Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Salah Satu Hotel di Kawasan Jamin Ginting
Oleh : Radar Medan | 09 Jul 2026, 19:58:07 WIB | 👁 29 Lihat Umum
Keterangan Gambar : Suasana tenang di sebuah hotel yang berlokasi di Jalan Letjen Jamin Ginting, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, mendadak berubah riuh pada Rabu (8/7/2026) pagi. Seorang tamu pria paruh baya berinisial DS (54) ditemukan tak bernyawa
RADARMEDAN.COM - Suasana tenang di sebuah hotel yang berlokasi di Jalan Letjen Jamin Ginting, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, mendadak berubah riuh pada Rabu (8/7/2026) pagi. Seorang tamu pria paruh baya berinisial DS (54) ditemukan tak bernyawa di dalam kamarnya dengan kondisi yang memicu tanda tanya.
Kecurigaan bermula ketika petugas kebersihan hotel berniat merapikan kamar tersebut sekitar pukul 10.30 WIB. Ketukan pintu yang tak kunjung mendapat sahutan membuat pihak manajemen hotel mengambil inisiatif untuk membuka kamar menggunakan kunci cadangan.
Pemandangan mengejutkan pun menanti mereka. DS ditemukan dalam posisi telentang kaku di atas kasur berbalut seprai warna merah muda. Korban ditemukan tanpa busana dan hanya tertutup oleh sehelai handuk hotel.
“Karena dipanggil tidak menyahut, jadi dibuka, dan saat dicek korban diduga sudah meninggal dunia,” jelas Kapolsek Medan Tuntungan, Iptu Aidil Ginting.
Jejak Teman Wanita dan Temuan Obat-obatan
Berdasarkan penelusuran rekam jejak tamu, polisi menemukan fakta menarik terkait kronologi sebelum DS meregang nyawa. Korban diketahui tidak datang sendirian. Ia melakukan check-in pada Selasa, 7 Juli 2026, sekitar pukul 10.00 WIB bersama seorang wanita.
Namun, keberadaan teman wanita tersebut sangat singkat. Hanya berselang 30 menit setelah masuk ke dalam kamar, wanita misterius itu terekam meninggalkan hotel sendirian.
Menerima laporan penemuan mayat, Iptu Aidil beserta jajarannya langsung bergegas ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan tim Inafis Polrestabes Medan untuk melakukan olah TKP. Di sekitar lokasi penemuan jasad, petugas mendapati sebuah petunjuk penting.
“Memang ada kami temukan seperti obat-obatan di lokasi. Tetapi untuk jenis dan kegunaannya, belum bisa dipastikan karena masih dalam pemeriksaan,” ungkap Iptu Aidil.
Menunggu Hasil Autopsi
Hingga berita ini diturunkan, teka-teki mengenai penyebab pasti kematian DS masih belum terpecahkan. Beredar berbagai spekulasi di lapangan, mulai dari dugaan serangan jantung, overdosis obat kuat, hingga indikasi tindak pidana pembunuhan.
Meski demikian, pihak kepolisian enggan berspekulasi lebih jauh. Iptu Aidil menegaskan bahwa penyidik akan bersandar pada fakta medis dan hasil penyelidikan. Pihak keluarga korban juga telah meminta agar dilakukan autopsi untuk mengungkap kebenaran di balik kematian tragis ini.
“Kalau ditanya apakah ini karena overdosis obat kuat atau pembunuhan, saya tidak berani menjawab sekarang. Saat ini jasad sedang diautopsi sesuai permintaan keluarga,” pungkasnya.(HM)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .