Blusukan ke Gang Sempit, Bobby Nasution Terima Keluhan Jalan Rusak, Pendikan hingga Kesehatan
Oleh : Radar Medan | 16 Okt 2024, 22:30:05 WIB | 👁 928 Lihat Politik
Keterangan Gambar : Calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut) nomor urut 1 Bobby Nasution blusukan ke gang-gang kecil yang berada di Kelurahan Beting Kuala Kapias, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, Rabu (16/10/2024) siang.
RADARMEDAN.COM, TANJUNG BALAI - Calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut) nomor urut 1 Bobby Nasution blusukan ke gang-gang kecil yang berada di Kelurahan Beting Kuala Kapias, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, Rabu (16/10/2024) siang.
Blusukan Wali Kota Medan non aktif itu untuk melihat langsung permasalahan-permasalahan yang sedang dihadapi masyarakat. Tiba sekitar pukul 13.45 WIB, Bobby langsung berjalan kaki melewati Gang Ustadz Syahlan, lalu Gang Bengkel Tenaga.
Di lokasi, suami Kahiyang Ayu itu langsung menggelar dialog dengan warga prihal permasalahan yang dihadapi warga. Sekaligus mendengarkan harapan yang diinginkan warga ketika paslon Bobby-Surya menang di Pilgub Sumut 2024.
Warga Jalan Ustadz Syahlan, Irma, mengeluhkan daerah mereka selalu dilanda banjir karena sungai yang terlalu dangkal. Dia pun meminta kepada Bobby agar membangun tanggul dan melakukan pengorekan sungai.
"Pertama, yang paling penting sungai kami terlalu dangkal, pak, makanya selalu banjir. Kalau pasang besar, bisa lima hari rumah kami terendam. Buatlah tanggul dan korekkanlah sungai kami pak, biar enggak banjir," minta Irma.
Kemudian, warga Gang Bengkel Tenaga, M. Nur, yang kesehariannya bekerja sebagai nelayan menuturkan bahwa satu-satunya mata pencaharian warga, adalah nelayan. Untuk itu, Bobby diharap dapat mendirikan pabrik pengolahan hasil laut agar dapat membuka lapangan pekerjaan serta meningkatkan ekonomi masyarakat.
"Kami disini hasil satu-sayunya hanya laut, macam mana di Tanjungbalai ini bisa dibuat 1 pabrik pengolahan, pak. Biar ada tempat pengolahan, kan bisa jadi lapangan pekerjaan sekaligus menambah pendapatan warga," ujar M. Nur.
Sedangkan Eli yang juga warga Gang Bengkel Tenaga, megeluhkan soal biaya berobat yang menurutnya mahal. Katanya, warga ingin agar bisa berobat gratis hanya menggunakan KTP seperti di Kota Medan.
Eli juga meminta kepada Bobby Nasution agar SPP SMA/SMK bisa digratiskan. Serta dapat menyelesaikan persoalan jalan berlubang hingga air PDAM selalu tak mengalir dan jorok.
"Kalaupun pakai KTP tetap bayar saat cek gula, cek tensi, asam urat, tetap bayar, pak. Biaya sekolah juga mahal, SMA dan SMK bayar SPP. SMA itu pak, 50 ribu perbulan," katanya.
Menanggapai keluhan-keluhan itu, Bobby tak banyak berjanji kepada warga. Dia menjelaskan dengan detail pekerjaan dan program-program yang telah sukses ia lakukan di Kota Medan saat menjabat sebagai Wali Kota Medan.
"Saya tak mau berjanji ya, bu. Jika terpilih nanti, saya akan ini akan itu, saya enggak mau begitu, buk, pak. Tapi yang pasti persoalan-persoalan yang bapak ibu hadapi saat ini juga pernah kami rasakan di Kota Medan, soal banjir, jalan rusak dan masalah lainnya," katanya.
"Alhamdulillah pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di Kota Medan gencar kami lakukan. Berobat gratis pakai KTP juga sudah diterapkan. Kalau ber-KTP Medan, berobat kemana saja di Indonesia ini gratis. Sungai Deli sepanjang 63 Km juga sudah kami lakukan pengorekan berkolaborasi dengan TNI-AD," jelasnya.
Bobby pun menjelaskan bahwa Pemprov Sumut memiliki anggaran untuk mengatasi persoalan-persoalan tersebut. Namun, butuh proses dan bertahap untuk menyelesaikannya. Oleh krena itulah Bobby terus berkeliling Sumut untuk melihat masalah-masalah itu.
"Anggaran pemerintah itu ada, bukan enggak ada. Kalau cukup, kaya kali juga tidak, bisa membagusi jalan seluruh Sumatera Utara dalam waktu yang singkat juga tidak, perlu bertahap. Itu (infrastruktur) juga akan kami jadikan sebagai program utama kami. Makanya saya bilang tadi, harus keliling, harus turun ke masyarakat. Lihat apa yang (akan) dikerjakan," tutur Bobby.
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .
RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025.
Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .
RADARMEDAN.COM, BINJAI – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menemui Sopian Daulai Nadeak, guru SMK Negeri 1 Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, yang dilaporkan orang tua siswa ke polisi. Pertemuan berlangsung di rumah Sopian, di Binjai, Jumat (31/10/2025). Dalam kesempatan itu, Bobby menyampaikan harapannya agar . . .