Ngaku Dapat Sabu dari Inisial Z, Satu Pria dan Dua Wanita Diamankan Polisi
Oleh : Radar Medan | 15 Sep 2026, 23:12:36 WIB | 👁 46 Lihat Hukum dan Kriminal
Keterangan Gambar : Ketiga tersangka DA,YS dan KN saat ini telah diamankan bersama barang bukti di Mapolsek Bilah Hilir Polres Labuhanbatu, Selasa (15/9/2026)
RADARMEDAN.COM, LABUHABATU — Satu pria dan dua wanita diamankan Unit Reskrim Polsek Bilah Hilir Polres Labuhanbatu lantaran diduga terlibat dalam kasus kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu di Lingkungan Kampung Tengah Kelurahan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Selasa (15/9/2026) sekira pukul 16.15 WIB.
Ketiganya masing-masing berinisial DA alias Doli (29) warga Lingkungan Kampung Tengah Kelurahan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, KN alias Nisa (23) warga Kota Bawah Barat Kecamatan Suka Karya, Kota Sabang Provinsi Nangroe Aceh Darusalam, dan YS alias Yani (35) warga Lingkungan VI Kelurahan Bagan Asahan Kota Tanjung Balai.
Dari penangkapan itu, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya satu bungkus plastik klip ukuran sedang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 1.37 gram, satu bungkus plastik klip besar berisi plastik klip kecil kosong, pipet bentuk sekop, uang tunai sebesar Rp 275.000, satu alat hisap atau bong dan satu unit Hp android
Kapolsek Bilah Hilir, AKP Armen Faisal kepada wartawan mengatakan penangkapan ketiga pelaku berawal dari informasi masyarakat melalui call center Polri Presisi, bahwa pelaku Doli sering menjual narkotika jenis sabu kepada masyarakat di Kelurahan Negeri Lama.
Tersangka Doli diamankan bersama dua rekan wanitanya KN dan YS, yang saat itu sedang duduk di dalam kamar di sebuah rumah di Lingkungan Kampung Tengah Kelurahan Negeri Lama, sekira pukul 16.15 WIB.
"Pada saat dilakukan pemeriksaan ditemukan satu buah bungkusan plastik transparan yang berisikan satu bungkus plastik klip diduga berisi narkotika jenis sabu dan plastik kosong," ungkap AKP Armen Faisal.
Menurut AKP Armen, saat dilakukan interogasi, tersangka mengaku barang diduga narkotika sabu itu diperoleh dari seorang pria inisial Z warga Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir. Kemudian dilakukan pengembangan, namun pencarian terhadap Z tidak membuahkan hasil. (BS) /pe
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .