Gempa dengan Magnitudo 7,1 Guncang Jepang pada 28 Juli 2026
Gempa bumi magnitudo 7,1 guncang Prefektur Kumamoto di Pulau Kyushu, Jepang selatan

Oleh : Syaiful W Harahap | 29 Jul 2026, 05:26:01 WIB | 👁 87 Lihat
Internasional
Gempa dengan Magnitudo 7,1 Guncang Jepang pada 28 Juli 2026

Keterangan Gambar : Lokasi gempa bumi Jepang pada hari Selasa, 28/7/2026, sore waktu setempat. (Sumber: bbc.com/Japan Meteorological Agency)


RADARMEDAN.com - Gempa bumi dengan magnitudo 7,1 mengguncang Kumamoto, Jepang, pada hari Selasa (28/7/2026) sore waktu setempat. Sedikitnya 50 orang terluka, belasan rumah roboh, dan puluhan ribu pelanggan sempat kehilangan listrik. Warga diminta mewaspadai gempa susulan. Rahka Susanto melaporkannya untuk Deutsche Welle (DW, 28/7/2026).

Gempa bumi bermagnitudo 7,1 mengguncang Prefektur Kumamoto di Pulau Kyushu, Jepang selatan. Guncangan dangkal tersebut memicu peringatan dini tsunami untuk Teluk Ariake, meski beberapa jam kemudian Badan Meteorologi Jepang (JMA) menyatakan ancaman tsunami telah mereda karena tidak terdeteksi adanya aktivitas tsunami.

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengimbau warga untuk menjauhi wilayah pesisir dan tetap waspada terhadap gempa susulan. “Kami menempatkan keselamatan jiwa masyarakat sebagai prioritas utama,” kata Takaichi, seraya meminta warga di wilayah terdampak untuk berhati-hati karena gempa susulan yang kuat masih mungkin terjadi.

Menurut laporan NHK, sedikitnya 50 orang dilarikan ke rumah sakit akibat gempa tersebut. Sebanyak 12 rumah dilaporkan roboh, dan 4 orang sempat terjebak di dalamnya. Sejumlah orang juga dilaporkan terperangkap di sebuah pusat perbelanjaan di Kumamoto yang mengalami kerusakan, sementara polisi menyelidiki laporan suara ledakan di Aeon Mall. Takaichi mengatakan bahwa pemerintah masih mendata dampak bencana tersebut.

“Kami masih menilai sejauh mana korban luka dan kerusakan properti, tetapi saya telah menerima laporan bahwa sudah ada beberapa korban luka. Pemadaman listrik, kebakaran, kerusakan jalan dan jembatan, serta runtuhnya bangunan terjadi di sejumlah wilayah,” ujarnya.

Selain bangunan yang runtuh, pemerintah melaporkan kerusakan pada sejumlah jalan dan jembatan sehingga mengganggu mobilitas di beberapa wilayah di Jepang. (Foto: dw.com/id - JIJI Press/AFP)

Listrik sempat padam, fasilitas nuklir dilaporkan aman

Otoritas Regulasi Nuklir Jepang memastikan tidak ditemukan kelainan pada tiga pembangkit listrik tenaga nuklir di sekitar wilayah terdampak. Meski demikian, sekitar 45.000 rumah dan fasilitas di Kumamoto sempat mengalami pemadaman listrik.

Sejumlah perusahaan besar yang beroperasi di kawasan tersebut, termasuk Sony dan Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC), juga mulai memeriksa kondisi fasilitas produksinya setelah gempa.

Kumamoto merupakan salah satu wilayah yang memiliki sejarah panjang gempa bumi besar. Pada 2016, dua gempa berkekuatan magnitudo 6,5 dan 7,3 menewaskan 273 orang, melukai lebih dari 2.800 orang, serta merusak ribuan bangunan.

Jepang sendiri berada di kawasan Cincin Api Pasifik, salah satu zona seismik paling aktif di dunia, sehingga mengalami ratusan gempa setiap tahun dan menyumbang sekitar 18 persen dari aktivitas seismik global.

JMA mengingatkan aktivitas seismik di wilayah Kumamoto masih tinggi meski ancaman tsunami telah mereda. Juru bicara badan tersebut mengatakan, “Gempa ini terjadi di daratan dan sejauh ini tidak ada aktivitas tsunami yang teramati. Karena itu, kami berharap dapat mencabut peringatan tsunami dalam waktu dekat, bergantung pada kondisi permukaan laut selanjutnya.”

Otoritas juga meminta masyarakat tetap mengikuti arahan pemerintah dan mewaspadai kemungkinan gempa susulan dalam dua hingga tiga hari ke depan (Sumber: AP, Reuters). (Editor: Rizki Nugraha)/dw.com/id. [*]


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas