Pengamat Sebut Bobby Nasution akan Beri Perubahan Besar di Pemprovsu
Oleh : Radar Medan | 30 Nov 2024, 23:33:56 WIB | 👁 645 Lihat Umum
Keterangan Gambar : Hasil quick count atau hitung cepat yang dilakukan beberapa lembaga indepent terkait hasil Pilgubsu 2024
RADARMEDAN.COM - Hasil quick count atau hitung cepat yang dilakukan beberapa lembaga indepent terkait hasil Pilgubsu 2024 menunjukkan pasangan Bobby - Surya unggul telak atas pasangan Edy Rahmayadi - Hasan Basri Sagala, 62% lebih berbanding 37% lebih.
Dengan fakta ini, dinilai perlu Bobby dan Surya segera menyiapkan program kerja dan langkah langkah awal yang harus dilakukan di awal awal kerja mereka memimpin Sumatera Utara ke depan.
Pengamat Politik dari USU, Indra Fauzan mengungkapkan, Bobby Nasution tentunya harus memberikan pengaruh dan pengetahuan yang luas kepada jajarannya secara internal nantinya begitu dilantik menjadi Gubernur Sumatera Utara.
Menurutnya, apa yang akan dilakukan beliau ke depannya harus bisa diserap dengan baik oleh birokrasi di Pemprov Sumut.
"Tentunya konsolidasi internal perlu dilakukan pada masa transisi kekuasaan ini guna memberikan gambaran perencanaan pembangunan sesuai dengan visi dan misi beliau dan tentunya disesuaikan dengan rencana jangka panjang nasional dan daerah. Jangan sampai birokrasi di provinsi merasa tertekan dan kebingungan mau melaksanakan apa dan bagaimana karena posisi kekuasaan beliau," ungkap Indra Fauzan kepada wartawan, Jumat (29/11/2024).
Indra kemudian memaparkan, langkah yang dilakukan Bobby selanjutnya membenahi apa yang menjadi isu isu yang selalu beliau sebutkan saat kampanye kemarin. Banyak pekerjaan rumah terkait infrastruktur yang tidak terlaksana dengan baik pada periode sebelumnya.
"Yang selalu beliau sampaikan terkait jalan provinsi masih banyak belum maksimal. Jadi, saya rasa beliau juga akan berusaha keras untuk mengembangkan infrastruktur di Sumatera Utara, baik jalan, jembatan, terutama didaerah daerah perbatasan atau daerah daerah yang jauh dari Medan seperti, Nias dan daerah daerah lainnya," katanya.
Pekerjaan rumah lainnya adalah komunikasi dan koordinasi antara provinsi dengan pemerintah kabupaten/ kota yang selama ini menjadi hambatan dalam pembangunan. Menurutnya, hambatan dalam komunikasi jangan sampai pemerintah provinsi dan kabupaten/kota jalan sendiri. Akibatnya program kerja tidak sinkron dan rapi.
"Tagline Bobby - Surya adalah Kolaborasi Sumut Berkah. Pemerintah yang membangun kolaborasi. Jadi, kolaborasinya perlu ditekankan dengan kuat karena kan pemerintah beliau tidak bisa jalan sendiri.
Kesehatan dan pendidikan juga menjadi prioritas. Harusnya ini bukan masalah bagi beliau dengan pengalaman menjadi Walikota Medan. Harusnya tidak ada masalah," tambahnya.
Indra juga mengatakan, jaringan politik Bobby yang sampai ke nasional ditambah hubungan politik yang baik harus dijaga dan tentunya dengan komunikasi dan koordinasi yang baik dengan pemerintahan pusat. Dengan begitu anggaran pusat dapat turun ke sumut untuk melanjutkan proyek strategi nasional seperti melanjutkan pembangunan Tol Kisaran - Rantau Prapat atau Rantau Prapat - Dumai - Pekanbaru.
Indra juga mengingatkan, Bobby tidak melupakan program yang menyangkut kesejahteraan masyarakat, buruh, nelayan, guru dan lain lainnya. Mengingat, dalam misi Bobby akan mengembangkan ekonomi hijau dan ekonomi biru.
"Hal ini tentunya menjadi tantangan belaiu untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan menjadi green leadership yang sukses. Tantangan yang paling kuat tentunya di internal birokrasi, beliau harus mampu meyakinkan rakyat Sumatra Utara bahwa pemerintahnya bersih dari korupsi yang selama ini bercokol di birokrasi Sumut. Nepotisme terkait kue pembangunan dan juga kolusi terkait proyek proyek infrastruktur jangan sampai muncul anggapan bahwa pemerintah Bobby Nasution sama saja dengan pemerintahan sebelum sebelumnya," tegasnya..
"Begitu juga meritokrasi yang dijanjikan harus dilaksanakan dengan transparan dan akuntabel serta menjaga wibawa kekuasaan beliau nantinya," pungkasnya
Sementara itu, Akademisi dari UIN Sumut, Dr. Fakhrur Rozi, M.I.Kom, menambahkan, Bobby Nasution tetap bekerja on the track sesuai dengan tugas pokok dan fungsi gubernur sebagai perpanjang tangan pemerintah pusat di daerah.
"Pengalaman di Medan akan memudahkan Bobby mengelola Pemprov Sumut. Harus disadari kepentingan dan kebutuhan warga Sumut lebih kompleks dibandingkan kepentingan dan kebutuhan warga Medan," ujarnya.
Kondisi geografis dan demografis masyarakat Sumut menjadi tantangan untuk menyelaraskannya dengan program kerja Bobby - Surya 2025-2030.
"Dalam konteks ini, komunikasi yang harmoni dengan semua elemen pembangunan cukup menentukan. Saya percaya Bobby dan Surya, yang dapat disebut representasi pantai barat dan pantai timur Sumatera Utara, mampu mengelola komunikasi yang berkualitas," tukas Dosen Ilmu Komunikasi ini.
Terakhir, selain langkah konkret mewujudkan visi misi pemerintahan yang disampaikan saat kampanye, adalah memastikan program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan pemerintah pusat berjalan maksimal.
"Salah satunya mungkin dengan menyiapkan sharing (berbagi) anggaran dari APBD dan melibatkan industri yang ada di Sumut mendukung program tersebut," pungkasnya.
Soal masa transisi, menurut Dr. Rozi, nantinya perlu dikonkretkan setelah ada pengumuman resmi dari KPU terkait hasil Pilgubsu 2024. "Karena masa transisi ke pemerintahan Bobby nantinya tidak akan rumit. Pemprovsu sudah 1 tahun lebih dijabat Pj Gubsu. Kepentingan politik yang lama relatif sudah tereduksi. Dan tentu saja, lebih memudahkan proses transisi itu," ucapnya.(hm/pe)
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .
RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025.
Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .
RADARMEDAN.COM, BINJAI – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menemui Sopian Daulai Nadeak, guru SMK Negeri 1 Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, yang dilaporkan orang tua siswa ke polisi. Pertemuan berlangsung di rumah Sopian, di Binjai, Jumat (31/10/2025). Dalam kesempatan itu, Bobby menyampaikan harapannya agar . . .