imigrasi bandara langsung menjemput AHF yang saat itu baru saja mendarat bersama istrinya, Camelia Rosa, sekitar pukul 09.00 WIB.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, Kombes Pol Rahmat Budi Handoko, mengonfirmasi penangkapan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa kepulangan tersangka dari luar negeri merupakan hasil dari pendekatan persuasif dan komunikasi intens yang dibangun oleh penyidik kepolisian.
"Alhamdulillah, berkat koordinasi yang baik dengan penasihat hukum serta pihak keluarga, AHF bersikap kooperatif dan bersedia kembali ke Indonesia. Pagi tadi pukul 09.00 WIB, yang bersangkutan beserta istrinya langsung kami amankan setelah menyelesaikan administrasi di Imigrasi Kualanamu," ujar Kombes Pol Rahmat.
Rencana Pelarian yang Terendus
Berdasarkan hasil penyelidikan, AHF diketahui memiliki rute pelarian yang cukup panjang. Setelah terendus melakukan penyelewengan, ia sempat terbang ke Bali, lalu bertolak menuju Australia. Sebelum akhirnya menyerahkan diri ke Kualanamu, tersangka diketahui sempat transit di Singapura dan Malaysia.
Aroma kejanggalan sebenarnya sudah mulai tercium sejak awal Februari 2026. Kepolisian membeberkan bahwa AHF telah merencanakan pelariannya dengan rapi. Pada 9 Februari 2026, ia mengajukan cuti dari jabatannya. Sembilan hari berselang, tepatnya pada 18 Februari 2026, AHF mendadak mengajukan pengunduran diri dengan alasan pensiun dini dari BNI.
Kasus ini resmi masuk ke ranah hukum setelah Pimpinan Cabang Bank BNI Rantauprapat, Muhammad Camel, menemukan anomali pada transaksi dana nasabah. Laporan bernomor LP/B/327/II/2026 tersebut dilayangkan ke Polda Sumut pada Kamis, 26 Februari 2026.
"Hanya dalam kurun waktu dua hari setelah laporan tersebut masuk, tersangka diketahui sudah bergerak meninggalkan Bali menuju Australia," tambah penyidik kepolisian.
Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, penyidikan, hingga gelar perkara, Polda Sumut secara resmi menetapkan AHF sebagai tersangka pada 13 Maret 2026.
Saat ini, AHF tengah menjalani pemeriksaan intensif di Markas Polda Sumut. Kepolisian menegaskan bahwa kasus ini tidak akan berhenti pada penangkapan AHF semata. Penyidik kini tengah menelusuri aliran dana fantastis tersebut dan menyelidiki kemungkinan adanya keterlibatan pihak-pihak lain dalam pusaran kasus penggelapan uang jemaat ini.(HM)
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .
RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025.
Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .
RADARMEDAN.COM, BINJAI – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menemui Sopian Daulai Nadeak, guru SMK Negeri 1 Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, yang dilaporkan orang tua siswa ke polisi. Pertemuan berlangsung di rumah Sopian, di Binjai, Jumat (31/10/2025). Dalam kesempatan itu, Bobby menyampaikan harapannya agar . . .