Polres Sergai Amankan Pengedar Narkotika yang Resahkan Masyarakat
Oleh : Radar Medan | 20 Mar 2025, 19:15:48 WIB | 👁 1206 Lihat Hukum dan Kriminal
Keterangan Gambar : Satuan Reserse Narkoba Polres Sergai mengamankan tersangka dan barang bukti di Mapolres Serdang Bedagai, pada Rabu (19/3).
RADARMEDAN.COM, SERDANG BEDAGAI - Kepolisian Resor (Polres) Serdang Bedagai (Sergai) berhasil mengamankan seorang tersangka pengedar narkotika jenis sabu yang telah meresahkan masyarakat.
Penangkapan dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Sergai di Dusun VII, Desa Bogak Besar, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, pada Rabu (19/3) sekitar pukul 18.05 WIB.
Tersangka yang diamankan adalah MY(45), warga Dusun VII, Desa Bogak Besar, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai.
Dari tangan tersangka, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti, antara lain:
8 paket kecil narkotika jenis sabu.
3 paket sedang narkotika jenis sabu.
1 unit handphone Nokia warna hitam.
Uang tunai senilai Rp. 100.000,- yang disimpan dalam kotak hitam.
1 buah mancis yang telah dimodifikasi.
1 buah bong berikut kaca pirex yang masih terdapat sisa sabu.
1 bal plastik klip kosong ukuran sedang.
2 bal plastik klip kosong ukuran kecil.
Berdasarkan laporan masyarakat yang resah terhadap aktivitas transaksi narkotika di daerahnya, Satres Narkoba Polres Sergai segera melakukan penyelidikan dan pengamatan di lokasi yang dimaksud.
Setelah mengantongi identitas tersangka, tim langsung bergerak untuk melakukan penangkapan.
Setibanya di lokasi, tersangka MY terlihat sedang duduk di belakang rumahnya sembari menunggu pembeli. Melihat hal tersebut, petugas segera melakukan penyergapan. Saat digeledah, seluruh barang bukti narkotika jenis sabu ditemukan di samping kursi tempat tersangka duduk.
Kasat Narkoba Polres Sergai, AKP Iwan Hermawan, menjelaskan bahwa dari hasil interogasi awal, tersangka mengaku mendapatkan narkotika tersebut dari seorang pria berinisial ZM yang berdomisili di Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai. Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap tersangka ZM.
"Dari tangan tersangka, kami berhasil mengamankan total 11 paket narkotika jenis sabu dengan berat total 3,40 gram. Barang tersebut disimpan dalam potongan kotak sabun merek ZEN. Kami juga menemukan peralatan yang digunakan untuk mengonsumsi sabu," ujar AKP Iwan Hermawan.
Setelah penangkapan, tersangka dan barang bukti langsung dibawa ke Satres Narkoba Polres Sergai untuk penyelidikan lebih lanjut.
Ps. Kasi Humas Polres Sergai, IPTU Zulfan Ahmadi, SH, MH, membenarkan penangkapan tersebut dan menyatakan bahwa tersangka Muhammad Yunus dikenakan Pasal 112 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
"Tersangka dapat dikenakan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara," ungkap IPTU Zulfan Ahmadi.
Pihak kepolisian terus berupaya memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Sergai dan mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memberikan informasi terkait aktivitas yang mencurigakan guna menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.(HM/pe)
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .