Viral di Medsos Seorang Ustad Asal Pandeglang Dikeroyok Diduga Oknum Bank Keliling
Oleh : Radar Medan | 04 Apr 2024, 09:00:14 WIB | 👁 996 Lihat Daerah
RADARMEDAN.COM, PANDEGLANG - Viral video pengeroyokan diduga dilakukan oleh oknum Bank Keliling atau Kosipa terhadap seorang ustad asal Kabupaten Pandeglang. Aksi pengeroyokan terjadi pada hari Minggu, 31 Maret 2024 sekira pukul 22.30 WIB di Kecamatan Baros, Kabupaten Serang.
Belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya pengeroyokan tersebut. Hanya saja dalam video tersebut seorang ustad asal Pandeglang dikeroyok sejumlah oknum Bank Keliling.
Pasca kejadian tersebut, hari Selasa, 2 April 2024, terjadi sweeping di sejumlah tempat di Kabupaten Pandeglang. Sweeping terhadap orang dicurigai sebagai bank keliling bahkan pada sebuah rumah kontrakan tempat tinggalnya di wilayah Kabupaten Pandeglang.
Sweeping berjalan di Kecamatan Menes dan sampai di simpang tiga Pantos, tepatnya depan Hotel Altama Pandeglang, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang.
Sweeping dilakukan oleh gabungan sejumlah ormas dan ustad di Kabupaten Pandeglang.
Korban Pengeroyokan Bank Keliling Ustad Muhyi mengatakan saya tidak mengetahui secara pasti ada masalah apa.
“Yang jelas sepulang dari Rumah Sakit Umum Banten, memang kondisi bapak saya lagi di rawat,” katanya melalui sambungan telepon selular, Selasa, 2 April 2024.
Waktu kejadian itu, pada hari Senin, 1 April 2024, sekira pukul 22.30 WIB. Setelah selesai Shalat Taraweh, ia pulang dari rumah sakit bersama keluarga.
“Ada adek saya kebetulan istri, teteh, dan umi. Ketika sampai baros, setelah lewat Polsek Baros, pas di Desa Sukamanah itu ada kerumunan motor ada kemacetan,” katanya.
Selanjutnya, kendaraan yang disopiri adiknya berjalan pelan-pelan karena tadi itu ada macet ada kerumunan motor.
“Kami menganggap ini mungkin ada tawuran, atau balap motor. Ketika kita akan melintas, dia orang itu langsung menyerang,” katanya.
Menyerang, tanpa ada permasalahan mereka itu langsung pukul, dengan menggunakan helm pukul spion sebelah kiri.
“Jebret, kan saya kaget ada apa ini. kami kaget langsung bergegas karena kami bawa umi, istri, ade, yang jelas kami masih shock kaget ada apa ini, mobil kami digebukin.
Terus ia menepi ke pinggir jalan, di situ depan Alfamart. Begitu menepi kayak geng motor lah langsung menggebukin aja.
“Langsung menepi langsung menggebukin aja. Pertama digebukin kan adek saya supir, ngejar supir ditonjok, dijambak, di gebukin, saya kan keluar dari pintu sebelah kiri,” katanya.
Kemudian, menanayakan ada apa dipukulin. Mereka menjawah tidak sesuai yang diharapkan.
“Malah dijawab dengan dipukulin. Jebret-jebret sampai beberapa kali mengenai kepala saya,” katanya.
Ia, sekuat tenaga menipis menangkis, alhamdulillah Allah masih memberikan kekuatan. Lalu ada warga setempat pak Taufik yang membantu melerai.
“Akhirnya kena juga pukulan,. Setelah perkelahian ketiga ini ,akhirnya massa marah juga karena mereka ini arogan, merasa punya kekuasaan seolah-olah mereka itu jawaranya, preman,” katanya.
Warga yang melerai dihajar juga. Disitulah akhirnya perang bersama warga , ternyata itu merupakan rombongan kosipa bank keliling.
“Setelah kita tangkap satu orang, kita amankan di Polsek Baros. Mereka bersuara orang Batak yang sudah menjadi komunitas di sini, merasa sudah berkuasa sementara saya sendiri tidak punya utang ke bank keliling,” katanya.
Pasca sweeping di Mapolres Pandeglang digelar pertemuan antara Kapolres Pandeglang AKBP Oki Bagus Setiaji dengan Kapolres Serang Kombes Pol Sofwan Hermanto bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas, Selasa, 2 April 2024 malam. (r)/radarbanten/pe
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .
RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025.
Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .
RADARMEDAN.COM, BINJAI – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menemui Sopian Daulai Nadeak, guru SMK Negeri 1 Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, yang dilaporkan orang tua siswa ke polisi. Pertemuan berlangsung di rumah Sopian, di Binjai, Jumat (31/10/2025). Dalam kesempatan itu, Bobby menyampaikan harapannya agar . . .