Oleh : Radar Medan | 31 Okt 2024, 12:41:10 WIB | 👁 731 Lihat Politik
Keterangan Gambar : Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara (KPU Sumut) menggelar debat pertama Pilgub Sumut 2024 yang dilaksanakan di Hotel Grand Mercure, Jalan Sutomo No. 1 Medan, Rabu (30/10/2024) malam.
RADARMEDAN.COM - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara (KPU Sumut) menggelar debat pertama Pilgub Sumut 2024 yang dilaksanakan di Hotel Grand Mercure, Jalan Sutomo No. 1 Medan, Rabu (30/10/2024) malam.
Kegiatan tersebut diawali dengan kata sambutan oleh Ketua KPU Provinsi Sumut, Agus Arifin, yang dilanjutkan dengan penyerahan pertanyaan panelis.
Gelar debat pertama ini dengan Tema: “Pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.” Terdapat beberapa subtema yang bakal diulas di debat pertama ini.
Adapun Subtema Pelayanan Publik diantaranya : 1. Pelayanan kesehatan (ketersediaan dokter di daerah, ketersediaan fasilitas kesehatan, digitalisasi pelayanan kesehatan). 2. Pelayanan pendidikan (pemerataan angka partisipasi pendidikan, pendidikan inklusi, digitalisasi dalam pendidikan, ketersediaan guru di tingkat daerah). 3. Optimalisasi pelayanan administrasi birokrasi (digitalisasi dan efisiensi, pengawasan, isu KKN/pungli, good government).
Subtema Kesejahteraan Masyarakat diantaranya :1. Pengentasan kemiskinan (disparitas/kesenjangan antar wilayah, lapangan pekerjaan, pemberdayaan masyarakat desa/kota, gelandangan/pengemis). 2. Problematika sosial dan pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (narkotika, geng motor/begal, judi online). 3. Dampak digitalisasi terhadap masyarakat (penguatan sektor informal, pemberdayaan ekonomi UMKM, pemutusan hubungan kerja).
Kedua pasangan calon, Bobby Nasution-Surya dan Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala terlihat sudah bersiap beradu konsep dan gagasan sesuai tema debat. Bobby-Surya terlihat kompak berbaju warna putih dan Edy-Hasan berbaju warna hitam.
Adapun moderator debat publik pertama yaitu Gina Febriona dan Dedi Suyanda, SH, MKn.
Terdapat sembilan panelis untuk debat pertama Pilgub Sumut ini yang berasal dari kalangan profesional, akademisi, dan tokoh masyarakat (Tomas).
Adapun panelis Debat Pertama Pilgub Sumut yakni Dr Nispul Khair, Dr Hatta Ridho, Dadang Darmawan Pasaribu, Prof Hisarma Saragih, Mahmul Siregar, Moammar Andar Roemare Siregar, Prof Hasan Sazali, Assoc Prof Mujahiddin dan Zakaria Siregar.
Pada saat debat perdana berlangsung, dua pasang cagub-cawagub Sumut kehabisan waktu saat menyampaikan visi misi masing-masing.
Awalnya tiap paslon telah diberi waktu selama 3 menit untuk memaparkan visi misi. Bobby Nasution membuka penyampaian visi misi. Ketika waktu tersisa 30 detik, ia menyerahkan ke cawagubnya Surya untuk melanjutkan. Surya melanjutkan hingga kehabisan waktu.
Kedua Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) ini juga terlihat saling serang soal jalan rusak pada debat perdana Pilgub Sumut Tahun 2024.(SP)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .